
mata para wartawan kini di buat takjub dengan apa yang mereka lihat.
saat ini mereka semua tengah berada di sebuah ruangan yang begitu luas dengan dinding yang terbuat dari kaca sehingga mereka bisa melihat terdapat sebuah danau buatan begitu indah di pandang mata.
tatapan kagum terlihat begitu jelas dimata para wartawan,tak hanya keindahan pulau buatan, bangunan yang selama ini membuat mereka penasaran ternyata begitu mewah,bahkan sangat sangat mewah.
mereka semua benar benar dibuat tak mampu berkata kata,dengan pikiran yang semakin di geluti dengan rasa penasaran yang semakin besar dengan identitas pemilik dari perusahaan baru ini.
ruangan mewah hampir di penuhi dengan puluhan para wartawan yang telah di pilih khusus untuk meliput acara itu,sedangkan para wartawan yang tidak terpilih berada di luar ruangan tersebut namun mereka masih bisa melihat dengan jelas karna dinding pemisah ruangan itu terbuat dari kaca.
para bawahan alexa kini berdiri diam dengan mengamati keadaan sekitar begitu teliti,bahkan hampir di setiap sudut ruangan terdapat beberapa penjaga khusus yang memiliki tugas masing masing.
suasana yang tadinya riuh seketika hening, ketika mata mereka menangkap sosok pria tampan dengan setelan jas hitam yang terlihat begitu pas di tubuhnya kini tengah berjalan kedepan
mereka dengan cepat menyiapkan kamera mereka.hening, tidak ada sahutan apapun, hanya terdengar langkah kaki pria tadi dengan beberapa bodyguard yang berjumlah empat orang yang berjalan di belakangnya.
david berjalan lurus, tanpa merasa gugup sedikitpun,karna sejak dulu alexa telah menyiapkan mentalnya untuk menghadapi situasi apapun.
tepat di tempatnya, david terhenti ia menatap para wartawan dengan senyum menawan yang terukir di bibirnya.
''selamat pagi semuanya'' sapa david ramah tanpa menghilangkan kesan wibawanya
kini kamera wartawan menyoroti wajah tampan itu, ini adalah saat saat yang mereka tunggu.
''terima kasih karna telah berkenan hadir hari ini, untuk acara peremesmian perusahaan kami''
''saya tau pertanyaan yang saat ini terlintas di otak kalian semua'' jedanya dengan senyum menanwan kembali tersungging di bibirnya
''dan jawaban dari pertanyaan itu adalah, tidak. kalian salah, saya bukan pemilik dari perusahaan ini, saya david yang tak lain adalah kaki tangan dari pemilik perusahaan ini'' jelasnya membuat para wartawan kembali di landa penasaran yang tak kunjung usai
''lalu kapan dia akan datang?'' teriak salah satu wartawan yang benar benar tidak sabar untuk menunggu lebih lama lagi.
''pertanyaan yang bagus, kalau begitu kita sambut nona Alexa Graciela Axel,yang tidak lain adalah pemilik dari perusahaan ini'' seru david yang membuat para wartawan tercegang di tempatnya.
''keluarga Axel? bukankah keluarga itu telah lama tiada?''
pertanyaan kembali menggeluti pikirian mereka semua,namun seketika terbuyarkan dengan sorakan demi sorakan yang terdengar begitu nyaring di telinga mereka
mata mereka menangkap sosok wanita mungil dengan kecantikannya yang begitu memukau, wanita itu berjalan dengan penuh wibawa dengan ekspresi datar nan dingin di wajahnya menandakan jika sosok ini tidak mudah untuk di sentuh.
''ya tuhan,apakah ini khayangan''
''astagaa apakah dia seorang dewi''
''aku tidak pernah melihat wanita secantik dia''
''dia benar benar wanita tercantik di dunia ini''
sahutan para wartawan yang kini terpukau dengan kecantikan alexa, seolah pertanyaan yang ada di benak mereka menguap begitu saja.
namun berbeda dengan alexa, ia tidak peduli dengan sorakan itu, dengan santai ia duduk di tempat yang telah di siapkan untuknya. karna hari ini tak hanya memberi sambutan,alexa juga akan membuka sesi tanya jawab. dimana pertanyaan yang akan di ajukan telah di pilih sebelumnya
''selamat pagi, terima kasih telah berkenan hadir di perusahaanku'' sahut alexa datar namun memberikan senyum tipis di bibirnya yang kembali membuat semua orang terpesona akan kecantikannya
''tidak banyak kata yang akan aku ucapkan, namun aku harap jika perusahaanku mampu di terima dengan baik oleh masyarakat,kami akan berusaha menciptakan produk yang tidak akan mengecewakan kalian''
''perusahaan yang kini akan dikenal dengan AGA group''
prokk prokk
tepuk tangan kini terdengar menggema di ruangan itu. kamera tak henti hentinya mengambil gambar alexa yang terlihat begitu memukau.
hingga kini sesi tanya jawab pun dimulai.
''silahkan di ajukan pertanyaannya'' sahut david yang duduk di samping alexa
kini wartawan yang telah di pilih untuk mengajukan pertanyaan itu berdiri dari tempat duduknya
''jika saya tidak salah dengar, tuan david tadi menyebutkan jika nama anda adalah Alexa Graciela Axel,itu berarti anda berasal dari keluarga axel yang memiliki perusahaan besar di canada? apa itu benar?''
suasana kembali hening ketika wartawan itu telah mengemukakan pertanyaannya yang juga banyak mewakili para wartawan yang ada di sana
''ya,aku berasal dari keluarga axel,aku adalah putri dari arga lario axel dan mauren axel'' jawab alexa dengan nada khasnya yang tidak berubah
namun berbeda dengan mereka yang mendengarnya, mereka terkejut bukan main.bagaimana tidak, bukankah keluarga dari arga lario axel telah lama tiada hanya menyisakan mario bern yang kini telah mengambil alih perusahaan besar dari keluarga axel.
meskipun wartawan sebelumnya masih ingin mengajukan beberapa pertanyaan lagi, namun ia tidak bisa, karna peraturan yang telah di tetapkan wartawan yang dipilih hanya bisa mengajukan satu pertanyaan.
''selanjutnya''
setelah david mengatakan itu,kini wartawan yang telah mencapai giliran untuk bertanya berdiri dengan cepat, ia tidak sabar untuk hal itu.
alexa yang mendengar itu tersenyum miring, mata tajamnya berkilat tidak senang, menandakan jika emosinya sedikit terpancing.
bagaimana tidak, pertanyaan itu mengingatkan akan penderitaan keluarganya.
''aku tidak peduli dengan kalian yang ingin percaya atau tidak dengan apa yang aku ucapkan tadi'' jedanya
''tapi aku tetap akan membuktikannya, aku tidak ingin suatu saat kehadiran orang tuaku diragukan oleh kalian semua'' lanjut alexa yang membuat semua yang ada di sana terbelalak tidak percaya
''apakah tuan arga lario axel masih hidup?''
pertanyaan itu kini berkelut di pikiran para wartawan yang ada di sana
''jawaban dari pertanyaan di benak kalian adalah, YA''
''orang tuaku masih hidup dan masih dalam keadaan sehat saat ini''
''bagaimana bisa'' seru para wartawan yang seolah tidak percaya dengan semua itu, ini terlalu mengejutkan, bahkan lebih mengejutkan dari perkiraan mereka semua
saat tengah sibuk dengan pemikiran mereka masing masing, layar di belakang alexa menyala perlahan mulai memperlihatkan dengan jelas peristiwa yang membuat mereka benar benar syok untuk itu.
dalam layar itu, terlihat dengan jelas peristiwa kecelakaan yang di alami arga lario axel dengan sang istri.
tak hanya peristiwa kecelakaan itu, bahkan beberapa video yang memperlihatkan arga dan mauren yang tinggal di sebuah rumah yang tidak besar, namun bukan itu yang menjadi titik fokus mereka semua, melaingkan perut mauren yang mulai membesar, hingga beberapa potongan video dan foto yang menjadi bukti kelahiran seorang bayi mungil yang begitu cantik.
''ku rasa dengan itu kalian bisa percaya'' ucap alexa ketika layar dibelakangnnya kembali gelap
meski terkesan sulit untuk di percaya, namun bukti yang mereka lihat baru saja benar benar memaksa mereka untuk percaya dengan semua itu. dan kini mereka tidak punya alasan untuk tidak percaya.
