
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
''kenapa lift ini sangat lelet'' kesal mike
''bukankah aku memerintahkanmu untuk memasang yang terbaik diperusahaan ku, tapi kenapa kau memasang lift lelet seperti ini''
''aku tidak mau tau besok lift ini harus di ganti''
''baik bos'' alex hanya menurut lagi pula tidak ada gunanya berdebat dengan bosnya saat ini. itu akan percuma karna ia akan menjadi sasaran amukan bosnya itu.
''sebenarnya lift apa ini kenapa ini lelet sekali, apa kau memasang lift terjelek di perusahaanku'' kesal mike kembali ia menjambak rambutnya frustasi. alex tidak bergeming sedikitpun ia memilih membiarkan bosnya melakukan apa yang dia mau, memang seperti itu jika sedang jatuh cinta.ahh alex tidak bisa membayangkan akankah ia seperti itu ketika menemukan jodohnya nanti
ting
akhirnya lift terbuka, dengan langkah lebar mike berjalan menghampiri gadisnya yang saat ini tengah mentapnya dingin.
''kau terlalu lama mike dan aku benci menunggu'' ucap alexa datar
''maafkan aku honey, aku sungguh tidak tau kenapa lift itu sangat lelet, mungkin karna alex tidak mengecek lebih dulu lift yang digunakan diperusahaanku'' jelas mike ia mendekap alexa berusaha menenangkan gadisnya itu
sedangkan alex yang menjadi sasaran bosnya itu hanya bisa mengumpat dalam hati.
interaksi alexa dan mike benar benar tak luput dari perhatian semua orang yang ada disana. mereka tidak menyangka jika gadis tadi benar tamu dari bos mereka,tak hanya tamu melaingkan kekasih dari bos mereka
saskia rasanya ingin mati sekarang juga, ia tidak menyangka jika wanita yang sempat ia remehkan tadi adalah kekasih dari bosnya itu. keringat dingin mulai bercucuran dikeningnya.
''ada hemmm, kenapa tidak langsung naik keruanganku saja'' ucap mike lembut ia mengecup rambut alexa dengan penuh kasih sayang.
''tanyakan pada karyawan karyawanmu itu'' cetus alexa
''ambil ini,jangan temui aku lagi'' ucap alexa sambil memberikan tupperware yang digenggamnya.
''honey honey jangan seperti ini sayang'' panik mike ketika melihat alexa akan pergi
''kumohon jangan marah padaku oke, katakan apa yang harus aku lakukan agar kau tidak marah lagi, tapi ku mohon jangan mengatakan kalimat mengerikan itu lagi'' mike memeluk tubuh alexa erat seolah tak ingin melepaskannya
''sebenarnya apa yang kalian lakukan sampai calon istriku marah seperti ini ha'' teriak mike murka membuat bulu kuduk bawahannya meremang
''alex periksa cctv, dan jika kau tau siapa yang mengganggu mood calon istriku minta dia membuat surat pengunduran dirinya hari ini juga''
''baik bos
sedangkan kepala alexa mulai terasa pusing dan perutnya pula semakin sakit.mungkin karna ia hanya makan sedikit tadi pagi, dan juga tadi malam, alexa hanya memakan buah karna tidak berselera.apa lagi saat ini ia tengah datang bulan
''ssttttttt'' ringis alexa ketika perutnya terasa sakit, bahkan tanpa sadar ia mencengkram lengan mike dengan kuat
mike yang terkejut dengan cengkraman alexa,alangkah terkejutnya ia saat melihat gadisnya itu terlihat pucat bahkan mike bisa melihat jelas keringat alexa yang tengah mengucur jelas di dahi gadisnya itu
''honey kau kenapa?'' tanya mike panik
karna pusing dan perutnya yang sakit membuat alexa tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya.untung saja saat ini ia berada dipelukan mike. sehingga dengan sigap menangkap tubuhnya yang akan jatuh
''honey honey bangun,buka matamu jangan buat aku takut'' panik mike,ia kemudian menggendong alexa ala brydal style
''jika diantara kalian adalah penyebab calon istriku seperti ini, bersiap siaplah bertemu malaikat kematian secepat mungkin'' ucap mike dingin dengan menatap tajam semua karyawannya yang ada disana
sedangkan xio, ia dengan sigap menelfon dokter kepercayaan alexa,yang selama ini telah menjadi kepercayaan nona mudanya itu sejak kecil. karna ia tau jika nona mudanya itu sangat tidak suka disentuh oleh orang lain
jantungnya berpacu dengan cepat karna takut jika sesuatu terjadi pada gadisnya itu. membayangkannya saja membuat mike ingin mati sekarang juga. ia tidak akan mempu hidup jika gadisnya itu sampai kenapa napa
ting
dengan langkah lebar mike membawa alexa keruangannya merebahkan alexa dikamar yang berada di ruangannya itu.
