The Mafia Fighter: Joshua'S Journey

The Mafia Fighter: Joshua'S Journey
Chapter 17: Apakah Rasanya Sakit?



Joshua dan Mawar memasuki ruangan yang cukup legang dengan peralatan yang tertata rapi. Seorang pria dengan lengan sampai leher dipenuhi dengan tato. Ia nampak berusia empat puluhan tahun awal.


Rambut panjangnya diikat ke atas dengan rapi. Membuat tiga tindik yang menggantung di telinga sebelah kanannya terlihat semakin jelas. Kedua telapak tangannya dibalut dengan sarung tangan karet.


"Anggota baru?" tanya pria tersebut sambil menata barang-barangnya.


"Ya, Paman," sahut Mawar. "Joshua, kenalkan ini Paman Arnold. Artist tato kami," ia memperkenalkan keduanya, "dan Paman, ini Joshua. Calon petarung kami."


"Sudah kuduga. Wajahnya masih dipenuhi memar," komentar Arnold sambil menaik-turunkan satu telapak tangannya yang melebar di depan wajah.


"Duduklah, Jo," Arnold mempersilahkan Joshua duduk di depannya, "aku boleh memanggilmu Jo, bukan?"


Joshua menganggukkan kepalanya. "Tidak masalah."


"Jadi, Jo. Di mana kau mau aku membuat tato pertamamu?" tanya Arnold lagi.


Joshua tampak berpikir. Ia tidak bisa memasang tato di tangannya, seperti yang ayahnya lakukan. Karena pasti akan sangat mudah ibunya dapati. Ia tidak bisa membiarkan ibunya mengetahui fakta tentang bergabungnya ia dengan majapahit.


"Di belakang telinga saja. Kurasa akan terlihat keren, dan juga akan tersamarkan oleh rambutmu, jadi tidak akan terlihat jelas," saran Mawar.


Saran dari Mawar ada benarnya juga. Joshua sepakat dengan apa yang diungkapkan oleh gadis itu. "Baiklah. Di belakang telinga saja."


Arnold menganggukkan kepalanya dan mulai mengerjakan pekerjaannya. Baru saja ia hendak meletakkan jarum ke kulit Joshua, Joshua menghentikannya.


"Tunggu," cegah Joshua.


Alis Arnold bertaut. "Ada apa?"


"Apa akan terasa sakit?" tanya Joshua ragu-ragu.


Terdengar suara tawa nyaring secara tiba-tiba. Joshua menolehkan kepalanya ke arah Mawar yang sudah tertawa terpingkal-pingkal. Koran dipangkuannya pun sudah ia abaikan.


"Jangan bilang kau takut dengan jarum tato?" ejek Mawar di sela-sela tawanya.


"Bukan begitu... terakhir kali, aku disuntik vaksin campak saat SD, jarum suntiknya rasanya seperti sampai mengenai tulangku," tukas Joshua dengan wajah masam.


"Tidak ini tidak akan sakit," ujar Arnold sambil menahan senyum di wajahnya. Bagaimana tidak? Anak muda yang nampak gagah di depannya ini justru takut dengan jarum suntik.


"Tenang saja, Joshua. Jarum suntik dan jarum tato itu berbeda," komentar Mawar.


"Ya... silahkan."


Arnold mulai melakukan pekerjaannya. Saat jarum pertama kali menyentuh kulit Joshua, Joshua sedikit berjengit kaget. Membuat Mawar yang mengintip dari balik koran yang ia baca, mengulaskan senyum geli.


Segalanya selesai lebih cepat dari yang Joshua kira. Arnold mengoles kan green soap¹ ke atas kulit Joshua yang di tato secara berulang kali agar steril.


"Sudah selesai?" tanya Mawar sambil melipat koran di tangannya dan meletakkan kembali koran tersebut di atas meja.


Joshua berdiri dari duduknya. "Terima kasih," ucapnya sambil tersenyum simpul. Ia segera keluar dari ruanga Arnold setelah berpamitan singkat.


"Terima kasih, Paman," ucap Mawar sebelum keluar dan menutup pintu.


"Bagaimana? Tidak sakit, 'kan? Kau lemah sekali, dengan jarum suntik saja takut," goda Mawar saat langkahnya sudah sejajar dengan Joshua.


"Aku tidak takut dengan jarum suntik, Mawar. Aku hanya bertanya tadi, apakah rasanya sakit. Bukan berarti aku takut," pungkas Joshua dengan penuh penekanan. Ia tak mengerti mengapa ia harus menjelaskan hal tersebut kepada Mawar.


"Jadi, apa yang harus kulakukan setelah ini?" tanya Joshua untuk mengalihkan pembicaraan.


"Pesta inisiasi. Ini akan seru. Aku sangat menyukainya," ucap Mawar dengan mata yang berbinar penuh minat, "ayo! Kita tidak boleh terlambat. Kau bintangnya malam ini."


.


.


.


.


.


.


.


Note: 1. Green Soap adalah sabun pencuci plak tinta saat pengerjaan tato. Sabun ini umumnya terbuat dari bahan-bahan materi tanpa diterjen dan higienis. [Sumber: tentangtatto.blogspot.com]