THE COLD GODDESS

THE COLD GODDESS
48 END



❤❤❤❤❤❤❤


Silvia yang sudah tak sadarkan diri dalam pelukan Sanats di lihat oleh Ray dan Arga, mereka akhirnya bisa menghembuskan nafas lega


Sedikit saja telat, Gadis itu akan membunuh dengan sadis Raja Aquamaris yang sudah pingsan.


Mereka berdua hanya bisa berdiri, memperhatikan keadaan Silvia yang terlelap dengan wajah penuh darah.


Rambutnya basah Karna darah, Namun raut kelegaan dapat di lihat dari wajah penuh darah gadis itu.


Arga akhirnya mengajak para tamu untuk kembali  pulang, Pesta selesai


Suya belum bisa masuk ke dalam Prisai Pilar itu, walau Silvia sudah tertidur atau tenang


Disana, Ayah nya tergeletak di tanah dengan gaya memalukan, Klan nya sudah pasti akan malu.


Kiran di sebelah Nic merinding dan sedari tadi selama proses kurang kendali Silvia, ia melihat betapa kejamnya cara pembunuhan seorang Silvia itu


Sanats menatap wajah gadis itu, tanganya terulur dan mulai mengelus wajah ternoda darah gadis itu.


"Kau sudah bekerja keras Nona"


Sanats akhirnya mengangkat tubuh Silvia, dan membawanya pergi, namun baru beberapa langkah, ia di hentikan oleh Harimau Putih dengan Taring siap menerkamnya


"Lepaskan Tuanku pria ********! "hardik Putih


Si Putih sibuk mengurus anak buah Raja bodoh itu, makanya ia tak sempat membawa Tuannya dari Pola sihir


Sanats menatapnya dingin, dan Mendengus melanjutkan langkahnya


Tapi tiap langkah mendekat, Putih bisa merasakan tekanan sihir yang menekannya lebih kuat, ia hanya bisa bertahan tanpa bergerak dan menatap Sanats benci


Sanats melewati Putih,Axel akhirnya bisa menyusul Sanats


"Hoh... Hah... Hoh... Yang Mulia Anda terlalu cepat"Axel mengatur pernafasannya teratur


"Siapkan Teleportasi, Langsung ke kamar Silvia di Istana Kristal"titah Sanats


Axel tanpa babibu langsung menyiapkan Pola Teleportasi


Cahaya Keunguann bersinar, dan mereka bertiga menghilang dari hutan


Ssssrrriiinnngggggg


Cahaya ungu muncul di kamar Silvia, dan Memunculkan ketiga orang itu.


Axel meminta mundur, menyisakan Sanats dan Silvia.


Sanats membawanya ke kamar mandi, melepas tiap kain Silvia, ia tidak lupa menggunakan Tali putih pakaiannya menutup matanya, menghalagi dari melihat keindahan silvia


Ia sadar belum meresmiskan ISTRI-nya itu, jadi untul tubuh telanjang Silvia ia akan sekuat tenaga bertahan


Sejam kemudian ......


Sanats harus memandikan Silvia menggunakan Kesabaran bagi dirinya tingkat tinggi, batas rasionalnya hampir runtuh, saat silvia mengeluh dengan suara manja.


Membantu gadis itu mengenakan gaun tidur dan membaringkannya ke kasur


Sanats akhirnya bisa menghela nafas lega. Siksaan mematikan bagi dia sudah berakhir


Sanats melihat penampilan murni Silvia yang tertidur.


Dalam wujud Qiqi dulu, ia sering membantu dan menemani silvia, Ia sudah biasa melihat gadis itu tidur.


Tangannya terulur, mengelus surai emas lembut gadis itu.


Tiba-tiba tangan Silvia bergerak dan mengenggam erat tangan Sanats. Matanya perlahan terbuka, namun matanya birunya tidak kembali normal, Mata berair Merah dan Biru, penuh kerinduan, Kesepian dan rasa sakit terungkap di mata gadis itu


"Kau.. Nyata... Kau.. Kembali"ujar Silvia lirih, dan senyum cerah langka gadis itu akhirnya muncul di wajahnya kembali


"Em. Aku kembali. "


.


.


Sanats dan Axel di berikan izin untuk tinggal di istana Milik Silvia oleh Raymond, sebagai ayahnya ia harus menjamin calon menantunya.


Ini juga karna Silvia, gadis itu setelah pulih tidak akan mau melepaskan Sanats barang seditik pun, kalau ia tau sanats tidak ada di dekatnya ia akan mengamuk, menangis sampai pria itu datang menenangkannya


Sanats akhirnya tau bagaimana perasaan seorang bayi yang bergantung pada ibunya, begitu Silvia juga


Gadis itu akan terus berbaring di pelukan sanats dan akan selalu menyuruh pria itu mengendongnya


Suasana hati Silvia sudah membaik, bahkan senyum ceria gadis itu kembali seperti dulu


"Sanats Laparrr"suara jernih dan manja silvia selalu Bisa membuat Sanats hampir hilang kontrol


Sanats membawa Silvia ke sebuah kursi dimana di depannya, meja sudah di sediakan Kue dan Teh untuk memenuhi keinginan Gadis ini


"Nona, silahkan membuka mulut anda"


Sanats menggunakan tangannya, dan mengambil kue manis mengarahkannya ke mulut Silvia


Silvia dengan Senyum ceria membuka mulutnya dan memakan demi suapan kue dari Sanats


