![The Power Of Love [TPOL]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/the-power-of-love--tpol-.webp)
Kehidupan yang terus berjalan bagai air sungai mengalir dari hulu menuju hilir tanpa mampu terhenti...suara-suara alirannya menghiasi jiwa yang rapuh dan hening..
..........
......................
Setelah laporan kesembuhan andre yang sudah jauh melampaui prediksi sosok dr psikiater muda bernama Herman itu telah sampai kepada Aldo Kenz dan Rika Oktavia. Selaku Kakak dan Ibu kandung Andre.
Pagi, tepat pukul 09.00 wib. Rika oktavia mendatangi kantor kediaman atau klinik khusus Herman sang psikiater..
Rika oktavia sebelumnya sudah membuat janji dengan Herman.
"Tok..tok..tok.."
Herman langsung cepat-cepat membuka pintu clien exclusivenya itu..
"Oh,.. masuk tante, silahkan duduk" sambut Herman dengan baik.
Mereka langsung duduk di sofa tamu..
Rika oktavia langsung mengeluarkan selebaran kertas laporan tentang kesehatan andre yang sudah di nyatakan sembuh 97% oleh Herman beserta leptopnya..
"Herman, kesembuhan andre sudah 97% dan kamu sudah menyatakan sembuh. Ok! Saya sangat senang mendengarnya..
Namun, pertanyaannya mengapa kesembuhan jiwa andre sudah sejauh ini dia masih juga belum tertarik dengan seorang wanita?, bukankah kamu mengatakan jika kesembuhan andre 85% saja, sudah bisa tertarik dengan wanita? Apakah kamu memberikan laporan palsu?"..ucap Rika yang sangat tegas.
( mulai keluar aura taring emak-emaknya)
Herman hanya tersenyum manis..
"Tunggu sebentar, Aldo juga ingin mendengar alasanmu! " ucap Rika sambil membuka leptopnya, melakukan panggilan video call internasional via skype live dari jakarta-tokyo. Langsung di angkat oleh Aldo yang saat itu sudah bersiap-siap menerima panggilan ibunya dan sedang berada di kediaman kantornya.
Aldo dan Rika sudah membuat janji akan melakukan pertemuan intim membahas hasil laporan kesehatan andre yang sudah dikirim oleh Herman.
Terlihat wajah Aldo dalam layar leptop via skype..
"Hello, selamat pagi Herman?" sapa aldo dengan senyum ramahnya..
"Selamat pagi mas Aldo?" Jawab herman.
"Bagaimana kabar kamu Herman?" Tanya aldo..
"Baik-baik mas" jawab herman dengan tersenyum..
"Sebelumnya! saya, mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dan kerja keras kamu, Saya sangat bahagia menerima hasil laporan kesehatan Andre yang sudah mencapai 97%.
Tapi menurut ibu saya. Andre belum juga tertarik dengan seorang wanita..bisakah kamu menjelaskannya dengan kami??" Tanya Aldo..
Herman di serang langsung oleh ibu dan kakak andre. Pria itu tidak bisa lagi me-rahasiakan hubungan andre dan indah..
"Ok, saya akan menjelaskannya kepada tante Rika dan mas Aldo kenz tentang masalah ketertarikan mas andre pada wanita.
Sebelumnya saya berterima kasih kepada tante dan mas aldo yang sudah memberikan kepercayaan dalam menangani masalah kejiwaan mas andre. Saya selaku psikiater yang sudah banyak menangani masalah kejiwaan, meski usia saya masih muda, berani menyatakan kejiwaan mas andre sudah sembuh. Mas aldo boleh men-cek kembali dengan psikiater terpercaya lainnya. Karena saya selalu melakukan riset kejiwaan dengan sangat teliti pada mas andre.
Masalah tentang program terakhir disfungsi sexsualitas mas andre yang terganggu. Saya menyatakan 2 % sudah mengalami kemajuan pesat membaik. Hasrat sex-nya sudah mulai hidup. Pertanyaan-nya mengapa sampai sekarang dia belum juga tertarik dengan wanita pilihan tante dan mas aldo?,
Sejujurnya saya prediksikan kertertarikan mas andre pada seorang wanita mulai tumbuh saat rentang kesembuhannya mencapai level 85%.
Maaf ni tante, mas aldo. Seharusnya pernyataan ini langsung di sampaikan oleh mas andre sendiri karena ini adalah hak privesinya, hanya saja saya tidak ingin terjadi kesalah-pahaman antara saya, tante dan mas aldo.
dengan terpaksa saya mengatakan.
Bahwa mas andre (melambat);
Sudah jatuh cinta kepada Indah sehingga dia tidak ingin di jodohkan dengan siapa pun"
"Apaaaa" (kaget serentak antara Rika dan Aldo)...
"Apa semua ini rencana kamu Herman?" Tanya Rika mulai ngotot..