''apa kalian telah menelfon dokter?'' tanya mike untuk kesekian kalinya
''ia tuan''
''kenapa lama sekali,jika sesuatu buruk terjadi pada gadisku aku akan membuat ia kehilangan pekerjaannya''
mike terus saja menyeka keringat yang ada didahi alexa, dan sesekali mencium tangan alexa tanpa berniat sedikitpun melepaskannya. mereka semua bisa melihat dengan jelas bagaimana cintanya mike pada alexa
hingga tak berselang lama,seorang wanita masuk dengan seragam dokternya.
''tidak usah mengatakan apapun cepat periksa calon istriku'' sargah mike ketika melihat dokter itu hendak membuka mulutnya
''bisakah kalian keluar,agar saya bisa leluasa memeriksa nona muda'' tentu saja sela merasa tidak nyaman jika diperhatikan seperti itu
xio somu dan alexpun keluar dari ruangan itu, sedangkan mike masih setia menggenggam tangan alexa dengan posesif
''apa? kau pikir aku akan keluar? aku tidak akan melakukan itu, jika kau tidak bisa memeriksa gadisku aku bisa mencari dokter yang lain'' ketus mike
tanpa mau meladeni perkataan pria berkuasa itu, sela memilih untuk memeriksa kondisi nona mudanya dengan baik. ia cukup terkejut ketika ditelfon xio tadi dan mendengar jika nona mudanya itu pingsan.
dengan terburu buru ia mengendarai mobilnya dan akhirnya ia bisa bernafas lega saat mengetahui jika nona mudanya itu dalam keadaan yang baik baik saja.
''bagaimana keadaannya? apa tidak ada penyakit berbahaya? apa aku perlu membawanya keluar negri'' cecar mike
''nona muda tidak apa apa tuan'' belum sempat sela melanjutkan perkataannya mike kembali menyela
''bagaimana bisa kau bilang dia tidak apa apa, sedangkan dia pingsang bahkan lihat wajah gadisku yang pucat itu''
''tuan saya belum selesai bicara, sepertinya nona muda saat ini tengah datang bulan. dan mungkin saja jadwal makan nona tidak teratur''
''tidak ada penyakit yang berbahaya, aku akan menuliskan resep untuk nona muda'' jelas sela
mike yang mendengar itu akhirnya bisa bernafas lega, ia melabuhkan sebuah kecupan dikening alexa. sela yang melihat itu tersenyum tipis melihat nona mudanya yang begitu dicintai oleh seorang pria terlebih pria itu bukan orang biasa tentu turut membuatnya merasa senang dan bahagia
xio dan yang lain yang menunggu diluar segera mendekat ketika pintu ruangan mike terbuka.
''tidak perlu khawatir nona muda baik baik saja, aku telah menuliskan resep obat kau bisa ke apotik untuk membelinya'' jelas sela yang menyerahkan secarik kertas pada xio
hai hai kesayangannya author
segini dulu yah, sebenernya author lagi sibuk soalnya pekerjaan author lagi numpuk, tapi tetep usahain nulis buat kalian. maaf yang sebesar besarnya untuk kalian readersku
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni