
Rambutnya bertebaran karna angin, Matanya masih mengisi amarah karna mereka yang berani menyentuh Qiqinya
"Qiqi mundur"Pintahnya
"Baik"
Sekarang Qiqi percya bahwa Tuanya sekarang Sudah kuat mampu menjaga dirinya
Silvia melangkah ke depan, Suara lonceng terdengar, Setiap langkah kakinya membuat ribuan orang itu gemetar
"Kalian Sudah melanggar aturan Gunung Suci,melukai Rekanku"
Silvia menggerakkan tanganya, sebuah Tiang Kristal muncul dan melingkari ribuan orang itu
Mereka menatap kristal2 itu, Dan mata mereka kembali menatap gadis yang berdiri dan melayang di depan
"Lepaskan kami, Kami adalah orang Sekte Suci"Teriaknya
"Lalu, kenapa? "Silvia menatapnya dingin, nada nya sangat merdu namun dingin
Mereka. Melongo mendengar ucapan gadis itu yang santai, dan aura yang menekan mereka tambah berat
"Pilar Penghakiman, Ku Perintahkan hukum mereka rebut semua kekuatan sihir mereka"
Pilar pilar keristal itu bercahaya dan menyelimuti ribuan orang dan menghilang, Ribuan orang berjubah putih itu menjadi paruh baya dan tubuh mereka menjadi rapuh
"Tidak!! Kekuatan ku"
"Ahhhhhhkkkkk"
"Kembalikan! "
"Ahh aku jadi tua"
Suara kesedihan para orangtua membuat telinga Silvia gatal
"Berisik"
Seketika mereka semua diam, Silvia dan Qiqi muncul di depan mereka membuat mereka ketakutan,
1 pikiran mereka
Gadis ini seperti Dewi namun kejam
"Pergi dan Jangan Datang kembali, Itu kalau kalian masih sayang nyawa"
Ketika mereka mendengarnya, mereka dengan cepat berbalik turun gunung dan ketakutan mereka mendalam untuk naik ke gunung lagi
Tapi ada sorotan tajam penuh amarah dari pria baya dengan sulam emas itu pada Silvia dan berbalik pergi
Seketika keadaan hening, Silvia menatap Qiqi dengan pandangan bersalah, Melihat Qiqi terluka membuatnya tersulut emosi
"Qi maaf aku terlambat"
Menerima jawaban itu, Mata Silvia berbinar binar, Qiqi melihat pemandangan itu memerahh, Walau ia tau gadis itu sudah dewasa namun ia bermeditasi selama 7 tahun lamanya selain penampilan berubah, kekuatan meningkat dan munculnya sikap dingin dan kejamnya, Silvia masih bersikap kekana kanakan.
Silvia memejamkan matanya, dan membukanya lagi, mata merahnya sudah hilang di gantikan mata biru langit miliknya.
Silvia memandang Lingkungan danau itu yang cukup luas dan sebuah pikiran melintas, Membentuk Istana untuk Ia dan Qiqi
Memejamkan matanya dan memfokuskan kekuatan sihir miliknya, Silvia mulai membaca mantra dan Cahaya Keemasan, Kristal muncul dari Tanah dan mulai membentuk Sesuatu.
Selama Proses itu, Qiqi menatap Silvia bangga karna gadis itu sudah kuat dan mampu menopang dirinya sendiri.
Blalalalala
"Wahhhh Nona Istananya Cantik sekali"Ucap Qiqi takjub
"Qi ini rumah baru kita"
"Baik nona"
Mereka berdua masuk ke dalam istana, Didalmnya di lengkapi semua Perabotan Khusus istana, Dan mereka berjalan ke dalam Aula Singgasana di sana Kursi Penguasa terletak, Kristal Biru berada di atas Kursinya sangat Megah
"Qiqi ku percayakan kau mengurusnya, dan Untuk pekerja kau yang urus, Dan ini~"
Silvia memberikan Bola cahaya keemasan dan di masukkan ke dalam kantong,
"Nona ini? "tanya Qiqi
"Ini untuk membuat Makhluk Spritual lainnya ingin bekerja"Jawab Gadis itu dan tersenyum
"oh gitu"
"Ahhh Qiqi aku tidak pernah melihat wujud manusia mu? "
Wajah Qiqi langsung memerah
"Nona nanti akan saya tunjukkan"
"Baik"
Kabar bahwa Sebuah Istana Dari Kristal Muncul dan terdengar di seluruh Wilayah, Mereka semua bersemangat dan ingin melihat istana itu, Namun mereka tidak bisa naik Ke puncak karna ada kabut yang menghalagi dan Sulur sulur tanaman yang menjaganya, Jadi mereka tidak bisa masuk tanpa di undang
Beda lagi dengan Kedatangan berita itu Bagi Mansion Raymond
Saat Raymond dan Arga mendengar kata kristal, mata mereka melonjak bahagia, Mereka ingin bergegas ke sana namun ada tugas yang harus mereka kerjakan dan mereka berdua hanya bisa pergi Minggu depan, walau begitu mata mereka di penuhi harapan bahwa Gadis kecil mereka ada disana
Kalau Kedua pria itu merindukannya, itu juga yang di rasakan gadis itu, Ia masih menatap Pemandangan di luar, matanya memandang Wilayah tempat ia dulu tinggal, Ia merasakan rindu pada Ayah dan Kakaknya
Walau ia berada di Kristal selama 7 tahun, ia bisa melihat semua perkembangan di luar dan Kegiatan Kedua Orang itu, dan ia juga tau mereka merindukannya dan ia puun masih harus mengurus Istana Baru miliknya
Tbc