The Cold Wife Of The Billionaire

The Cold Wife Of The Billionaire
siapa gadis itu?



usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah


tolong hargain usaha author


salam sayang buat kalian


komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update


kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe


happy reading


''lindungi identitasku dengan baik aku tidak ingin ada identitasku yang terkuak meski secuilpun'' perintah alexa yang saat ini tengah melangkahkan kaki kedalam istana miliknya


''kirim virus pada perangkat mereka yang berusaha mencaritahu apapun tentangku, kirim virus level tiga'' lanjutnya


''baik nona muda'' xio menjawab dengan patuh


''dan untuk berita yang membawa namaku dan mike aku ingin berita itu hilang secepatnya'' ucap alexa ia mendudukkan bokongnya di sofa empuk itu


setelah mendengar perintah dari nona mudanya xio langsung saja pergi untuk melakukan tugas yang baru saja diperintahkan.sangat wajar jika tadi nona mudanya sempat kesal karna sewaktu pulang matanya tak sengaja menangkap seseorang yang tengah memotretnya saat bersama mike.


dan alexa yakin itu adalah paparazi dan berita itu akan tersebar dan tentu saja akan ada banyak orang yang berusaha mencaritahu identitasnya. alexa tau jika itu sangatlah wajar karna mike merupakan orang penting dan pastinya tak akan lepas dari media, namun ia benci jika orang berusaha mencaritahu tentangnya


drrt drrttt


''bagaimana?'' tanya alexa langsung


''semuanya sudah selesai nona muda, kami semua akan melakukam penerbangan malam nanti'' jelas pria di seberang sana


''ada lagi?''


''untuk saat ini, hanya itu yang bisa saya sampaikan nona muda''


''jaga mereka dengan baik, aku tak ingin mereka lecet sedikitpun,aku telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan aku tidak ingin sesuatu yang sia sia''


''baik nona muda''


panggilan pun terputus, ia cukup lelah hari ini. ia merasa ada banyak waktu yang terbuang begitu saja untuk acara yang tak begitu penting baginya.


''sayang''


alexa mencari sosok yang tengah memanggilnya dengan lembut, terlihat mauren yang datang dengan paper bag ditangannya sambil tersenyum menatapnya


''istirahatlah,nanti malam kita akan pergi merayakan kelulusanmu ini'' ucap mauren lembut


''baik mommy'' alexa menerima paper bag itu kemudian melangkahkan kakinya kekamar.


ditempat lain,mike tengah sibuk mengurus acara nanti malam untuk alexa gadisnya. ia telah mempersiapkan segalanya bahkan ia telah menyiapkan ini jauh jauh hari.


baik dari bagian acara ataupun hadiah nanti, semuanya telah siap namun mike tetap harus memastikannya dengan mata kepalanya sendiri .


sedangkan alex,kepalanya terasa ingin pecah ketika dari tadi ia terus saja mendengar berbagai pertanyaan dari bosnya itu. bukankah lebih baik nosnya itu istirahat saja, biarkan dia mengurus semuanya dengan tenang, kedatangan bosnya itu hanya membuatnya pusing


''alex bagaimana makanannya?''


''alex semuanya harus bersih, aku tidak ingin ada debu sedikitpun''


''alex pastikan kembali makanannya apakah mereka telah mencuci tangan mereka dengan benar sebelum membuat makanan itu, aku tidak ingin gadisku sakit karna ada kuman dimakanannya nanti''


''alex dekorasinya,pastikan jika semuanya telah terpasang dengan baik aku tidak mau jika nanti ada kesalahan dalam properti''


''alex pakaianku apa telah siap?''


''alex apa pakaian itu akan pas dibadanku, apa aku akan terlihat tampan menggunakan jas itu?''


namun dengan sabar alex hanya mejawab semua itu dengan kalimat yang sama ''iya bos'' disertai dengan senyumnya yang ia paksakan


''bos bagaimana jika bos pergi saja dari sini'' ucap alex secara tidak sadar karna kadar kekesalannya telah meluap luap


mata tajam mike seketika menghusus alex di tempatnya membuat nyali alex seketika menciut, ia meruntuki mulutnya yang selalu saja kelepasan


''bos aku tidak bermaksud seperti itu, bos jangan salah paham, bukankah malam nanti ada acara penting bukan? saya meminta bos pergi untuk melakukan perawatan''


''perawatan? kau kira aku wanita?''


alex seketika menepuk jidanya itu


''bukan bos, maksudku perawatan ala bos itu seperti cukur atau mencoba pakaian bos yang tadi aku ambil, bukankah bos harus tampil sempurna malam ini''


''bos kan ingin membuat nyonya terpesona'' jelas alex dengan harap harap jika bosnya itu menerima penjelasannya,atau pekerjaannya benar benar akan hilang seketika


''kau benar,aku harus mempersiapkan diriku dengan baik'' ucap mike yang akhirnya bisa membuat alex bernafas lega


''siapkan mobil untukku,aku ingin segera bersiap siap''


''kau disini saja, pastikan jika semuanya akan selesai dengan sempurna''


''baik bos''


disisi lain seorang pria tua itu tengah duduk di kursi kebesarannya menunggu informasi yang sangat ingin dia ketahui.


gadis dingin yang secara tidak sengaja ia temani bertatap. ia merasa begitu penasaran pada gadis itu, mata itu membuatnya merasa familiar, dan senyum yang terkesan mengejek itu membuat dia merasa geram. selama ini, setelah kekuasaan keluarga axel jatuh ditangannya tidak ada seorangpun yang berani bersikap seperti itu, tentu saja melihat tingkah alexa membuat ia geram bukan main


dari mana gadis itu punya keberanian sehingga bertindak kurang ajar padanya?


apa gadis itu tidak mengenal siapa mario bern sebenarnya? tapi itu terasa tidak mungkin


entah mengapa sejak bertemu gadis itu membuat perasaan mario merasa gelisah, ia juga tidak mengerti bagaimana tubuhnya bisa merespon seperti itu. semacam ada rasa takut namun mario coba mengelak, dengan alasan ia tidak mungkin takut pada gadis kecil itu.


''tuan besar'' perkataan kaki tangannya itu membuyarkan lamunannya


''bagaimana? informasi apa saja yang kau dapat?'' tanya mario cepat, ia telah memerintahkan seorang hacker terhebat yang bekerja di perusahaan besar miliknya itu


''maaf tuan,kami tidak bisa menemukan informasi apapun'' pria itu menjawab dengan takut takut


''bagaimana bisa? apa kalian sedang bermain main denganku'' mario menggeprak meja dengan keras membuat siapapun disana terlonjak kaget karnanya


''ma ma maf kan kami tuan besar, tapi sepertinya informasi apapun tentang gadis itu sudah dilindungi dengan ketat, bahkan komputer yang kami gunakan diserang virus yang sangat kuat hingga membuat komputer kami eror'' jelas pria itu.


''gunakan komputer terbaik diperusahaan ini, karna aku sangat membutuhkan informasi gadis itu''


''maaf tuan besar, kami telah menggunakan komputer seperti yang anda minta namun hasilnya tetap sama''


''akhhhhh'' mario menendang meja di depannya membuat berkas atau benda benda yang ada dimeja itu berserakan dimana mana


''gunakan hacker yang biasa kita pakai,bayar berapapun yang dia minta''


''maaf tuan besar,tapi hacker itu tidak membalas email yang telah saya kirim" jelas kaki tangan mario membuat dirinya kembali menghancurkan isi ruangan itu. dengan pertanyaan besar dibenaknya


"siapa gadis itu? "


hai hai kesayangannya author


makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author


tetep dukung author yah


like


comment


rate bintang


vote sebanyak banyaknya


biar author makin rajin update buat kalian


sarangheo😘


ig:magfiraramadhni