
Dan kini beberapa bulan berlalu semenjak kejadian kecelakaan itu
ada banyak yang berubah, pengakuan mario axel yang mengakui semua kesalahannya dan menyerahkan seluruh aset dan juga perusahanan axel kepada arga lario axel, yang tidak lain adalah ayah dari alexa.
dan berita yang lebih mengejutkan adalah, pengakuan dari tristan alexander, dimana pria itu mengatakan memberi 20 perseh saham di alexander company pada alexa graciela axel. tak hanya itu banyak beredar berita jika markas milik tristan sang ketua mafia telah berpindah tangan pada Alexa.
jelas saja hal itu membuat semua orang terkejut.
dan berita lainnya disusul oleh pengakuan Michael adya mallory yang mengkonfirmasi telah menikah dengan Alexa graciela Axel.
namun mereka saat ini belum mengadakan resepsi secara besar besaran
bisa dibayangkan bagaimana terkejutnya semua orang atas berita berita yang muncul di publik. bahkan alexa kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pebisnis.
belum segenap setahun alexa bergerak dibidang bisnis. namun perusahaannya telah menjadi salah satu perusahaan besar didunia. bahkan perusahaannya menjadi incaran perusahaan perusahaan besar didunia untuk di ajak kerja sama.
...****************...
Di manshion milik alexa
Ada banyak perubahaan yang terjadi dalam keluarga Axel semenjak kejadian mengerikan yang terjadi beberapa bulan yang lalu.
Alice yang harus melakukan terapi terhadap psikisnya, dimana dia memiliki trauma yang berhubungan dengan hutan maupun gelap.
mauren yang harus melakukan operasi karna luka di kakinya pada saat itu. dan kejadian tersebut menjadi boomerang pada alexa dan mike, dimana mereka semakin memperketat keamanan untuk keluarga mereka.
Alice yang saat ini mulai sekolah dengan homescholing karna psikisnya masih dalam tahap pemulihan.
"sayang"
Alexa dan Alice seketika mengalihkan perhatian mereka. melihat mauren yang kini berjalan mendekati mereka.
"mommy membawa rujak kesukaanmu"
ucap mauren yang kemudian perlahan duduk disamping alexa, mengelus lembut perut putrinya yang kini telah membesar.
"terima kasih, mommy"
"untukku?"
alice tampak menyela, mengerucutkan bibirnya yang membuat alexa dan mauren terkekeh lucu melihatnya
"mommy membelikanmu dessert yang pasti kau akan sangat menyukainya"
mendengar hal itu membuat mata alice berbinar. senyumnya terlihat begitu merekah. dengan cepat ia berdiri dari posisinya, mencium mommy dan juga tak lupa mencium alexa kemudian pergi dari sana.
"Adikmu itu benar benar"
mauren tersenyum melihat kepergian alice, ia begitu heran mengapa anaknya itu menyukai keju dan susu. dan hanya mendengar hal itu membuat gadis tersebut bahagia seperti mendapatkan barang mewah.
''aku juga heran mom, kenapa alice lebih excited ketika melihat makanan dari keju dan susu ketimbang barang barang mewah yang aku berikan untuknya''
alexa terkekeh namun sedetik kemudian dia mengerutkan keningnya ketika perutnya terasa begitu sakit.
''stttttt''
mauren yang tidak sengaja mendengar desisan putrinya seketika terkejut.
''sayang, sakit lagi?''
''ini lebih sakit dari biasaya mom''
cicit alexa, ia terlihat meremas sofa miliknya. melihat reaksi dari putrinya itu membuat mauren seketika panik.
pranggg
alice dibelakang sana menjatuhkan piring yang dipegangnya, ia begitu panik ketika melihat kakaknya terlihat menahan sakit.
dengan cepat ia berlari kearah sang kakak
''momm,kakak kenapa?''
ia bertanya dengan lirih, matanya terlihat berkaca kaca.
''sepertinya kakakmu akan melahirkan, segera telfon kakak iparmu, minta dirinya untuk segera kerumah sakit keluarga untuk menunggu kita''
''kita akan berangkat almero telah menyiapkan mobilnya''
jelas mauren dengan panik, dengan sesekali dirinya dan alice menghapus keringat yang mengucur didahi alexa.
''nyonya besar, mobil telah siap''
almero berteriak disebrang sana, membawa brangkar yang akan digunakan alexa untuk kemobil.
''kosongkan jalan, minta yang lain vektor untuk mensterilkan tempat yang akan digunakan nyonya alexa, jangan lupa minta para dokter khusus agar segera bersiap siap''
ucap almero di earpice miliknya, memerintahkan vektor di seberang sana.
''hati hati almero''
ucap mauren ketika,putrinya telah berada didalam mobil yang akan digunakan.
mobil tersebut bergerak dengan kecepatan sedang, sekaligus mempertimbangkan kondisi alexa saat ini.
Diperusahaan milik mike, mallory company
mike yang saat ini tengah berjalan menuju keruang rapat seketika menghentikan langkahnya ketika ponsel miliknya berdering.
