
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
tubuh mike menegang ketika melihat apa yang terjadi di hadapannya. tadi setelah alexa pergi ia dengan cepat menyelesaikan meetingnya.
sangat berbeda jauh saat dirinya melakukan meeting yang akan memakan waktu berjam jam, tentu karna alasan ia tidak mau membuat istri tercintanya menunggunya.
namun apa yang terjadi di hadapannya berhasil. membuat jantungnya yang serasa ingin loncat begitu saja dari tempatnya
alexa istrinya itu hampir saja tertabrak oleh sebuah mobil yang melaju begitu cepat,namun sebelum mobil itu sampai alice lebih dulu mendorong istrinya yang langsung di tangkap oleh vektor,namun naas alice yang tertabrak oleh mobil itu, tak hanya sampai disitu tubuh alice kemudian terbentur di tiang hingga terjatuh terkapar di jalan. suara begitu nyaring hingga membuat orang orang tersentak kaget.
''honey kau tak apa?'' tanya mike yang saat ini memeluk alexa
''alice alice adikku'' teriak alexa histeris, ia kemudian berlari mengampiri alice yang telah terkapar di jalan dengan tubuhnya yang tak henti hentinya mengeluarkan darah.
''bawa adikku bodoh'' teriak alexa murka,wajahnya kini pucat pasih,badannya gemetar hebat, bayangan kehilangan keluarganya dimasa lalu membuat dirinya takut setengah mati
dengan sigap mike menggendong tubuh alice yang terluka parah,ia tidak mempedulikan pakaiannya yang ternodai oleh darah Alice
''vektor bawa mobil ini dengan kecepatan penuh, tabrak apapun yang menghalangi jalan kita'' perintah alexa yang kini di landa rasa panik ,ia memangku kepala alice yang tak henti hentinya mengeluarkan darah.rasa bencinya pada kotoran seakan hilang begitu saja
''baik nona muda'' vektor kemudian melajukan mobil milik alexa dengan kecepatan penuh
''kosongkan jalan, siapkan dokter untuk segera menyambut kedatangan kami'' ucap vektor yang sedang berbicara pada almero dengan earpiece khusus yang terpasang ditelinganya.
''sayang tetap buat alice sadar, ajak dia berbicara'' ucap mike yang duduk di samping vektor
''ba baik''
''heii adikku kau kuat bukan, jangan pejamkan matamu kakak mohon'' lirih alexa yang menepuk pipi Alice
dengan susah payah alice membuka matanya, ia menatap kakaknya sayu, ia berusaha untuk tersenyum ketika mengetahui jika alexa khawatir terhadapnya, dengan sekuat tenaga ia menggerakkan tangannya menyentuh perut datar alexa
''ke ke po na kan ku, ba baik di sa sa na sa sayang''
'''uhukkkk uhukkkkk''
alice terbatuk dengan darah yang menyembur keluar dari mulutnya
''vektor cepat sialan'' teriak alexa panik ketika darah tak henti hentinya keluar dari mulut adik angkatnya itu
''alice bangun sayang heii bangun ku mohon'' tangis alexa pecah ia berulang kali mengecup pipi alice yang telah di penuhi darah
''hiks hiks mike'' alexa semakin panik ketika mata alice terpejam
''honey kita akan sampai'' mike berusaha menenangkan istrinya, ia tau apa arti alice bagi alexa
mobil mewah alexa telah memasuki kawasan rumah sakit, dengan beberapa dokter telah bejejer rapi menyambut kedatangan mereka, bahkan beberapa orang alexa yang menguasai ilmu medis turut hadir, dan juga termasuk profesor youlei yang ikut serta
dengan cepat mike menggendong alice kemudian meletakkannya di brangkar pasien yang telah di siapkan sebelumnya.
beberapa dokter ternama di rumah sakit itu telah menyambut mereka, dengan cepat mereka mendorong brangkar itu ke ruang operasi, mereka harus mengambil tindakan dengan dengan cepat,karna sepertinya gadis mungil ini terluka parah bahkan sangat sangat parah.
mata alexa menatap alice yang telah dibawa keruang operasi, tangannya terkepal kuat.
''vektorrrrrr'' teriak alexa murka
''bawa orang itu kehadapanku, hidup atau mati aku tidak mau tau, aku memberimu waktu satu jam untuk membawanya'' suasana di tempat itu terasa begitu mencekam,tak ada yang berani berbicara karna mereka tahu betul jika dalam keadaan seperti ini alexa bisa membunuh siapapun.
tangan vektor terkepal kuat melihat air mata nyonya nya, bahkan ia bisa melihat dengan jelas bagaimana hancurnya perasaan nyonyanya saat ini.
vektor benci air mata itu, bahkan ia tidak pernah melihat nyonya nya menangis sebelumnya, tidak pernah bahkan sedang terluka parahpun ia tidak pernah melihat alexa menangis.
terbayang beberapa tahun lalu, dimana kondisinya berbading terbalik saat ini. tubuhnya yang begitu kurus dan diperlakukan bagai budak, dan hampir dibunuh secara tragis oleh keluarganya sendiri.
saat ia benar benar pasrah, seorang remaja yang kecantikannya begitu mematikan menolongnya, tak peduli jika remaja itu sempat terkena tembakan bagian betisnya karna menyelamatkannya. sejak saat itu kehidupannya berubah, bahkan sangat berubah ia hidup dengan kehidupan yang begitu layak,diberi pandidikan yang terbaik, namun sayangnya hatinya telah mati, tujuan hidupnya hanya satu, melindungi nyonyanya, alexa yang telah mengeluarkannya dari nereka itu, meski nyawanya harus menjadi taruhannya
wajah vektor mengeras, dengan alisnya tertaut,itu cukup mengejutkan bagi semua orang kecuali alexa, karna ini pertama kali mereka melihat reaksi lain dari pria berwajah datar itu, dan perubahan itu terlihat begitu mengerikan
''bawa dia padaku,terlambat satu detik saja berarti kau siap untuk menyapa ajalmu'' dingin alexa membuat vektor mengangguk
''nyawaku taruhannya nyonya'' setelah mengucapkan itu ia kemudian pergi dari sana
''akhhhhhhhh,aku tidak sanggup jika aku harus kehilangan keluarga ku lagi aku takkan sanggup'' alexa berteriak histeris membuat mike seketika mendekap tubuh istrinya dengan kuat
''honey tenang saja,takkan terjadi apapun pada alice okey''
''tenang kau bilang, apa kau tidak melihat kondisinya tadi, apa kau tidak melihat betapa banyak darah yang ia keluarkan,jawab aku sialan'' teriak alexa,ia melepas pelukannya, menatap mike dengan matanya yang memerah.
namun seketika ia terkejut ketika melihat suntikan yang telah menancap di lengannya, ia kemudian berbalik. menatap jeff dengan tatapan membunuh
''kau akan menerima hukuman dariku''
''saya siap menerima hukuman itu nyonya'' tegas jeff
mike dengan sigap menahan tubuh alexa yang akan terjatuh
''apa yang kau berikan pada istriku'' tanya mike datar
''itu hanya obat penenang tuan mike, tak baik jika nyonya terus mengamuk dengan kondisinya yang sedang hamil'' jelas Jeff yang membuat mike terdiam
''hamil? istriku hamil?'' tanya mike yang berusaha memastikan pendengarannya
''iya tuan mike''
''kenapa dia tidak memberitahuku''ucap mike yang matanya tertuju pada alexa yang saat ini berada di gendongannya
''saya akan ceritakan nanti tuan mike, sebaiknya kita anda membawa nyonya alexa ketempat yang lebih nyaman'' saran jeff yang dengan cepat mike menurutinya.
vektor,pria datar itu saat tengah berada di dalam mobil mewah milik alexa, ia terlihat sibuk dengan laptop mewah yang selalu ia bawa,jarinya tak berhenti bergerak di atas keyboard dengan tatapan dinginnya tertuju pada layar laptop.
selain kemampuan beladiri,vektor juga memiliki IQ di atar rata rata sehingga ia menjadikannya anggota khusus yang dipilih langsung oleh alexa. kurang lebih dua menit vektor telah menemukan apa yang ia cari
''sekalipun kau bersembunyi dalam kubur, aku akan menarikmu keluar secara paksa, kematianmu akan menjadi kenangan indah bagi kami semua'' dingin vektor yang kemudian melajukan mobil mewah alexa dengan kecepatan penuh
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni