
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
alexa mengerjabkan matanya pelan,pertama yang ia lihat adalah wajah tampan seorang pria yang saat ini telah sah menjadi suaminya.
senyum manis mike membuat alexa terpesona, namun ia tidak mengatakannya, hanya tangannya yang beralih menyentuh wajah tampan itu.
rambut mike yang basah terihat begitu seksi,dan seketika alexa tersadar jika saat ini mike hanya menggunakan bathrobe.
''apa kau lapar honey?'' tanya mike lembut, ia menangkap tangan alexa kemudian mengecupnya membuat alexa tersipu
''tidak, aku masih kenyang'' jawab alexa pelan
''aku ingin mandi'' lanjutnya ketika sadar ia masih menggunakan gaun pengantinnya
mike segera membantu alexa bangun dari tidurnya
''apa perlu ku bantu?''
''iya, kurasa aku akan kesulitan membuka resletingnya''
mike kemudian mengambil alih, ia mulai menurunkan reslefing gaun itu.
glukkk
ia meneguk ludahnya kasar ketika melihat bahu mulus istrinya,tubuh alexa seketika meremang saat mike menciumi pundak dan juga leher bagaian belakangnya.
''mike, aku ingin mandi lebih dulu''
''sayang kita bisa mandi nanti jika kita telah selesai'' ucap mike dengan serak, tangannya mulai masuk kedalam gaun alexa membuat sang istri melengguh pelan
''sayang,ini curang, bahkan kau sudah mandi lebih dulu'' rajuk alexa yang berusaha menahan suara laknat yang akan keluar dari mulutnya karna mike terus saja m*****s gunung kembar miliknya.
untuk sesaat mike terpaku, karna ini pertama kali alexa memanggilnya dengan begitu mesra, dan mike sangat menyukai itu. dengan berat ia melepaskan tangannya. kemudian mengecup bibir alexa singkat.
''baiklah, sekarang kau mandi dulu honey'' alexa dengan cepat mengangguk ketika mike telah melepaskannya
sedangkan diistana atau mansion milik alexa semua orang terlihat berbincang hangat.
''mommy dimana kakak lexa?'' tanya Alice yang baru saja datang
''sayang apa kau lupa, kakakmu sudah menikah dan saat ini dia berada di hotel bersama kakak iparmu'' jelas mauren sambil terkekeh
''aku melupakannya'' alice menggaruk kepalanya yang tidak gatal, sungguh ia telah terbiasa ketika malam ia akan kekamar alexa untuk sekedar bercerita tentang apa yang saja ia lakukan.
''kemarilah'' dengan cepat alice mendekat kearah mauren kemudian duduk disampingnya
''bagaimana sekolahmu?''
''baik mommy'' jawab alice pelan, ia menikmati pelukan mauren yang terasa begitu hangat dan nyaman.
''kakakmu pernah mengatakan jika kau tidak ingin kuliah'' ucap mauren lembut,dengan tangannya mengelus rambut panjang milik alice
''ya mommy, aku ingin fokus pada dunia musik, apa itu boleh?'' tanya alice takut takut, meski keluarga ini begitu tulus menyayanginya namun ia tetap merasa sungkan, dan ia sadar jika ia bukan keluarga asli dari alexa. jadi ia tidak berhak besikap semena mena, melainkan ia harusnya bersyukur
''tentu sayang, hanya saja kau perlu tau terkadang dunia musik tidak semulus yang kita kira''
''aku tau mommy, aku telah memikirkan ini matang matang, aku sangat bahagia ketika mommy kakak dan yang lain mendukungku'' sahut Alice penuh semangat, membuat mauren dan arga tersenyum hangat
''sayang, kau hanya perlu ingat, jangan pernah menyerah, sesuatu yang indah tidak akan kita gapai dengan mudah, ketika rasa ingin menyerah menyerangmu, kau harus ingat jika kita semua yang ada disini mendukungmu'' timpal arga
''aku akan selalu mengingat kata daddy'' ucap alice penuh haru
sedangkan dihotel, mike meneguk ludahnya kasar ketika melihat alexa yang baru saja keluar dari kamar mandi menggunakan lingrei yang bewarna merah terang,dan terlihat begitu kontraks dengan kulit putihnya.
tubuh mungil, yang tidak terlalu gemuk namun berisi dibagian bagian tertentu membuat tubuh alexa terlihat begitu sempurna.
