![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Tepat pukul 20.29 wib malam. Andre terkena macet lagi di minggu malam. Akhirnya dia tiba di depan rumah indah. Menarik nafas berkali-kali. Rasa malu dan gengsinya masih menyelimuti. Rasanya pria itu ingin terbang ke korea merubah wajahnya sanking malunya menjemput indah sendiri yang sudah sempat dia usir. (mejilad ludah sendiri) namun dia tidak punya pilihan, karena semua pekerjaannya sudah mendekati deadline dan tidak siap harus kehilangan jutaan dollar.
Akhirnya dia pun keluar. sampai di pagar. Andre masih celingak-celinguk. Badannya naik-turun-naik-turun melihat-lihat rumah indah yang lampu rumahnya masih terang benderang...
((seperti mengintai teroris aja bro))
Dan tak berapa lama dito pulang. Dia
mematikan sepeda motornya melihat ada mobil mewah terparkir di depan pagar rumahnya...
"Uiissss!!. Mobil siapa ini? Keren bangeeeeet, woow!...luarnya saja mewah, bagaimana isi dalamnya yah??...cek!..cek!..cek!..kapan bisa punya mobil seperti ini". Ucap lelaki remaja itu yang mengagumi mobil andre, namun tidak berani menyentuhnya takut alaramnya berbunyi. Tubuh dito dengan posisi naik-turun-naik-turun juga sama seperti andre. Kedua lelaki ini sama-sama mengintai. Andre mengintai rumah indah namun dito mengintai mobil andre ((hihi))..
Hingga pada akhirnya dito memergoki andre yang berdiri di depan pagar rumah mereka.
Dito melangkahkan kakinya lalu menepuk pelan pundak andre.
"Cari siapa yah mas" tanya dito memastikan..
Andre pun kaget..
"Eh, kamu siapa?" Tanya andre balik..
"Saya dito yang tinggal di rumah itu. (Menunjuk rumah mereka. Sambil memperhatikan wajah andre sepertinya dia kenal) mas andre ya??" Ucap dito langsung menebak.
"Iyah bener, kog! Kamu bisa kenal saya?" Ucap andre bingung..
"Saya ini dito adiknya kak indah dan anaknya ibu rini yang pernah kerja di rumah mas andre" dito pun menjelaskan.
"Ooh!...iyah.iyah..iyah..hahahaahaha" (tawa paksa gitu sambil cengegesan, ooh..ini adiknya yang ingin dikuliahkannya itu, ucap andre dalam hati)..
"Ada perlu apa yah mas" tanya dito ingin tau..
"Ehehehe..begini! saya, ingin bertemu dengan kakak kamu indah. Apa dia ada di rumah yah?" Tanya andre..
"Oooo,..dia selalu ada di rumah kog mas, masuk saja mas. Tunggu sebentar yah mas, saya masukin motor dulu" ucap dito yang berlari kecil memasukan sepeda motornya. Andre pun membantu membuka kan pagar.
Akhirnya mereka berjalan bersama memasuki rumah..si andre sudah tidak bisa lagi mundur..
Dalam hati andre ; "aduuuuuh aku mau ngomong apa yah???"..
"Assalamualaikum, maaaa"
"Wa'alaikumsalam...ucap sang ibu dari dalam yang sedang menyiapkan makanan untuk dito"
Dito lalu berjalan menghampiri ibunya.
"Mah!..di luar ada mas andre mau bertemu dengan kak indah katanya"..ucap dito pelan
Sontak sang ibu terkejut..
"Yah, sudah sana kamu bersih-bersih" ucap ibu pada dito.
Wanita paruh bayah itu berjalan cepat-cepat menuju teras mendapati mantan majikannya itu..
"Eh, ada nak andre..ayo masuk di luar banyak nyamuk lo. Ucap sang ibu tersenyum ramah"..
"Oh..iyah tante (ucap andre malu-malu kucing sambil berkata dalam hati; kira-kira ibunya tau tidak yah aku sudah mengusir dan menghina anaknya).
Lalu andre pun duduk di sofa dia melihat-lihat sekitar rumah indah yang sangat sederhana namun bersih dan rapi..
"Dari mana tadi nak andre" tanya ibu indah membuka percakapan..
"Dari rumah tante" ucap andre
"Mau bertemu dengan indah yah?" Ucap ibu andre langsung menebak..
"Heheh.iyah tante, indahnya ada tante?"
"Ada, di kamar! Tunggu sebentar yah! Oh, yah nak andre mau minum apa?"
"Oh, tidak usah repot-repot tante saya baru saja minum"..
"Ooh, yah sudah..." sang ibu langsung bergegas masuk ke dalam kamar memanggil indah yang tengah asyik mendegarkan musik. Dia tidak tau kalau andre sudah ada di rumahnya,...
"Heh...indah..indah...(dengan nada pelan. Membuka hadset yang menyumbat telinga indah) majikan kamu andre, datang itu. Dia mencari kamu" bisik sang ibu..
Reflek si indah melompat dari kasurnya..
"Mama serius? mas andre datang" ucap indah yang tidak percaya..
"Iyaaahh..sudah cepat kamu keluar" perintah sang mama..
"I.i.yah mah"
si indah bergegas merapikan sedikit rambut dan bajunya...
((cieehh si indah!... kayak mau ketemuan pacar aja))
lalu keluar dari kamar...namun ibunya tetap di kamar dengan niat mau nguping...
"Mas andre...sapa indah.." (sambil berjalan dan duduk)
"Indah.."
"Ada apa yah mas (si indah basa basi padahal sudah tau niat andre)..
"Hmmm,..(melawan gengsi dan terpaksa) aku mau minta maaf atas kejadian kemarin. Kedatangan aku kesini untuk menjemput kamu dan bekerja lagi di rumahku seperti kemarin" (langsung to the point)..
"Iyah, indah sudah maafin kog mas",.. (si indah pasang mimik wajah sok jual mahal gitu).. indah bersedia bekerja dengan mas andre dan indah harap mas andre tidak sekasar itu lagi"...ucap indah sambil menundukkan kepala..
"Baiklah.." ucap andre dengan cepat...(dalam hati andre; kecuali aku lagi khilaf)
"Tunggu sebentar yah mas. Aku akan mengambil barang-barangku dulu.." ucap indah sambil bangkit lalu dia masuk ke dalam kamar...
"Ok..."..
Sesampai di kamar indah cepat-cepat mengganti pakainnya, memakai bedak dan sedikit pelembab bibir. mengambil tas dan kopernya memasukan semua barang-barangnya dan tetap membawa beberapa pakainnya..
"Indah, kamu memutuskan mau bekerja lagi dengan andre" ucap sang ibu yang melihat anaknya lagi menyusun pakaian..
"Iyah mah" .ucapnya singkat
Setelah selesai..
"Maa!....bekerja dengan andre lebih baik dari pada berdiam diri saja di rumah.. ini hanya sebentar saja kog mah!, Tante Rika akan memberi mama uang setiap bulan...
mama harus janji pada indah, berhenti cuci gosok dan dor to
Dor lagi mencari jahitan, kecuali orang sendiri yang mengantarnya ke rumah. Biar indah saja yang bekerja" ucap indah.
Sang ibu spontan langsung menteskan airmata mendengar kata-kata anak sulungnya itu. Dia tidak bisa berbuat apa-apa dengan keputusan indah dan sangat sedih melihat anaknya itu rela berkorban menjadi tulang punggung keluarga..
Indah mencium pipi. tangan dan hampir bersujud di kaki ibunya meminta restu namun sang ibu menarik tubuh indah dan memeluknya..
"Sudah,..ibu akan selalu mendoa'kanmu nak...jaga dirimu baik-baik, ingat pesan mama, tetap bersyukur yah!!"
Indah hanya mengangguk (dalam hati indah; do'a kan indah kembali dengan selamat yah mah! karena akan hidup bersama anjing herder).
Lalu kedua ibu dan anak itu keluar dari rumah...sang ibu duduk menyapa andre kembali...
Indah masuk ke dalam kamar dito. Dito masih tengah di kamar mandi.
Indah menuliskan di atas kertas..
Dengan berbunyi;...
"****Adikku sayang! kakak akan mendatangkan keajaiban itu untukmu..berhentilah ngo-jek, Berjuanglah dan tetap raih cita-citamu jangan kecewakan kakakmu ini"
****..
Indah pun keluar dari kamar dito...
"Ayo mas andre" ajak indah sambil membawa kopernya...
"Oh,,iyah!.. permisi dulu yah tante" ucap andre sambil berdiri bergerak menuju keluar...
"Iyah..hati-hati yah"
"Pergi dulu yah mah.., ucap indah
"iyah sayang!..hati-hati yah"...
Andre dan indah pun berjalan ber-iringan..
Tak berapa lama dito keluar dan menghampiri ibunya yang berdiri di depan pintu ikut melihat andre dan indah berjalan ke dalam mobil sambil mengeringkan rambutnya yang basah.
"Kak indah mau di bawa kemana mah?" tanya dito polos..
"Kakak mu mau kembali lagi bekerja dengan mas andre, haaaaaah! Do'a kan sajalah kakakmu itu" ucap sang mama penuh harap..
"Ooohh.."..dito mengangguk-angguk..
Ibu dan anak itu pun berdiri sampai memastikan mobil andre menghilang dari pandangan mereka.
Keduanya lalu masuk ke dalam rumah.
Dito pun membaca pesan dari kakaknya lalu merasa iba dan tertegun...
.......
di dalam mobil andre mengatakan dalam hatinya;
"Huuuuufft", akhirnya dapat juga ucap andre dalam hati..
si mantan gangstar itu pun berhasil membawa indah..........
Bersambung...