''selanjutnya''
meski masih dalam keterkejutan, mereka kembali fokus saat salah satu dari mereka kini mengungkapkan pertanyaannya
''lalu apakah tuan mario bern tau jika keluarga dari tuan arga lario axel masih hidup, dan bagaimana dengan perusahaan AX apa akan tetap berada di tangan tuan mario, atau kembali di tangan tuan arga,secara tuan arga adalah ahli waris dari harta milik keluarga axel?''
''tidak, mungkin kakek tidak tau jika kami semua masih hidup, dan untuk masalah harta, kurasa apa yang menjadi milik seseorang akan kembali pada pemiliknya'' alexa tersenyum setelah mengucapkan kalimat itu membuat kamera para wartawan tak henti hentinya mengambil gambar wanita bagai wujud dewi itu.
''selanjutnya''
''perusahaan anda telah menjadi perbincangan dalam kalangan bisnis belakangan ini, karna meski perusahaan ini termasuk perusahaan baru, namun bangunan dari perusahaan ini benar benar sangat mewah, bahkan mengalahkan perusahaan perusahaan lain kecuali Mallory goup''
''apakah dalam membangun perusahaan ini, anda menggunakan modal dari anda sendiri atau, maaf,anda menggunakan harta milik orang tua anda''
''tidak apa, itu pertanyaan yang cukup bagus'' sahut alexa tenang
''aku mengembangkan perusahaan ini dengan apa yang aku punya dalam artian, aku tidak menggunakan harta milik orang tuaku, dan bukankah harta orang tuaku masih berada di tangan kakek mario, kurasa kalian tau betul akan hal itu'' jelas alexa
david yang melihat nyonya telah merasa bosan kini mengambil tindakan
''pertanyaan terakhir''
meskipun mereka keberatan, karna masih ada banyak pertanyaan yang mereka ingin tanyakan namun mereka tidak bisa memaksa akan hal itu.
wartawan yang kini menjadi gilirannya kini dengan sigap berdiiri
''saya akan mengajukan pertanyaan yang telah saya rangkum dari orang orang yang begitu ingin tau jawaban dari pertanyaan saya'' ucap wanita itu secara lugas
''kami semua tentu tau, jika terdapat sebuah akun youtube yang dikenal dengan AGA, dan telah di diketahui AGA sendiri telah memiliki banyak fans dari suaranya yang begitu memikat dan kemampuannya dalam memainkan berbagai alat musik'' jedanya
''tadi anda mengatakan jika perusahaan anda akan dikenal dengan AGA Group,apakah anda memiliki sangkut paut dengan penyanyi misterius itu?''
alexa tersenyum manis, ia menjawab itu dengan binar bahagia yang terlihat jelas di wajahnya
''aku adalah AGA, itu aku ambil dari inisial namaku Alexa Graciela Axel''
''seperti yang saya katakan jika tadi adalah pertanyaan terakhir, apakah nyonya ingin mengungkapkan sesuatu'' ucap david yang matanya tertuju pada alexa
''tentu, aku ingin mengatakan sesuatu'' alexa memperbaiki posisinya, dengan kamera yang kini menyoroti wajah cantik itu. mereka tentu saja penasaran dengan apa yang akan di katakan oleh alexa
''hallu mario bern, kakekku'' ekspresi alexa kini berubah datar dengan mata tajamnya tertuju pada kamera yang ada di hadapannya.
''aku tau kau pasti menonton ini, bukankah kau telah penasaran denganku dalam waktu yang cukup lama'' alexa tersenyum miring.
''kakek, semoga kita bisa bertemu kembali, dan kau harus menyambutku''
''oh ya, karna ini adalah hari yang begitu istimewa bagiku, aku telah menyiapkan hadiah untukmu, kau pasti akan terkejut ketika melihatnya''
''dan aku harap setelah hari ini, kedepannya kau masih bisa merasakan kebahagiaan'' setelah mengatakan itu, alexa beridiri dari tempatnya, meninggalkan mereka semua yang masih penasaran akan maksud dari perkataan wanita cantik itu.