''apa ini jelek?'' tanya alexa ketika mike hanya diam dengan menatap intens tubuhnya, sungguh ia dibuat kalut saat tidak melihat pakaian yang layak untuk di pakai,dengan maksud hanya puluhan lingrei yang tersedia.
''tidak sayang, kau sangat cantik'' jawab mike dengan suaranya yang mulai serak, ia mendekati alexa kemudian menggendongnya
mike mulai mencium bibir alexa yang tengah berada di gendongannya, m*****t kemudian m******p bibir manis yang telah menjadi candu untuknya.alexa menggalungkan tangannya keleher mike dan mulai membalas serangan lidah suaminya itu.
mike meletakkan alexa di tempat tidur dengan pelan,tanpa melepas ciumannya yang semakin lama semakin menuntut.
srakkkkk
''mike apa yang kau emmmm'' mike kembali membungkam bibir alexa yang hendak protes
''jangan seperti itu'' ucap alexa pelan saat mike memandangi kedua asetnya, ia mencoba menutupinya menggunakan tangannya
''honey kenapa ditutup,itu terlihat indah,sangat sangat indah'' ucap mike kemudian menyingkirkan tangan istrinya
''emmmm''
sekuat tenaga alexa menahan suara laknat itu ketika Mike menyesap dadanya,ia tanpa sadar m*****s rambut hitam mike.
mike begitu bersemangat ketika mendengar suara alexa yang menurutnya sangat seksi ditelinganya. hingga beberapa lama setelah pemanasan membuat mike tidak tahan lagi. ia kemudian melepas bathrobe yang sempat membungkus tubuhnya.
alexa meneguk ludanhya takut ketika melihat milik mike yang besar dan panjang itu kini telah berdiri tegak
''aa aku takut, apa itu muat?'' cicit alexa membuat mike tersenyum
''aku janji akan pelan,apa aku bisa memulainya?'' tanya mike dengan suara beratnya, ia tidak bisa menahan hasratnya lebih lama lagi
''ya'' jawan alexa pelan.
setelah mendapat lampu hijau mike kembali mencium bibir istrinya dengan lembut, dengan gerakan perlahan ia mengarahkan miliknya pada milik alexa yang terlihat begitu menggoda sejak tadi
''ssssssttttt'' alexa meringis ketika merasa milik mike mulai masuk kedalam miliknya, dan itu terasa sakit bagai sesuatu yang berada didalam tubuhnya dirobek secara paksa
blessssh
''maaf honey'' lirih mike ketika melihat air mata istrinya, ia merasa bersalah
''kita bisa berhenti,kita akan lanjutkan nanti'' ucap mike namun segera dihentikan oleh alexa
''kita lanjutkan sekarang, jika sakit itu adalah hal yang wajar karna ini adalah yang pertama untukku'' jelas sambil tersenyum,ia berusaha menahan nyeri dibawah karna tak sanggup melihat wajah mike yang dipenuhi rasa bersalah
''apa kau yakin honey''
tanpa menjawab alexa memilih m*****t bibir mike, dan tentu saja itu berhasil membangkitkan gairah suaminya itu
''apa aku boleh bergerak?'' tanya mike ketika ciumannya terlepas
''pelan pelan'' mike dengan cepat mengangguk,ia kemudian menggerakkan badannya dengan pelan namun semakin lama semakin cepat.
membuat alexa yang tadi meringis karna rasa sakit kini berganti dengan rasa nikmat yang susah dijabarkan dengan kata kata.
suara d*****n pasangan itu terdengar memenuhi kamar hotel, hingga tak berselang lama tubuh alexa merasa aneh, ia merasa ada sesuatu yang ingin keluar
''mi mike ak aku ingin pipis''
''keluarkan saja honey, jangan ditahan'' dan tak berselang lama setelah mike mengatakan itu
''sebut namaku honey''
''arggh mikeeeeeer'' teriak alexa ketika telah mencapai pelepasannya
setelah melihat istrinya mulai tenang, mike kembali bergerak untuk mencapai titik pelepasannya
pertempuran mereka berlangsung lama, hingga terhenti saat alexa merengek jika miliknya terasa sangat sakit. dan tentu saja berhasil menghentikan kegilaan mike yang telah menjadi candu dengan tubuh alexa
hai hai kesayangannya author
maafkan jika chapter ini tidak sesuai ekspektasi kalian, soalnya author ngak ngerti yang begituan,tapi untuk kalian yang komen minta chapter ini, akhirnya author buatin dengan modal pernah baca novel2 yg memiliki bagian seperti itu.
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni