THE COLD GODDESS

THE COLD GODDESS
B6



Sejak kejadian Silvia ketakutan sampai menangis tidak henti, Duke Raymond, ayahnya memutuskan memindah kan Silvia untuk tidur dengannya, dengan alasan kalau kejadian itu terulang lagi, dia tidak akan ketakutan


"Ayah? Apa harus yah? "tanya silvia yang sedang duduk di pangkuan ray dan ray sedang membaca laporan 


"Em"jawabnya seadanya


"Tapi bukankah itu akan menganggu ayah kalau Silvi ada di sanan? "tanyanya


"Tidak akan"


"baik"


Tentu saja kepindahan silvi ke kamar duke menyebabkan para pelayan merasa takjub dengan kasih sayang duke pada putri kecil dan rasa posesif tuan muda saja sudah membuat mereka menggelengkan kepala apalgi sekarang Duke juga ikut mengawasi Silvia.


Arga tidak ada hari ini karna dirinya sedang pergi ke kandang kuda untuk berlatih, karna besok dia akan kembali ke  Academy khusus Para Bangsawan, tentunya Arga masih enggan berpisah dengan adik kecilnya karna  dirinya hanya mendapat libur setelah 2 tahun dan itu pun hanya 1 minggu.


"Ayah apa itu Academy Bangsawan? "Tanya Silvia,


Ray berbalik melihat gadis yang duduk di pangkuannya, bersandar di kursi, dan memeluk pinggang kecil Silvia hingga mereka saling berhadapan, Silvia memegang rambut Ray yang menurutnya sangat lembut dan harum


"Sekolah yang mendidik para Bangsawan muda untuk memacu potensi dalam diri mereka"


"oh begitu. Ayah aku akan pergi ke kakak yah"Silvia turun dari pangkuan Ray dan berlari ke arah luar untuk melihat kakaknya


"Kakak!! "


Melihat siluet kakaknya Silvia langsung berteriak memanggilnya, Namun karna teriakannya membuat Kuda kuda menjadi kaget dan heboh, hingga kuda hitam berlari sangat kencang ke arah Silvia siap menginjak tubuh mungil gadis itu


"SILVIA!! "teriak Arga horor melihat kuda itu sudah sangat dekat dengan adiknya,


Mata Silvia melebar takut, tubuhnya membeku dan dirinya tidak bisa lari, melihat kuda itu sudah mengangkat kedua kakinya siap menginjak Silvia.


"SILVIA AWASSSS!!!! "teriak Arga berusaha menyusul Adiknya namun itu masih lambat.


Tiba tiba di tubuh Silvia keluar sinar biru dan langsung menerjang Kuda hitam itu


Kuda hitam itu langsung membeku dan tubuhnya  tidak bisa bergerak, Lalu muncul kristal kristal yang membungkus tubuh kuda itu, dari kaki sampai ujung kepala.


Kuda itu pun berubah menjadi Patung Kristal yang sangat indah.


Raymond baru saja datang dan melihat kejadian itu membeku, Putrinya sudah mengaktifkan kekuatannya


Dia fikir Silvia dalam bahaya namun sampai disini  hanya melihat kuda yang di ubah menjadi kristal.


Arga juga kaget, dia langsung berlari dan memeluk adiknya erat, tubuh Silvia masih membeku, dan gemetaran.


"Kak Silvia takut Wuwuwuuwuu~~~~"Tangis Silvia pecah dan memeluk erat kakaknya.


Silvia akhirnya tidak akan mau main di kandang kuda lagi, kuda itu terlalu menakutkan.


Ray maju dan memeriksa Silvia apakah dia terluka, Silvia hanya menggeleng pelan dan jatuh pingsang


"Silvia Bangun, Bangun vi"Arga berusaha membangunkan sang adik.


"Dia cuma kelelahan"jawab Ray dan mengangkat gadis kecil itu untuk beristirahat di kamarnya.


Kejadian Kuda Kristal menyebabkan Banyak bangsawan ingin melihatnya, Namun siapa yang berani untuk pergi dan meminta pada Raymond,


Raymond juga memutuskan Bahwa Patung itu akan di pasang di Taman milik Silvia agar gadis itu punya pemandangan lai,.


Sejak Hari itu juga, Silvia selalu melihat Tanganya mengeluarkan Asam biru kelap kelip dan bila Silvia mengarahkannya, Benda yang disentuh akan menjadi kristal


Ray dan Arga juga menyuruhnya agar merahasiakan kekuatannya. Tunggu sampai dirinya menjadi kuat dulu.


Tbc