
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
setelah kejadian itu, alexa kehilangan ***** makannya, ia tidak berminat makan sedikitpun, padahal tadi ia merasa sangat lapar. ia hanya mengatakan pada mike jika ia ingin pulang.mike yang mengetahui mood calon istrinya yang sudah hancur memilih menuruti keinginannya.
di dalam mobil suasana sangat hening,mike mendekap tubuh alexa dengan erat dan beberapa kali mencium kening gadisnya itu.alexa menutup matanya,namun ia tidak tertidur dan ia juga merasakan jika mike beberapa kali melabuhkan ciuman di keningnya. namun ia tidak masalah akan hal itu ia membiarkan mike melakukan apa yang ia mau.
hingga tak terasa mereka telah sampai diistana megah alexa, semua bodyguard berbaris menyambut nona muda mereka.
mereka benar benar terkejut saat melihat alexa yang turun dari mobil dengan tangan yang berbalut perban. mereka mengepalkan tangan dengan penuh amarah.
''siapa yang berani melukai nona muda kami'' batin mereka semua yang menggeram marah
alexa menghiraukan mereka, bahkan mike pun tertinggal karna alexa langsung saja masuk setelah turun dari mobil. mauren yang mengetahui jika putrinya telah pulang segera tersenyum, namun itu hanya sebentar saat matanya melihat tangan putrinya yang tengah terbalut dengan perban
dengan khawatir ia mendekati putrinya mengecek tubuh putrinya bagian mana lagi yang terluka.
''sayang bagaimana tanganmu bisa terluka'' tanya mauren dengan mata berkaca kaca
''aku tak apa mommy'' jawab alexa singkat
''mommy tidak bertanya itu alexa, mommy bertanya bagaimana tanganmu bisa terluka''
mike yang baru saja masuk segera menjawab ketika melihat alexa diam
''gelas yang gadisku pegang tadi tiba tiba pecah mommy'' jelas mike berbohong,ia tau jika calon mertuanya itu memiliki hati yang sangat lembut
''tiba tiba pecah? bagaimana bisa?''
''mungkin karna minuman yang terlalu panas mommy''
''lain kali hati hati, dan periksa sebelum memakai peralatan yang lain, aku tidak mau kamu terluka sayang'' jelas mauren yang seolah percaya dengan kebohongan mike
''iya, mommy aku lelah ingin istirahat''
''baiklah istirahatlah'' jawab mauren kemudian mengecup kening putrinya
mike dan yang lain menatap punggung alexa yang mulai menjauh. mauren seketika menatap mike dengan penuh selidik
''mike, kau tidak membohongi mommy kan?'' tanya mauren dengan mata memicing pada mike
''tentu, aku tidak akan berani membohongi mommy'' timpal mike dengan memasang ekspresi senatural mungkin
''baiklah, sekarang kau harus lebih berhati hati lagi dalam menjaga putriku,aku tidak sanggup melihat dia terluka meski hanya luka kecil''
''tentu mommy aku akan menjaga dia dengan seluruh kemampuanku, maafkan aku karna tadi alexa sempat terluka'' jelas mike dengan penuh sesal, ia juga tak sanggup melihat gadisnya terluka ataupun bersedih, ia merasa dirinya benar benar bodoh karna tidak bisa membahagiakan calon istrinya.
''ini bukan salahmu nak, ini salah dari manager restoran itu karna tidak memperhatikan perabot mereka yang sudah tidak layak digunakan'' mauren menepuk bahu kokoh mike
''bagaimana dengan pakaian yang akan digunakan alexa besok?'' tanya mauren yang berusaha mengalihkan pembicaraan
''sudah siap mommy, mereka akan mengirimkannya nanti malam dan untuk mobil gadisku akan dikirim juga nanti malam'' jawab mike sambil tersenyum
''itu bagus, alexa pasti merasa senang''
''ku harap seperti itu'' lirih mike
sedangkan didalam kamar mawah miliknya alexa tengah berendam dengan air hangat,berharap dengan berendam mampu meredahkan amarahnya. alexa terlihat tengah memejamkan matanya menikmati rasa hangat yang menyentuh kulit putih dan mulusnya itu.
tak berselang lama kelopak mata indah itu bergerak, alexa perlahan lahan membuka matanya.tatapannya yang sangat dingin dan begitu mengerikan. alexa meraih ponsel mewah miliknya menekan nomor seseorang yang ada disana
tak berselama panggilanpun tersambung
"kirim beberapa virus ke sistem perusahaan AX, tidak perlu virus yang kuat, kirim saja virus level lima" ucap alexa dingin
"baik nona muda" panggilan pun terputus
alexa menghela nafasnya kasar, ia kemudian bangun dari posisinya meraih kimono miliknya.
di sisi lain bawahan AX terkena amukan dari mario,salah sedikit saja mereka akan mendapatkan pukulan membabi buta dari bodyguard milik mario. sejak kejadian tadi yang membuat mario di usir dari restoran, maka setibanya dikantor bawahan mario yang menjadi sasarannya.
mereka ingin sekali mengelak dan memberontak, namun mereka tidak bisa karna mereka masih membutuhkan perkerjaan untuk menghidupi anak istri mereka dirumah
mario tersenyum puas melihat bawahannya yang kini babak belur. namun tak berselang lama pria yag menjadi tangan kanannya masuk menorobos,dengan keringat di tubuhnya serta raut wajahnya yang terlihat panik membuat mario seakan mendapat firasat buruk.
"aku tidak ingin mendengar kabar buruk" ucapnya langsung
"maafkan saya tuan besar,tapi saya harus menyampaikan ini karna ini adalah berita yang penting"
"sistem perusahaan kembali diserang, orang tersebut mengirim beberapa virus yang menyebabkan sistem tidak bisa berfungsi dengan baik, dan kita tidak mengetahui siapa yang mengirimnya namun saya curiga jika orang itu adalah orang yang sama yang merusak sistem kita yang dulu" jelasnya
mata mario berkilat penuh amarah, ia menendang meja hadapannya membuang buku berkas atau barang barang yang terlihat dalam pandangannya.
siapa dia? apa aku pernah menyinggungnya? batin mario bertanya tanya
namun saat ini amarahnya tidaklah penting,karna ia harus memperbaiki sistem perusahaan sebelum beberapa informasi penting dari perusahaannya tersebar luas.
"minta hacker yang dulu untuk memperbaiki sistem kita kembali"
"saya telah mengirimkan email seperti yang anda peritahkan itu sebelumnya tuan besar, tapi orang itu meminta bayaran yang tidak sedikit"
"berapa? "
"dua puluh triliun"
"apa? bagaimana dia bisa meminta bayaran sebanyak itu" teriak mario
meski ia mampu membayarnya,tapi menurutnya itu harga terlalu mahal bahkan lebih mahal dari jika ia memenangkan dua tender.
"sial"
ingin menolak namun mario tidak punya pilihan lain
"kirimkan uang seperti yang ia minta, tapi minta ia lebih memperbaiki sistem perusahaan kita, dan kalau bisa minta dia melacak siapa yang mengirim virus itu" perintah mario
"baik tuan besar" setelah melihat tangan kanannya menjauh, mario memghempaskan dirinya di sofa, dalam hatinya terselip tanda tanya besar.
"siapa yang mengirim virus itu? "
sedangkan orang yang melakukan itu terlihat begitu santai, ia duduk di kursi miliknya sambil menikmati wine mahal yang telah menjadi minuman kesukaannya. ia tersenyum tipis ketika melihat email yang masuk di komputer miliknya
"kau harus membayar untuk luka yang kuterima tadi" gumam alexa sambil tersenyum sinis
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni