
tangan marion terkepal kuat ketika mendengar perkataan pria yang memiliki tubuh besar yang tiba tiba datang itu. ia tidak tau siapa dia, namun melihat para penjaga lain terlihat menaruh hormat padanya, ia tau jika pria itu mungkin salah satu kepercayaan cucunya.
''jangan lancang kau''
lucas jelas jelas tidak terima jika tuannya di perlakukan seperti itu.
''kau tidak tau siapa kami''
almero tersenyum miring memdengar perkataan itu
''apa kau berfikir kalian itu penting? sehingga harus mengenal kalian?''
''usir mereka'' perintah amlero yang langsung di angguki oleh para penjaga yang ada di sana
''jangan ada yang berani menyentuhku,aku kemari hanya ingin bertemu dengan cucuku,apakah itu salah''
teriak mario emosi ketika melihat para penjaga mulai menyeretnya
''lepaskan tanganmu sialan''
dor dor
''akhhhhh''
mario dan lucas meringis ketika almero melepaskan tembakan yang kini mengenai bahu mereka.
''jangan berani berbuat kekacauan di tempat ini, jika kau berfikir aku takut membunuhmu,maka kau salah besar''
''aku bahkan bisa membunuh dan melenyapkanmu tanpa sisa, tapi ini belum saatnya'' ucap almero dingin membuat tubuh mario terasa meremang
hingga secara tidak sadar ia menurut saat para penjaga menyeretnya dengan lucas agar menjauh.
tak berselang lama lucas dan mario pergi, mobil mewah milik Mike kini tiba, gerbang yang telah di pasang kamera sebelumnya kini terbuka otomatis ketika telah me scan plat mobil milik mike.
almero yang melihat kedatangan nyonya dan tuannya segera membungkukkan badannya
''apa pria tua itu datang?'' tanya Alexa langsung ketika ia telah turun dari mobil mewahnya
''iya nyonya, kami baru saja mengusirnya'' jawab almero yang kemudian mengikuti langkah pasangan penguasa itu
''apa kau memberikannya sebuah hadiah?''
''sebuah tembakan kecil untuk keduanya''
''terlalu kecil, lain kali beri dia sepuluh tembakan'' sahut alexa santai
''baik nyonya''
saat berada dalam lift menuju kamar mereka, mike yang dari tadi hanya mendengar kini tidak bisalagi menahan rasa penasarannya.
''honey,kanapa bisa tau jika orang tua itu akan datang?''
''pria itu adalah pria tamak akan harta, dan tentu saja kedatangannya untuk mengajakku bernegosiasi, berfikir jika aku bisa di bodohi oleh trik murahannya itu'' alexa tersenyum sinis membayangkan hal itu
''istriku benar benar hebat'' kagum mike yang langsung memberikan ciuman bertubi tubi di pipi mulus alexa.
ting
''akhhh'' alexa terkejut bukan main saat mike tiba tiba menggendong dirinya ala brydal style.
''mike kau ini kenapa''
''tapi aku tidak merasa lelah''
''lalu,apakah aku harus menurunkan mu? tidak honey itu tidak mungkin''
''pria menyebalkan''
''aku mencintaimu''
''aku membencimu'' kesal alexa
''aku sangat sangat mencintaimu''
para pelayan tersenyum ketika melihat pasangan itu berdebat namun terlihat begitu manis di mata mereka.
di kamar saat ini alexa terlihat menyisir rambut panjangnya,ia baru saja menyelesaikan ritual mandinya, namun gerakannya terhenti ketika menyadari sesuatu, matanya kini memandang arah kamar mandi yang dimana saat ini tengah melakukan ritual mandinya.
di sisi lain, manshion besar milik keluarga axel yang kini di tempati mario, terlihat seorang dokter yang sibuk membalut kain kasa setelah mengeluarkan peluru dari bahu mario dan lucas
''tuan, lebih baik kita meminta bantuan dari Mr T''
ucap lucas saat dokter telah selesai membalut lukanya
''itu akan sulit, kau tau dengan jelas jika dia tidak akan melakukan apapun tanpa mendapatkan imbalan yang besar'' mario mengusap wajahnya kasar
''tapi saya rasa kita tidak punya pilihan lain,tuan''
''saya pikir kita akan sulit menyingkirkan nona alexa untuk saat ini''
''kita tidak tau seberapa besar kekuatan nona alexa, tapi kita bisa melihat dan memperkirakannya dari sisi lain''
''pertama, perusahaan yang ia bangun adalah perusahaan besar, bahkan mampu menandingi banyak perusahaan lain yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis, bahkan perusahaannya lebih besar dari AX group''
terlihat mario mendengarkan hal itu dengan baik, ya dia fikir saat ini pasti akan sangat sulit menyingkirkan gadis itu.
''yang kedua, apakah tuan memperhatikan setiap hal lebih detail saat pintu gerbang milik nona alexa terbuka, manshion miliknya benar benar lebih besar berkali kali lipat dari manshion ini, dan juga penjagaan di sana begitu ketat''
''tentu saja hal itu cukup membuat orang yakin jika saat ini, nona alexa tidak semudah itu untuk disingkirkan, jangan lupa kecerdasan dari nona alexa tidak dapat di anggap remeh bahkan ia berkali kali membawa kemenangan untuk kampusnya ketika mengikuti olimpiade antar negara.''
''panah, beladiri, bahkan beberapa hal yang dikuasai nona alexa, apa bos menyadari itu''
mario seketika tersadar,iya saat ini lawannya bukanlah lawan yang mudah, meski umur cucu sialannya itu masih muda tapi kecerdasannya tidak bisa di anggap remeh, bukankah membangun sebuah perusahaan tidaklah gampang. lantas jika cucunya itu tidak memiliki kecerdasan yang mumpuni bagaimana dia bisa membangun perusahaan sebesar itu.
bahkan produk yang dikeluarkan oleh perusahannya. langsung habis hanya dalam satu malam saja. dan kini beberapa perusahaan besar berlomba lomba menawarkan kerja sama.
''ya kau benar, aku telah melewatkan beberapa hal tentang gadis itu'' mario membenarkan, ia pikir bagaimana bisa ia tidak seteliti itu.
''saya rasa kita tidak memiliki pilihan lain selain meminta bantuan dari mr T bos'' usul lucas kemudian.
''akan aku pikirkan untuk itu, karna kau tau bukan, dia tidak sudi membantu kita tampa meminta imbalan yang menurutnya pantas'' mario menghembuskan nafasnya kasar
''saat ini kita harus fokus pada pertandingan nanti, jika perusahaan kita bisa memenangkannya ,akan ada banyak perusahaan yang menawarkan kerja sama,tak hanya itu Mallory company bisa saja menawarkan kerja sama. jika itu terjadi perusahaan akan mendapat keuntungan yang lebih besar''
''baik tuan, tuan apa kita akan turut hadir dalam acara perusahaan milik nona alexa?''
''tentu, kita harus datang''
''segera persiapkan semuanya'' lucas menganggukkan kepalanya, kemudian bergegas pergi dari sana