
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
"bos ayolah bos, makan sedikit saja" bujuk alex frustasi, ia bingung bagaimana agar bosnya itu mau makan
sepulang dari kediaman calon istrinya itu, Mike bagaikan mayat hidup, ia seolah tidak berselerah mengerjakan apapun.jangankan untuk makan,pria yang terkenal dengan kebersihannya itu mendadak hilang begitu saja, mandi?bahkan mike masih menggunakan setelan jasnya yang kemarin.
jika di tanya alasannya, mike akan menjawab dengan sengit jika di badannya menempel bau calon istrinya itu, dan itu bisa sedikit mengobati rasa rindunya. itu terdengar tidak masuk akal bagi yang mendengarnya terutama alex, tapi bagi mike ia tidak peduli dengan pemikiran orang lain tentang dirinya,yang penting rindunya sedikit terobati
"bos makanlah sedikit saja"
"heii diam kau, jika aku bilang tidak yah tidak" sungut mike yang saat ini berbaring di tempat tidur miliknya
"baiklah, ya sudah jangan makan, jika nanti anda mati karna penyakit magg aku pastikan nyonya alexa akan langsung sold out dalam hitungan detik saja"
''berani sekali kau berbicara seperti itu ha'' teriak mike tidak terima
''tapi bos saya mengatakan yang sebenarnya, secara nyonya alexa cantik, baik, kaya,cerdas ahhh dia benar benar idaman para pria, aku yakin jika nyonya alexa di tinggalkan sedetik saja dia pasti akan sold out'' ucap alex yang mulai memanas manasi bosnya itu
"heiii kau, kau menyuruhku makan tapi tidak menyiapkan aku makanan ha" sungut mike, ia tentu saja tidak terima dengan perkataan asisten laknatnya itu, bagaimana jika ia benar mati, ahhh tidak memikirkan jika alexa akan bersama pria lain membuat ia tidak bisa tenang
alex hanya memutar bola matanya jengah, tidak menyiapkan makanan katanya? bahkan ia dan pelayan yang lain telah bolak balik hampir sepuluh kali membawakan pria berkuasa itu makanan tapi mereka selalu saja di usir. tanpa ingin berdebat lagi alex segera memintahkan pelayan di sana agar membawakan makanan untuk pria yang sedang dilanda malarindu itu.
sedangkan diistana milik alexa, semua orang tengah sibuk menyiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pernikahan tuan putri itu, meski mike telah menyiapkan segalanya namun mauren tetap harus memastikan semuanya dengan baik.
namun situasi itu sangat berbeda di kamar yang bernuansa putih itu, terlihat alexa yang tengah duduk di sofa miliknya dengan laptop yang berada di pangkuannya.
''kak lexa ini aku,bisakah aku masuk?'' teriak alice diluar sana
''masuklah''
alice yang baru saja masuk seketika mengerutkan keningnya ketika kakaknya itu masih saja sibuk, seharusnya kakaknya itu perawatan ala ala calon mempelai, tapi kakaknya ini benar benar berbeda.
''kak kau masih saja bekerja?''
''iya''
''kakak tunda dulu,lebih baik kakak fokus pada pernikahan kakak besok''
alexa mengalihkan pandangannya, ia percaya pada mike calon suaminya itu pasti telah menyiapkan semuanya dengan baik, lalu apa yang harus ia persiapkan.
''tidak baik menunda sesuatu yang baik''
''pernikahan kakak lebih baik dari pekerjaan kakak'' timpal Alice
gadis itu kemudian berlari kearah walk in closet milik alexa, alexa terdiam, ia membiarkan alice melakukan apapun yang ia mau, ia tau gadis itu tidak akan membuat keributan meski mereka semua menyayangi gadis kecil itu tapi ia tetap tidak lupa dimana ia berasal.dan itu membuat alexa salut.
tak berselang lama, alice keluar dari walk in closet itu dengan pakaian yang di tangannya
''kakak ayo bersiap siap,kita akan kesalon'' seru alice
''itu merepotkan,aku tidak suka''
''kakak ku mohon, ini permintaan mommy dan daddy mereka akan memarahiku nanti jika aku tidak berhasil membujuk kakak'' pinta alice dengan wajah memelasnya, dan entah mengapa alexa tidak bisa menolak permintaan gadis kecil itu, cara membujuk itu terlihat sama persis dengan cara kaila adiknya dimasa lalu ketika membujuknya.
tak butuh yang lama alexa telah siap,alice terpaku melihat kecantikan kakaknya itu, seolah ia tidak pernah untuk tidak terpesona melihat kecantikan alexa yang tidak membosankan itu.
''kakak lexa kau sangat cantik'' puji alice dengan mulut sedikit terbuka
''aku tau''
alice terkekeh mendengar jawaban kakaknya, ia kemudian menggandeng lengan alexa kemudian meninggalkan kamar itu
***
alex tersenyum puas ketika melihat makanan yang ia bawa tadi telah habis tak tersisa.
''alex coba hubungi lagi ponsel gadisku'' ucap mike lesu
''bos, saya sudah berulangkali mengubungi nomor nyonya kecil tapi tetap saja yang menjawab panggilan itu nyonya besar mauren'' jelas alex, ya sejak tadi bosnya itu terus saja memintanya untuk menelfon alexa dengan alasan ia tidak tahan lagi,namun keinginannya itu tidak terpenuhi kala yang menjawab panggilan itu adalah mauren. ia telah mencobanya beberapa kali namun hasilnya tetap sama.
mike mengehela nafasnya kasar, sungguh ini benar benar berat, ia tidak sanggup, akhirnya ia tau bagaimana rasanya rindu dan itu sangat menyakitkan, ingin rasanya mike membawa gadisnya itu sekarang juga,memeluknya dengan erat,untuk melepas rasa rindunya
''bos sabar sajalah bos, lagi pula bos akan bertemu nyonya kecil besok'' bujuk alex, ia juga tidak tega melihat bosnya seperti itu, terlihat bagai raga yang tidak memiliki nyawa.
''sudah ku bilang, kau diam saja, kau tidak mengerti apa yang aku rasakan'' sungut mike kesal
''honey sekarang kau dimana? lagi apa?'' gumam mike
''bos, nyonya kecil berada di salon'' jawab alex sumringah ketika baru saja ia mendapat pesan dari orang suruhannya untuk mengawasi nyonya kecilnya.
mike mengerutkan keningnya ketika mendengar jawaban asistennya itu yang menurutnya sedang membual
''jangan sok tau kau''
''lihat bos'' alex menyodorkan ponselnya yang memperlihatkan foto alexa
gambar hanya pemanis yah, jadi klau ngak sesuai, di sesuain aja heheh
''kenapa dia memakai baju seperti ini, lihat bahunya,lehernya astaga aku tidak bisa seperti ini aku tidak rela jika orang lain melihat keindahan calon istriku'' mike mengacak acak rambutnya frustasi
''mulai lagi'' batin alex heran dengan sikap bosnya
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni