The Cold Wife Of The Billionaire

The Cold Wife Of The Billionaire
dia tidak pantas bersaing denganku



usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah


tolong hargain usaha author


salam sayang buat kalian


komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update


kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe


happy reading


langkah kaki terdengar begitu nyaring membuat mereka yang ada disana segera mengalihkan perhatian mereka. terlihat seorang gadis yang mempesona dan tentu saja mereka sangat mengenalnya.gadis itu di dampingi oleh dua bodyguard yang mempunyai aura sangat mengerikan, bahkan lebih mengerikan dari bodyguar yang gadis itu bawa sebelumnya.


kedatangan alexa tentu saja membuat suasana dalam perusahaan besar itu seketika hening, mereka diam terpaku dengan kepala menunduk dan tak lupa memberi hormat kepada calon nyonya besar mallory. tentu dalam otak mereka masih terekam jelas bagaimana Michael adya mallory mengamuk karna kedatangan calon istrinya di terganggu. dan pemecatan sekretaris yang telah lama bekerja tentu saja membuat mereka bergidik dan tidak ingin menjadi korban selanjutnya


''nyonya alexa, tuan besar mike ada diruangannya,mari saya antar '' sahut ara sopan, ia sekretaris baru yang menggantikan sela si bibir merah itu


alexa hanya mengangguk kemudian mengikuti langkah sekretaris baru itu bersama vektor dan jeff dibelakangnya.


''silahkan nona'' ucap sekretaris itu, sambil membukakan pintu ruangan mike untuk alexa


alexa menaikkan alisnya sebelah ketika melihat seorang wanita berada diruangan itu. sepertinya wanita itu tak merasakan kedatangan alexa karna dilihat wanita itu terihat sibuk memoleskan lipstik di bibirnya.


''ehhh siapa kau'' tanya gena terkejut melihat kedatangan wanita yang begitu cantik, bukan terkagum namun gena merasa iri sehingga memandang wanita itu dengan tatapan sinis


''jangan bilang kau cantik maka kau bisa berlaku seenaknya, apa kau tidak tau ini ruangan siapa?'' ejek gena


''jangan jangan kau ingin menjual tubuh dengan kecantikanmu itu pada tuan mike''


brakkkk


gena membulatkan matanya karna terkejut, mata beralih menatap kursi yang tadi didudukinya kini telah hancur karna pria yang bersama wanita tadi melemparnya dengan kuat. jika saja ia tidak bergerak cepat ia sudah terkapar di lantai saat ini, untung saja ia masih sempat mengelak meski ia masih terkena ujung kursi itu hingga melukai lengannya, bahkan pakaian yang digunakan sobek di bagian lengan


''bidikanmu tidak tepat sasaran vektor, kau harus berlatih dengan giat'' ucap alexa dingin


''maafkan saya nona muda'' vektor membungkukkan badannya


''heii kau, apa yang kau lakukan ha,kau hampir saja membunuhku'' teriak gena setelah tersadar dari keterkejutannya


''apa kau tidak tau siapa aku?''


''tidak, kau tidak penting'' jawab vektor dingin


perkataan vektor membuat gena meradang, selama ia hidup tidak ada yang pernah memperlakukan dirinya seperti itu.tentu saja karna status keluarganya yang patut di perhitungkan di negara ini


''kau siapa ha?''


''oh aku tau wanita itu pasti telah memberikan tubuhnya juga padamu,maka dari itu kau membelanya''


plakkk


tamparan begitu kuat di pipi mulusnya membuat gena tersungkur, darah segar keluar dari hidung dan bibirnya, dan itu cukup menandakan jika tamparan vestor tidak main main


gena meringsut takut saat vestor menjalan mendekatinya dengan aura yang begitu menyeramkan.


''stttttttt'' gena seketika meringis ketika vestor mencengkram pipinya kuat


''apa kau tau, bahkan harga dirimu tidak sebanding dengan harga kaus kaki nona mudaku''


''aku akan melapor pada kepolisian'' ucap gena terbata bata


''hahaha,lapor? silahkan apa kau pikir aku takut?'' vektor tertawa dan terdengar begitu mengerikan ditelinga gena


''jangankan kau, aku bahkan bisa membunuh siapapun yang menghina nonaku'' lanjutnya dengan nada dingin dan datar


''ada apa ini'' teriak mike yang baru saja keluar dari kamar mandi,entah mengapa setelah bersama alexa mike merasa tubuhnya aneh, ia akan merasa mual ketika melihat wanita lain berlenggak lenggok dihadapannya,itu membuatnya merasa jijik.


jadi saat gena datang, mike kekamar mandi karna tak kuasa menahan gejolak diperutnya.dan kembalinya dia diruangan ini tentu saja membuat ia terkejut ketika melihat gena, perwakilan dari perusahaan crops yang ingin mengajukan kerja sama kini telah terkapar di lantai dengan wajah lebam di bagian pipinya


gena yang melihat kedatangan mike merasa bahagia,ia berfikir jika mike akan berlaku adil untuknya. dengan memasang wajah polos dan tidak berdaya ia berusaha mendapat simpati mike


''tuan mike,maaf kan saya atas kekacauan ini'' ucapnya dengan nada penuh rasa bersalah yang dibuat buat


jika ia pikir mike mendengar segala perkataanya maka ia salah, pandangan mike hanya tertuju pada alexa yang tengah duduk santai dikursi kebesarannya seolah tidak terjadi apapun disini.


''tuan mike saya''


''honey''


seketika gena menegang di tempatnya,semua yang telah ia rancang di otaknya bagai menguap begitu saja


''honey?maksudnya?jangan bilang gadis itu?'' batin gena tidak percaya


''kau terlalu lama, dan kau tau aku tidak suka menunggu'' alexa berucap dengan datar


mike segera berjalan mendekati alexa,ia takut jika gadisnya itu benar benar marah padanya


''honey maafkan aku, aku tidak bermaksud membuatmu menunggu,tadi aku tiba tiba mual dan aku pergi ke toilet sebentar'' jelas Mike


"kau sakit? " tanya alexa datar namun mike bisa merasakan jika gadisnya itu tengah merasa cemas, dan itu tentu saja membuatnya sangat bahagia


"jangan terlalu memaksakan dirimu, kau perlu istirahat"


blusssh


wajah mike seketika memerah ketika mendengar perhatian alexa, ahh ingin rasanya ia berteriak jika ia sangat bahagia saat ini.


mike kemudian mengangkat tubuh mungil alexa, menggantikan dirinya duduk di kursi itu sedangkan alexa duduk di pangkuan mike.


"terima kasih, telah mengkhawatirkan ku, aku sangat bahagia" ucap mike yang membelitkan tangannya memeluk pinggang ramping milik gadisnya itu


"hmm tapi aku sedang kesal" mike mengerutkan keningnya ketika mendengar perkataan gadisnya itu, seketika suasana diruangan itu berubah


"dia menyukaimu" alexa mengarahkan dagunya pada gena yang masih duduk di lantai dengan ekspresi kosongnya, ia masih tidak percaya jika gadis itu memiliki hubungan dengan mike, pria incarannya


"apa kau takut jika aku berpaling darinya? " tanya mike dengan hati berbunga bunga,ia sungguh senang jika di cemburui oleh gadisnya itu


"tidak"


"kenapa? "


"dia tidak pantas bersaing denganku" jawab alexa acuh


"kau benar" mike terkekeh mendengar jawaban pedas gadisnya itu


"alex"


alex yang berada diluar segera masuk keruangan bosnya itu, seolah mengerti apa keinginan bosnya ia dengan cepat mengangguk kemudian keluar dari sana.


''sayang suruh dia membawa wanita keluar, aku mual melihatnya'' lirih mike yang menaruh wajahnya ke ceruk leher alexa


''vektor bawa kotoran itu keluar'' vektor yang diperintahkan seketika mengangguk, ia kemudian menyeret wanita itu keluar tanpa mempedulikan teriakan gena,karna vektor menyeretnya dengan cara menariknya kuat.


hai hai kesayangannya author


makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author


tetep dukung author yah


like


comment


rate bintang


vote sebanyak banyaknya


biar author makin rajin update buat kalian


sarangheo😘


ig:magfiraramadhni