
usahakan like ketika selesai membaca setiap chapter yah
tolong hargain usaha author
salam sayang buat kalian
komen sebanyak banyaknya karna semakin banyak komentar semakin cepat author update
kasih author hadiah juga dong bunga atau kopi biar author semangat buat ngetik hehehe
happy reading
pagi ini adalah hari dimana alexa akan wisudah, dan saat ini gadis dingin itu tengah dirias oleh MUA profesional yang di panggil khusus oleh mike untuk membuat wanitanya semakin cantik di spesial ini.
alexa berulang kali menolak, namun itu tidak ada gunanya ketika sang mommy yang berbicara.karna tentu saja ia tidak bisa melihat wajah sedih mommynya,dan dengan terpaksa alexa menerima itu meski merasa enggan.dan disinilah dia, duduk di depan meja rias miliknya.
sedangkan diluar ruang keluarga, terlihat arga mauren yang berbincang hangat, ya termaksud juga dengan para pekerja. jika orang lain yang melihatnya mereka tak menyangka jika mereka adalah pekerja, karna mauren betul betul tak pernah membeda bedakan mereka semua, karna bagi mauren mereka semua sama halnya dengan keluarga
tak tak tak
suara langkah sepatu terdengar nyaring membuat mereka mengalihkan tatapan mereka pada alice yang berlari menghampiri mereka semua yang ada diruang keluarga.
''sayang jangan lari seperti itu bagaimana jika kau terjatuh nanti?'' teriak mauren panik,sedangkan alice hanya nyengir memperlihatkan gigi putihnya yang tersusun rapi.
''mommy mana kakak lexa?'' tanya alice ketika tidak melihat kakak kesayangannya itu
''kakakmu sedang dirias dikamarnya'' jawab mauren
''aku ingin melihat kakak dirias,apa bisa?''
''tentu saja sayang, naiklah kekamar kakakmu'' mauren terkekeh melihat putri angkatnya itu yang masih saja merasa sungkan
dengan bahagia alice menuju kamar kakaknya, menekan bel yang ada di dekat pintu kamar milik alexa
''kakak lexa ini aku,bisakah aku masuk?'' teriak alice dari luar
krekkkk
pintu terbuka,alice melangkahkan kakinya pelan membungkuk sembari tersenyum manis pada orang yang ada di sana, yang di maksud adalah asisiten dari MUA yang merias alexa.
alice memandang alexa yang tengah di oleskan lipstik tanpa berkedip,ia takjub sekaligus terpesona dengan kecantikan kakaknya meski hanya menggunakan makeup tipis.
"bidadari" batin alice
ia kemudian duduk di atas ranjang milik alexa tanpa mengalihkan perhatiannya pada gadis yang tengah di rias itu. ia benar benar terpukau.
sedangkan dibawah semua orang tengah heboh memandangi mobil alexa yang baru saja tiba.
"apa kau yakin jika putriku yang mendesain ini mike? " tanya arga yang seolah tidak percaya ketika melihat mobil di depannya yang terlihat begitu menabjubkan
tak hanya arga, semua pekerja yang ada disana pun begitu takjub melihat mobil itu. bahkan alex yang di tugaskan untuk mengantar mobil istimewa itu benar benar syok sekaligus kagum dengan desain dari mobil milik nyonya mudanya. ia yakin mobil ini akan membuat orang kalangan atas begitu menginginkannya.
''tentu dadd, ini desain dari gadisku, aku benar benar penasaran bagaimana mommy dan daddy membuat adonan sehingga bisa menghasilkan bibit unggul seperti gadisku'' jawab mike dengan gamblangnya membuat yang lain menggelengkan kepala serta terkekeh
''mike segera jemput gadismu di kamarnya, kita akan segera pergi atau kita akan terlambat hari ini'' ucap arga setelah melihat jam tangan mewah di tangannya
''baik daddy'' mike kemudian pergi melakukan apa yang diperintahkan oleh calon mertuanya itu karna sebenarnya dia sendiri juga tidak sabar untuk melihat alexa
saat mike hendak menekan bel pintu kamar alexa terbuka. perias dan asistennya keluar dari kamar alexa,mereka tak lupa membungkuk memberi hormat pada pria penguasa itu
''apa telah selesai?'' tanya mike dengan nada dinginnya
''iya tuan mike'' jawab perias itu sopan.
mike mengangguk, kemudian langsung saja melangkahkan kakinya masuk.tatapan kagum serta terpesona ia pancarkan ketika melihat sosok bidadari yang ada di dalam kamar itu tengah memainkan ponselnya yang berlogo buah apel di belakangnya
alexa mengalihakan perhatiannya ketika mendengar suara yang amat dikenalnya, ia tersenyum tipis melihat ekspresi mike yang seolah lupa berkedip dengan mulut yang sedikit terbuka.
"air liurmu" dengan refleks mike mengusap bibirnya membuat alice yang juga ada dikamar itu tertawa terbahak bahak
"ahahaha kak mike hahahaha kakak lucu sekali" alice tertawa lebar melihat ekspresi mike yang begitu langka,sedangkan alexa hanya tersenyum tipis
seketika mike sadar jika gadisnya itu tengah mempermainkannya. bukannya marah, mike malah membawa alexa kedalam pelukannya,melabuhkan ciuman penuh kasih sayang di kening gadisnya itu. meski ia ingin sekali mengecup bibir tipis gadisnya yang terlihat seksi dan begitu menggairahkan tapi ia takut jika alexa akan berprasangka buruk padanya
"kau membohongiku hemm" mike mencapit hidung mancung alexa dengan gemas
"kau yang mudah dibohongi" singkat alexa acuh membuat mike semakin gemas dibuatnya
"honey rasanya aku ingin mengurungmu dikamar saja"
alexa mengerutkan keningnya ketika mendengar perkataan pria tampan itu
"kenapa?"
"aku tidak ingin semua pria melihat kecantikanmu,membayangkannya saja membuat aku ingin membunuhnya" jelas mike kesal
"kau yang meminta perias itu datang untuk mendandaniku" alexa berkata dengan acuh,meski ia sedikit terhibur melihat pria tampan itu yang terlihat cemburu
"ya, dan kurasa sekarang aku menyesalinya" lirih mike
mike kemudian membimbing alexa untuk duduk di sofa yang ada diruangan itu. kemudian meraih sebuah hels mewah yang berwarna putih yang dihiasi taburan kristal.
dengan lembut mike mulai memakaikan hels itu pada kaki jenjang milik gadisnya. mike menelan ludahnya kasar, lagi lagi ia harus menahan hasratnya yang terpancing ketika melihat kaki alexa yang seputih susu tampa lecet sedikitpun.
"sempurna" ucap mike setelah selesai dengan tugasnya
alexa kemudian berdiri dari posisinya kemudian mengahap kecermin memastikan penampilannya telah sempurna. ia cukup bahagia dan terpukau melihat pilihan mike yang begitu pas ditubuhnya.
karna semua yang digunakan alexa hari ini adalah pilihan mike, baik itu gaun,hels,perhiasan dan yang lain adalah pilihan pria tampan yang telah memiliki tempat khusus dihatinya itu
"honey ayo, kata daddy kau bisa terlambat dan yah mobilmu sudah ada dibawa"
alexa mengangguk kemudian menerima uluran tangan mike, saat ini mereka terlihat bagai pasangan pangeran dan putri di negri dongeng
"aku?" alice memanyungkan bibirnya ketika merasa terlupakan
"kemarilah" alice kemudian mendekat,menggandeng tangan gadis yang sudah ia anggap kakak kandung dengan penuh cinta.
hai hai kesayangannya author
makasih buat kalian yang udah baca dan udah setia nungguin cerita author
tetep dukung author yah
like
comment
rate bintang
vote sebanyak banyaknya
biar author makin rajin update buat kalian
sarangheo😘
ig:magfiraramadhni