"sebentar"
ucapnya pada alex yang berjalan dibelakangnya
"kakak cepatlah datang kerumah sakit milik keluarga kita, kakak lexa akan melahirkan"
klik
Mike yang sejenak terdiam dan mulai mencerna apa yang dikatakan oleh adik iparnya. sedetik kemudian dirinya berlari dengan kencang meninggalkan ruang rapat.
alex, jangan tanya pria itu. pria itu jelas saja terkejut ketika mike tiba tiba berlari meninggalkan dirinya. dengan panik dia mengikuti langkah mike yang terlihat begitu panik.
"apa ada sesuatu yang buruk yang terjadi?"
tanya alex ketika saat ini mereka berada dalam lift, ia berulangkali mengatur nafasnya
"istriku dibawa kerumah sakit"
mendengar hal itu membuat alex seketika membulatkan matanya. dan kini ia mengerti mengapa mike terlihat begitu panik saat ini.
"kenapa lift ini begitu lelet"
umpatnya membuat alex terkejut setengah mati.
dan ketika lift telah terbuka, alex lebih dulu berlari ketimbang mike.
"biar aku yang menyetir, aku tidak ingin karna kau panik, ponakan ku yang akan lahir itu lahir tanpa ayah"
"sialan kau"
umpat mike mendengar candaan alex
Dan kini alex melajukan mobil milik mike dengan kecepatan penuh, namun meski begitu mike terus saja mengumpat mengeluarkan kata kata mutiaranya karna merasa alex tidak becus mengendarai mobil dan begitu lelet.
alex memilih diam tanpa menanggapi ucapan mike, memilih fokus menancapkan gas kemudian membelah padatnya jalan menuju rumah sakit dimana saat ini alexa berada.
dan selang beberapa saat, mobil milik mike telah memasuki bastment rumah sakit. ia kemudian bergegas turun dan berlari meninggalkan alex yang mengumpat karna mike pergi lebih dulu.
tak tak tak
tapakan kaki itu terdengar begitu nyaring, membuat para perawat maupun dokter seketika berbalik. mereka kemudian membungkukkan badan mereka ketika melihat siapa yang datang.
''dimana istriku?''
tanyanya langsung
''nyonya alexa berada di ruang UGD tuan''
ketika mendengar apa yang ia inginkan membuat ia kembali berlari menuju ruangan yang disebutkan perawat tadi.
dan saat berbelok kini ia melihat ibu mertua dan adik iparnya terlihat duduk didepan ruangan tersebut.
''mommy''
mauren yang mendengar suara mike seketika berbalik dan beridiri dari posisinya.
''mike, masuklah alexa menunggu''
mike menganggukkan kepalanya, kemudian bergerak masuk kedalam ruangan itu.
dan setibanya didalam ruangan tersebut, bisa dia lihat bagaimana istrinya yang terlihat begitu kesakitan.
''mike, sakittt''
cicitnya
''Maafkan aku sayang''
ucap mike dengan mata berkaca kaca, ia begitu tidak tega melihat istrinya yang terlibat begitu kesakitan. ia menggenggam erat tangan istrinya dengan sesekali menghapus keringat di kening alexa
''nyonya, ini sakit namun ini adalah rasa yang begitu istimewa, yang tidak bisa dirasakan oleh semua wanita''
sang dokter terlihat berusaha menenangkan alexa dan mike yang terlihat begitu panik.
''dan saya yakin, rasa sakit ini bisa di anda lalui, karna anda adalah wanita hebat''
mendengar hal tersebut membuat alexa tersenyum tipis.
ya, yang dikatakan dokter tersebut benar. bukankah dirinya harus bersyukur atas rasa sakit ini. dimana banyak wanita diluar sana melakukan pengobatan dan mengorbankan harta mereka demi memiliki seorang anak. bukankah dirinya harus bersyukur atas ini.
alexa menganggukkan kepalanya, memperkuat genggamannya pada tangan kekar milik suaminya yang tak henti hentinya memberikan dia semangat.
Dalam hati mike terlihat begitu ngeri,melihat bagaimana perjuangan seorang wanita ketika akan melahirkan. dan ia benar benar dibuat tidak mengerti bagaimana bisa ada pria pria diluar sana yang masih berlaku semena mena pada istri mereka, meski mereka telah memiliki anak.
dan selang beberapa menit kemudian, suara tangisan bayi terdengar di seisi ruangan.
''Tuan mike, nyonya alexa selamat bayi pertama anda berjenis kelamin laki laki''
ucap dokter tersebut yang menangani alexa, ia kemudian memberikan bayi itu pada perawat yang ikut dalam proses lahiran alexa. dan melanjutkan kembali proses lahirannya
dan selang beberapa saat kemudian, suara bayi kembali terdengar membuat alexa dan mike mengembangkan senyumnya.
''selamat sekali lagi tuan mike,nyonya alexa, bayi kedua anda perempuan dan sangat sangat cantik''
mike yang mendengar hal itu tidak bisa mengungkapkan bagaimana rasa bahaginya saat ini.
ia berulang kali melabuhkan kecupan kasih sayang di kening milik alexa yang masih di banjiri keringat.
''terima kasih sayang, terima kasih telah memberikan aku sepasang bayi yang tampan dan cantik''
ucap mike dengan penuh haru
mendengar hal tersebut membuat alexa tersenyum tipis, dari rasa bahagia yang ia rasakan rasa lelah juga seolah meminta dirinya untuk bersistirahat