
beberapa hari berlalu, mario kini mulai bisa bernafas lega. merasa tak ada pergerakan dari alexa membuat angin segar terasa masuk dalam pengirupannya,ia yakin jika mr t telah melakukan sesuatu untuknya.
mario tampak duduk di kursi kebesarannya dengan segelas wine yang selalu menemaninya.
tok tok
''masuk''
sang asisten telihat berjalan mendekatinya. mario nampak acuh, ia memilih memejamkan matanya sembari menikmati rasa khas wine yang begitu menyenangkan masuk dalam tenggorokannya.
''terjadi masalah serius di perusahaan''
satu kalimat itu berhasil membuat mario tersentak kaget, dan ketika mendengar penjelasan lucas bisa dilihat bagaimana ekspresi mario saat ini. wajah yang menggelap dengan tangannya yang terkepal kuat.
dengan cepat ia meraih jas miliknya, kemudian bergegas meninggalkan ruangannya bersama lucas yang senantiasa mengikuti langkah tuannya itu.
di tempat lain, di sebuah manshion mewah yang bergaya eropa.
''apa yang kau katakan''
tanya pria tampan itu datar. ia cukup tak senang mendengar apa yang baru saja disampaikan oleh sang asisten.
''keamanan perusahaan telah di tembus oleh seseorang dan beberapa musuh telah berhasil mengambil sebagian data penting di perusahaan''
''karna sistem keamanan perusaan di retas ada beberapa perusahaan menarik kembali kerja samanya''
''mereka cukup ragu dengan sistem keamanan milik perusahaan yang berhasil di retas''
jelas leon.
''kau tau siapa pelakunya?''
''dia menyebutkan dirinya secara terang terangan bos, setelah sistem di pulihkan, orang itu menuliskan namanya''
''siapa''
''alexa graciela axel''
bisa dilihat bagaimana ekseprsi tristan saat ini, rahangnya terlihat mengeras dengan gigi yang terkatup rapat. Terlihat begitu menakutkan membuat orang lain memandangnya ngeri
''aku benar benar terlalu meremehkan gadis itu''
desisnya dengan penuh kemarahan.
''bagaimana informasi gadis itu?''
''kami telah berhasil melacaknya meski harus mengorbangkan satu komputer baru kita rusak terserang virus, bos''
''kau tahu kelemahannya?''
''nona alice, yang merupakan adik dari nona alexa,itu adalah kelemahannya''
''menurut informasi, nona alexa pernah kehilangan kendalinya saat nona alice menjadi korban tabrak lari oleh salah satu musuhnya''
''dan tak hanya dari satu tapi dari berbagai informasi juga mengatakan jika nona alice merupakan kelemahan nona alexa, maka tak heran jika nona alexa begitu ketat menjaga adiknya''
tristan terlihat menarik ujung bibirnya
''gunakan adiknya untuk menjadi pancingan kita dari segala sisi''
''baik bos''
Ucap leon kemudian berlalu dari sana
disalah satu ruangan khusus di mansion milik alexa, terlihat semua para ketua dari masing masing kelompok kini berkumpul, tak ada percakapan, mereka hanya berdiam sembari menunggu seseorang. hingga pintu mulai terbuka.
senua orang yang ada di dalam ruangan itu tampak berdiri dari tempat duduk mereka, kemudian membungkukkan badan memberi hormat ya pada seseorang yang baru saja masuk dalam ruangan tersebut.
alexa,wanita itu hanya menganggukkan kepalanya, kemudian berjalan menuju kursi khusus miliknya. tangannya bergerak meraih ipad di depannya.
terlihat sejenak ia sibuk dengan itu, hingga tak lama layar besar yang ada di ruangan itu mulai memperlihatkan suatu gambar. yang nampak seperti sebuah peta.
''ini adalah ruangan bawah tanah milik pria itu''
alexa mulai membuka suara.
kemudian tangannya bergerak menggeser layar di ipad miliknya
''dan ini ruangan ruangan dari ruangan bawah tanah dari pria itu''
''bagaimana pendapatmu almero?''
''Karna dia merupakan pemimpin dari dunia hitam, maka sudah di pastikan jika semua ruangan itu tak sesederhana dari kelihatanmya''
jawabnya
''dari analisahku, bisa dilihat terdapat beberapa dalam tembok ruangan itu yang terdapat pola pola yang berbeda di atasnya, dan jika di lihat lebih teliti setiap pola di dinding itu memiliki cekungan yang berbeda''
''ada dua hal menurutku, jika itu bukan kamera maka kemungkinan besar itu adalah sebuah penyimpanan senjata khusus yang dibuat untuk para pemberontak ataupun jenis musus yang lainnya''
tambah almero
''yang lain?''
''nyonya, menurut saya itu bukanlah tempat senjata yang biasa mereka gunakan, melaingkan untuk jebakan yang mampu membunuh musuh yang menyelinap,yang mana alat yang mampu mematikan musuh dalam sekejab''
''bisa kita lihat, dalam ruangan ruangan tertentu, tidak terdapat ventilasi udara,maka saya pastikan jika ruangan itu merupakan ruangan penting dari ruangan ruangan yang lainnya''
''bahkan kita juga bisa melihat dengan jelas perbedaanya,orang yang berjaga di ruangan itu terlihat menggunakan alat tertentu di banding dengan penjaga yang lain''
kini mata semua orang tertuju pada layar besar dihadapan mereka
''kalian benar, dan ini juga tugas terbaru untuk kalian yang bertugas di bagian laboratorium''
sahut alexa
''baik nyonya''
jawab mereka serempak
cukup lama, karna pertemuan itu berlangsung satu jam lamanya, hingga di akhiri karna ini jadwal alexa untuk meminum vitamin yang diberikan dokter untuknya.
saat ini dirinya duduk di sebuah taman, dengan erphone ditelinganya alexa terlihat memejamkan matanya. tak ada yag tau apa yang sebenarnya di dengar olehnya. hingga ia perlahan membuka matanya dengan senyum miring yang menghiasai bibir tipisnya.
''nyonya ini vitaminnya''
sahut pelayan dengan sopan
alexa mengulurkan tangannya, menerima obat yang diberikan oleh pelayan itu kemudian segera meminumnya.
''dimana Alice?''
''nona alice sedang melakukan terapi bersama dokter,nyonya''
alexa menganggukkan kepalanya ketika mendengar jawaban pelayan itu.
di tempat yang berbeda, di perusahaan Axel
''kenapa ini bisa terjadi''
teriak mario murka, beberapa karyawan telah menjadi sasaran akibat kemarahannya.
mario mengusap wajahnya kasar, matanya yang memerah kini tertuju pada televisi di hadapannya. kini dirinya menjadi topik perbincangan hangat di seluruh kalangan bisnis
mario axel, ternyata dalang dari kecelakaan dari sepasang suami istri pewaris dari perusahaan axel.
topik itu berhasil membuat darahnya mendidih,dan yang semakin membuatnya gila adalah, keluarga dari ponakannya itu tak menuntutnya karna alasan kekeluargaan.
Yang benar saja
ribuan hingga jutaan pujian untuk keluarga ponakannya itu, sedangkan untuk dirinya,komentar komentar buruk dan berbagai kutukan sumpah serapah ditujukan untuknya.
''tuan anda sebaiknya menahan emosi anda sebelum kembali terbaring di rumah sakit tuan''
kini asistennya itu kembali mengingatkan dirinya, ya akhir akhir ini tensi darahnya benar benar naik, dan jika emosinya terus saja tak terkontrol bisa dipastikan ia kembali terbaring di rumah sakit, dan tentu saja ia tak mau itu.
mario menghempaskan tubuhnya di salah satu sofa yang ada disana, sedangkan ponsel miliknya dan milik asistennya benar benar tak berhenti berbunyi dari tadi.
ia merasa enggan menanggapinya karna ia tau yang meghubunginya saat ini adalah para pemegang saham dan dewan deriksi.
yang tentu saja mereka merasa gelisah karna terbongkarnya kejahatan dari CEO Axel group. mereka yakin jika dalam hitungan jam harga saham dari Axel group akan terjun bebas.
''sial'' maki mario
''siapkan mobil, kita akan meminta bantuan dari Mr T''
perintah mario
''baik bos''