The Power Of Love [TPOL]

The Power Of Love [TPOL]
part 50



Andre lalu menuju dan masuk ke ruangannya pergi ke kamar mandi dan mencuci wajahnya agar rasa kantuknya hilang..


""Aaaaah.huuufffttt!!..., mengapa hari ini lebih mengerikan daripada semalam" (sambil berjalan menuju meja kerjanya, membuka laci dan mengambil sebatang rokok. Andre pun membuka sedikit jendela dan menghidupkan peghisap asap dan bau tak sedap (blower)


Dia merokok sambil memandang-mandang ke arah jendela dan berkata dalam hati:


"Aku tidak bisa membayangkan jika para alien dan monster itu merawatku saat kambuh...haaaaiiiissah!! Bisa-bisa aku mati tegang sebelum waktunya"....


"Huuuuuuufffttt (sambil menghempuskan asap rokok itu dari mulutnya keatas )berpikir, bagaimana caranya agar gadis itu balik lagi?" (Andre terus memikirkan hal itu dari tadi malam mulai terbayang-bayang wajah indah serta perjuangannya dalam merawat dirinya, namun andre merasa sangat malu dan kehilangan harga diri jika harus mengambilnya kembali).


Sementara Rey tidak berani masuk ke ruangan atasannya itu. Dia sudah yakin sekali atasannya itu tidak tertarik dengan para kandidat ART yang di carinya dan merasa sangat-sangat yakin bakal kena marah untuk yang kedua kalinya.


Setelah menghabiskan sebatang rokok; andre menutup tirai jendela dan mematikan blower lalu balik lagi ke meja kerjanya. Andre membuka hpnya dan melihat pesan Herman;


"Saya akan datang ke kantormu, ada hal penting yang ingin saya tunjukkan "


..


Tiba-tiba...


telpon kantor berbunyi langsung terdengar suara dari ruang lobi staff resepsionist.


"Maaf pak! di bawah ada tamu bernama bapak Herman ingin bertemu, katanya sudah janji?"


"Suruh masuk"...jawab andre singkat...


Si staff resepsionist pun mengantarkan herman ke ruangan pimpinan mereka.


Tok..tok..tok...


Herman pun masuk si staff pun pergi..


Andre bergerak menuju sofa tamu dan mempersilahkan herman duduk..


"Mau minum apa?" Tanya andre


"Tidak usah!, Aku hanya sebentar" ucap herman..(herman pun membaca diri andre jika sore itu moodnya lagi bagus)


"Ada apa? Tanya andre..


Lalu herman mengeluarkan dua lembar surat penting pada andre..


"Kedatanganku kesini aku ingin memberikan 2 surat penting ini kepadamu. kamu tinggal pilih surat mana yang akan kamu tanda tangani"


ucap herman sambil menyodorkan 2 surat penting pada andre..


"Indah merupakan program dari misi yang aku jalankan saat ini untuk menuntaskan masalah kejiwaanmu. Jika kamu tidak mengikuti program yang aku terapkan. Hari ini aku menyatakan mundur sebagai dr psikiatermu dan kamu boleh langsung mencari pengganti ku. Karena aku tidak ingin aldo membayarku dengan gaji cuma-cuma tanpa hasil" Ucap herman dengan tegas..


Andre pun melihat dan membaca 2 isi surat penting itu..


Isi surat itu..


Pertama, surat perjanjian sah yang langsung di kirim aldo dari jepang. Surat perjanjian yang berisi mengenai rewards untuk keberhasilan pekerjaan indah...


Terlihat 6 orang yang wajib memberi tanda tangan surat itu.


Pemberi rewards:


1 aldo kenz


2 Rika Oktavia


3 andre Al Fanan


Penerima Riwads:


Indah shakila


1 si notaris


2 Herman


Andre memperhatikan ada 2 orang yang belum menyertakan tanda tangannya yaitu dirinya dan indah..


Kedua, surat pengunduran diri Herman menjadi dr psikiater andre dan siap membayar seluruh denda/finalty dari pelanggaran perjanjian yang sudah di tetapkan aldo..


Andre pun terdiam...


Tiba-tiba hp berbunyi terlihat aldo kenz memanggil...


Herman sudah menyusun strategi sebelum menghadapi andre. Herman dan aldo sudah membuat janji. Saat, waktu yang ditetapkan herman. Aldo harus segera menelponnya....


"Sebentar" ucap andre pada herman..


Andre bangkit langsung menuju meja kerjanya dan duduk di kursinya...dia ingin fokus mendengar suara aldo;..


"mm" ucap andre


"aku dengar kamu tidak mau mengikuti program, herman


..bisa kamu jelaskan"


(Tanya aldo)


aku tidak ingin tinggal satu rumah dengan seorang wanita


(Ucap andre)


Perintah Herman adalah perintah ku juga, bisakah kamu mengikuti saja? Jika dia berani melakukan kecurangan padamu, aku sendiri yang akan memenggal kepalanya.


(Andre pun terdiam mendengar pernyataan aldo. Andre sangat patuh pada kakaknya itu dan tidak berani menentang setiap keputusan aldo. Karena setiap keputusan aldo itu tepat..)


"Percayakan padaku..."


(Ucap aldo)


("Trupp"....aldo menutup telponnya...)


Andre merenung sejenak, dia tau benar jika kakaknya itu sudah marah seperti apa...dan andre sebenarnya hidup dan bisa maju lagi merupakan keinginan dan dorongan keras dari aldo.....


Pria itu beranjak dari duduknya dan kembali menemui Herman yang tengah duduk di sofa...


"Aku sudah sempat mengusir indah, bagaimana bisa mengambilnya kembali??"


Tanya andre..


"Aku akan membantumu untuk membujuk indah kembali, tapi kamu harus berjanji padaku tidak lagi melakukan kesalahan yang sama. Karena sebenarnya indah juga tidak menginginkan pekerjaan ini. Dia hanya terpaksa karena keinginannya yang kuat untuk mengkuliahkan adik satu-satunya.."


Andre sudah menyerah dalam keadaan, dia sudah tidak punya pilihan lagi. Selain dia sudah terdesak akan kebutuhan pelayan pribadinya, andre juga Mendapat tekanan berat sekaligus 3 orang yang paling berpengaruh pada hidupnya yaitu ibunya, kakaknya dan dr psikiaternya. Di tambah lagi sekretarisnya rey yang tidak beres mencari ART untuknya..


Andre hanya diam saja, dan mengambil surat pertama, lalu menandatanganinya, tanda setuju mengikuti program dari Herman dan mengambil indah kembali..


"ini (meletakkan surat pertama itu tepat di depan herman) sudah kan! tapi, kamu harus janji! bujuk gadis itu, untuk datang lagi ke rumahku" jawab andre tegas dengan gaya songongnya.


"ok" (menyimpan kembali suratnya lalu keluar meninggalkan andre)


bersambung...


*mohon maaf atas keterlambatan up di karenakan harus menunggu lama antrian riview naskah dari mangatoon.


thanks for read,


don't forget! always give like, comments & five star yeh!...*