"Sungguh semua ini di luar dari dugaan saya tante. Namun pada dasarnya mas andre lah yang sudah jatuh cinta kepada indah, bahkan indah sendiri tidak tau jika mas andre mencintainya.." jawab Herman
Rika dan Aldo mulai terdiam..
"Indah adalah kebahagia-an mas andre yang terakhir kalinya, jika tante dan mas aldo menghalangi hubungan meraka atau tidak merestuinya.
Maka saya nyatakan dari sekarang. Saya tidak ingin lagi menjadi psikiater mas andre untuk yang kedua kali-nya meski di bayar puluhan triliun sekalipun.
Hasrat sex mas andre mulai membaik itu hanya bisa dengan wanita yang benar-benar dia inginkan atau yang dia cintai. Saat melakukan hubungan seksual harus dengan wanita yang sesuai dengan keinginan hati dan jiwanya secara natural. Jika tidak atau dengan paksa-an maka akan berdampak semakin buruk dengan seksualitasnya bahkan kejiwaan-nya..
Saya selaku dr psikiater mas andre lebih memilih dan mendukung setiap keputusan serta kebahagian pilihan pasien, demi kesembuhan kejiwaannya daripada kepentingan yang lain..
Jadi semuanya terserah keputusan tante dan mas aldo. Saya tidak bisa ikut campur masalah perjodohoan ini, namun saya menyatakan;
Jika ingin melihat andre sembuh dan bahagia maka ikuti lah keinginannya. karena jika tidak! mohon jangan salah kan saya jika kejiwaan mas andre bukannya semakin membaik justru akan semakin memburuk....."
Ucap herman menjelaskan dengan sangat detail..
"Ok! Terima kasih bayak herman, saya sudah mengerti!" Ucap aldo..
Trup..sambungan video call skype dari jepang di tutup oleh aldo..
Tante Rika hanya bisa terdiam tanpa kata mendengar penjelasan singkat Herman yang padat, jelas tapi mantab!...
"Mengapa tante berat sekali memberikan restu kepada mas andre dan indah?,..apa karena indah terlahir bukan dari keluarga terpandang?" Tanya herman yang bisa membaca pikiran Rika oktavia.
Sosok wanita itu hanya terdiam saja dan menarik nafas..
"Tante! jika tante masih menyayangi dan ingin mendapatkan maaf kembali dari mas andre, ingin dianggap sosok ibu olehnya. Restuilah apapun keputusan mas andre asalkan dia bisa bahagia. saatnya menurunkan ego dan mengalah untuk itu. Karena mas andre sendiri sudah tidak punya gairah untuk menjalani hidup. Namun saya melihat, setelah dia jatuh cinta kepada indah semangatnya untuk hidup bangkit 100% meningkat..
Indah adalah wanita yang sangat cocok dengan mas andre, mereka pasangan yang sangat serasi dan melengkapi. Indah bisa memberikan suggesti cinta dan kasih sayang full yang sempat hilang dari mas andre. Gadis itu bisa selalu support mas andre baik dalam kemajuan karir maupun kesehatannya...
Indah gadis muda berusia 23 tahun. Setelah ini dia akan menjadi pengusaha muda yang hebat. Public tentu akan merasa menjadi pengusaha muda diusia 23 tahun merupakan pencapain karir yang hebat. Dia juga gadis yang cerdas serta berpenampilan menarik, tentu hal ini tidak menjadi masalah besar jika indah berada di samping andre di tengah-tengah public..meski kesuksesan di berikan oleh mas aldo namun dia meraihnya juga dengan kerja keras. semua bisa di rencanakan tante...
Tante, saran herman. disinilah kesempatan tante untuk dapat merangkul mas andre kembali karna se-iring membaiknya kejiwaan mas andre, maka pintu maaf itu mulai terbuka. Jika tante tidak ingin semua pengorbanan tante selama ini menjadi sia-sia."
Herman memberikan penjelasan pengertian kepada Rika oktavia agar dia bisa menerima indah sebagai pasangan hidup andre..
Rika yang tadinya sempat egois ingin menjodohkan andre dengan wanita lain mulai terdiam dan tertegun me-mikirkannya..
"Baiklah Herman (sambil menutup leptopnya memasukkan kembali ke dalam tas) saya akan mempertimbang apa yang kamu katakan. Terima kasih atas penjelasannya.
Saya permisi dulu yah herman..."
"Ok! terima kasih banyak tante, semoga tante selalu di berikan kesehatan"..
balas herman sambil berdiri dan mengantarkan wanita itu sampai ke depan mobilnya dan meninggalkan klinik Herman.
.......
.............
Kediaman Aldo tokyo-jepang
Pria itu duduk termenung, berpikir di kursi kerajaan kantornya nan mewah dan besar itu setelah melakukan meeting singkat antara ibu dan Herman selaku dr psikiater adiknya itu....
sambil berkata;
"Hmmmm, akhirnya waktunya sudah tiba!, benarkah andre mencintai gadis itu? Aku harus membuktikannya!."...
Aldo belum percaya 100% pernyataan Herman dia ingin mengetahui dengan caranya sendiri........