
di sisi lain,vektor terlihat sedang menghubungi seseorang dan tidak butuh waktu lama hingga seseorang di seberang sana menjawab panggilannya
''awasi dan cari tau apapun rencana dan jangan pernah lengah mengawasi gerak geriknya,habisi jika itu perlu'' sahut vektor dengan suara dinginnya.
terlihat seseorang di sebrang sana cukup mengerti hingga vektor segera memutuskan panggilannya. kemudian melangkahkan kakinya untuk kembali mengawasi keadaan sekitar.
''apa kau bodoh'' teriak mario pada tangan kanannya, lucas
''bagaimana itu mungkin, apa kau salah mencari informasi'' mario mengacak rambutnya frustasi ketika mendapat berita yang baru saja di sampaikan oleh lucas
''maaf tuan, tapi yang saya katakan bisa di pastikan sebuah kebenaran'' sahut lucas sopan,ia harus bersabar ketika menyapaikan berita yang tidak di sukai oleh tuannya itu
''bukankah anda pernah mengatakan jika anda merasa tidak asing dengan seorang gadis dulu ketika melakukan kunjungan ke salah satu kampus ternama di negara ini,dan ternyata gadis itu adalah nona alexa''
''dan pada saat itu juga, salah satu anggota yang lain, tak sengaja melihat tuan mike masuk dalam ruangan dimana nona alexa berada''
''sedangkan semua orang tau, jika tuan mike tidak akan bersedia se ruangan bersama seorang wanita yang tidak penting''
''lalu pada saat tuan mengirim mata mata untuk mengawasi perusahaan baru yang tak lain milik dari nona alexa, orang itu mengatakan jika mobil tuan mike terlihat memasuki bastment khusus di sana''
''jika anda bertanya mengapa saya begitu yakin, jika nona alexa dan tuan mike memiliki hubungan,karna beberapa kejadian itu tidak mungkin sebuah kebetulan semata''
mendengar penjelasan tangan kanannya membuat mario mengusap wajahnya kasar.
ini benar benar sulit di percaya. bagaimana bisa anak dari keponakannya itu memiliki hubungan dengan pria terkaya di dunia ini. hal itu benar benar sulit untuk dia percayai.
rencana yang telah ia susun benar benar hancur. tadi ia berencana untuk menjalin kerja sama dengan mallory company,meskipun akan sangat susah namun jika itu terjadi akan benar benar memudahkannya untuk menyingkirkan alexa dengan perusahaan barunya itu.
tapi sekarang?
ia benar benar di buat pusing dengan keadaan.
''bocah sialan itu benar benar membawa sebuah bencana untukku'' desis mario yang kemudian menghempaskan dirinya ke sofa
seolah mengerti dengan keadaan tuannya. lucas dengan sigap menuangkan wine kegelas yang langsung di sesap oleh mario agar menghilangkan sejenak kerisauannya.
di tempat lain, alexa mulai mengerjabkan mata indahnya. ia menggeliat pelan saat merasakan sebuah tangan kekar yang kini mengusap rambutnya dengan halus.
''bangun hemm? apakah sudah tidak mengantuk?'' tanya mike lembut ketika mata alexa menatapnya
''tidak lagi''
''aku telah meminta perawat menyiapkan makanan untukmu, tunggu sebantar lagi makanannya akan tiba''
alexa hanya menganggukka kepalanya, karna saat ini ia juga tengah merasa lapar.
mike yang melihat istrinya akan bangun segera membantunya, membuat mauren dan alice yang melihat itu tersenyum bahagia.
''bagaimana keadaanmu sayang, apa masih ada yang sakit? jangan sembunyikan apapun padaku,okey'' sahut alexa yang kini tengah memberikan kecupan bertubi tubi di wajah alice.
''aku merasa baik baik saja kak, aku juga mulai bisa menggerakkan tangannku dengan pelan'' sahut alice dengan Senyum yang mengembang di wajahnya.
melihat kakak angkatnya baik baik saja dan tersenyum, membuat ia lupa akan sakitnya.
''benarkah?'' alexa mencoba memastikan, sedangkan alice menganggukan kepalanya pelan.
''itu bagus, dengar apa yang dikatakan dokter agar bisa mempercepat pemulihanmu''
''baik kak''
''sayang lalu bagaimana denganmu, apa semua baik baik saja?''
''tidak mommy, semua berjalan normal seperti biasanya'' jawab alexa tersenyum
ia juga cukup heran dengan kondisinya, bukankah biasanya ibu hamil akan mengalami mual dan pusing. sedangkan dirinya tidak mengalami hal seperti itu.
''lalu bagaimana dengan acara perusahaanmu sayang?'' tanya mauren kembali sembari menuntun putrinya untuk duduk
''berjalan dengan baik mommy''
''mommy harap kau selalu waspada sayang, jaga dirimu baik baik karna mommy tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk padamu'' mauren menatap putrinya sendu
''jangan khawatirkan aku mommy, aku pasti akan baik baik saja''
''bagaimana mommy tidak khawatir, mommy tau bagaimana kejamnya kakekmu itu, dia akan melakukan berbagai cara untuk melancarkan rencananya'' ia mengenghela nafasnya kasar
''mommy tau bukan,penjagaanku sangatlah ketat, dan juga mike tidak akan membiarkanku terluka sedikitpun''
''jadi berhenti khawatir oke''
mauren memaksakan senyumnya kemudian merentangkan tangannya sebagai tanda agar alexa masuk dalam pelukannya.
alice tersenyum melihat itu, kemudian mengalihkan pandangannya ketika mike kini berjalan meghampirinya. terlihat pria yang terkenal dingin itu kini tersenyum padanya.
''bagaimana keadaanmu gadis kecil?''
''mulai membaik kakak ipar''
''berita yang cukup bagus, lalu apa kau menginginkan sesuatu,katakanlah'' mike mengelus rambut panjang alice
ia benar benar tidak bisa membayangkan jika gadis kecil itu tidak menyelamatkan istrinya.
''hmm kurasa aku tidak ingin apapun, aku hanya ingin sembuh secepatnya''
mike terkekeh
''lalu cepatlah sembuh, dan aku akan memberikan apapun yang kau mau'' alice dengan cepat menganggukkan kepalanya.
cukup lama alexa berada di rumah sakit, hingga mereka memutuskan kembali ke manshion untuk bersiap siap untuk acara malam nanti di perusahaan alexa.
saat tengah alexa dan mike tengah berada dalam perjalanan. di manshion alexa terlihat almero yang sedang berjalan menuju ruang laboratium namun langkahnya terhenti ketika telinganya samar samar mendengar keributan dari arah gerbang depan
ia jelas mengerutkan keningnya, siapa yang memiliki nyali begitu besar membuat keributan di tempat nyonyanya.
melihat kedatangan almero salah satu kepercayaan alexa. para penjaga kini membungkukkan badannya.
''buka'' sahut almero dingin
saat ini ia harus menyelesaikan masalah ini Sebelum nyonyanya kembali, karna menurut perkiraannya sebentar lagi alexa akan segera tiba
almero mengerutkan keningnya ketika melihat siapa yang membuat keributan, ia memandang dua orang itu dingin. tentu saja ia tau siapa mereka
''apa seorang mario bern telah bangkrut dan kini ingin mengemis pada cucu'' ejek almero dengan senyum tipis yang terlihat begitu meremehkan
mario, ya dia memutuskan untuk datang untuk melakukan negosiasi dengan alexa cucu sialannya itu. ia pikir alexa masih bisa di kecoh dengan kata katanya karna tau jika usia dari cucunya itu masih sangat muda. bukankah para remaja yang berusia seperti itu terkadang memiliki pemikiran yang gampang berubah ubah.
namun siapa sangka, jika kedatangannya dengan lucas tidak di sambut baik oleh penjaga yang bekerja pada cucunya itu. meskipun ia telah mengungkapkan identitas dan statusnya.
dan tentu saja, meskipun penjaga tau mereka takkan membuka gerbangnya. mereka masih ingat dengan jelas bagaimana nyonya mereka mengamuk ketika tuan mike masuk tanpa izin darinya. lalu apakah mereka bodoh untuk melakukan kesalahan yang sama? tentu saja tidak.