Silvia dingin, menjadi gadis manja, Hal itu tidak luput dari Arga, sebagai kakak laki-laki ia harus merasakan kehilangan adiknya, karna Pria lain, ia belum ikhlas, Adiknya masih kecil, Namun demi kebahagian peri kecilnya, Arga harus rela


Tapi Arga sudah merencanakan berbagai tantangan buat Sanats, agar ia bisa di terima sesuai Kriteria Pria bagi Keluarga kecil mereka, Silvia


Raymond kembali mengurus Kamp militer bersama Arga


Sedangkan Axel, yang Jomblo melarat ngak laku, ia harus dekat dengan Sanats agar Tuanya bisa memberikan perintah, Namun ia harus pasrah di jadikan Obat nyamuk melihat kemesraan kedua orang itu


"Nona bagaimana dengan Rencana pernikahan kita? "tanya Sanats saat ia melihat gadis itu bersandar dengan nyaman di dadanya


Sanats dan Silvia sudah mendiskusikan tentang hal itu kemarin lalu, Silvia Langsung menerima nya tanpa berfikir kenapa harus berfikir jika Kita nantinya bersama orang yang kita sukai


Apalagi berdasarkan kekuatan, maupun harta, Sanats memiliki semuanya bahkan lebih


"emmm. di istana Kamu saja. "ujar Silvia santai, memejam kan matanya dan menikmati bau dari tubuh Sanats


Sanats dan Silvia menikmati waktu kebersamaan mereka, Sanats Sebagai Pria paling Tampan(Eakkkk) dan juga Pria idaman para gadis menurut Silvia,bagaimana tidak, Pria itu pintar melayani,pintar masak, punya kekayaan, kuat, penyayang, Setia(bukan setiap tingkungan ada), dan juga Romantis, Menurut Silvia dan pastinya gadis gadis lainnya adalah pria idaman.


Silvia yang sudah menggunakan seluruh kekuatannya saat mengamuk belum bisa menguasai sihir nya, matanya berbeda warna, Biru dan merah. Namun hal itu terlihat unik dan cantil, bagi Sanats.


"Sanats Kau tau aku sangat-sangat bahagia sekarang, Kau kembali, jika saja aku kuat, kau tidak akan mati dulunya"ujar Silvia dengan raut sedih


Sanats melihat gadis itu menyalahkan dirinya, Ia mengelus surai gadis itu lembut dan mencium puncak kepalanya


"Nona... Bagiku kau adalah Harta paling berharga, Kau istimewa, Senyum mu adalah Matahari ku, Aku bahagia bisa berada disisimu. Dan juga Kau Kuat Nona, Gadis terbaik didunia"


Silvia senang mendengar hal itu, dan memeluk erat pinggang sanats.


.


.


.


Seorang Pria kecil dengan Jubah Hitam miliknya, sedang bersembunyi di sebuah taman Bunga


Pria kecil ini memilki mata Biru Kristal dengan rambut perak.


Rambutnya pendek,hidung mancung, alis tebal, serta kulit seputih salju, tidak ada yang akan mengira bahwa pria kecil ini adalah anak laki-laki


"Kakak Kau dimana! Jangan coba-coba lari dariku, Kau beraninya merusak Teddy ku "suara seorang gadis kecil, manis dan lembut


Gadis kecil ini mengenakan gaun merah muda, Rambut emas bergelombangnya di ikat,Tiara Merah muda menambah kesan manis pada gadis ini


Mata Biru Kristal miliknya, menatap sekeliling tajam, tidak ada yang akan mengira gadis semanis ini memiliki aura dingin dan mematikan, ditambah senyum manis di wajahnya, membuat orang merasa merinding


Bocah laki-laki itu, mengatur nafasnya, Laki laki ini bernama QiroOphelia Belix sedangkan Gadis kecil yang berbahaya namun manis itu, bernama Qira Ophelia Belix


Mereka di panggil 'Qiqi Twins'


Bocah laki laki ini memiliki fitur wajah yang manis dan menawan serta aura bijaksana miliknya sudah ada.


Sihir kedua anak ini sudah kuat dan mampu mengalahkan penyihir tingkat master


"Qira apa yang kau lakukan Nak? "suara seorang wanita terdengar indah dan merdu


Qira berbalik dan melihat seorang wanita mengenakan Gaun biru dan rambut emas bergelombangnya terbang terbawa angin.


"IBU! "pekik gadis kecil itu dan memeluk Wanita itu


Wanita ini, Silvia, sudah menjadi istri Sanats, mereka berdua menikah di Istana langit dan juga tinggal disini


Silvia memeluk tubuh putrinya


"Kau mencari kakak mu lagi? Sekarang apa lagi yang rusak? "


Suara silvia lemah, karna kedua anaknya ini setiap hari akan bertengkar


"ibu.... Wuahhhh kakak menyakiti Teddy ku"mata gadis itu berkaca-kaca


Fitur wajah Qira mirip dengan Sanats Versi Perempuan, sedangkan Qino adalah Silvia.


Silvia hanya bisa menghembuskan nafa nya


"Qiro sayang keluar. Minta maaf pada adikmu"


Mendengar Suara ibunya, Qiro dengan tampang penuh penganiayaan keluar dari taman, Qira menatap kakaknya penuh permusuhan.


"Maafkan Aku! "suara Qiro keras dan matanya menatap kedua perempuan di depannya kesal


Silvia tersenyum dan mengelus surai putranya, Qira memalingkan wajahnya cemberut


"Ayo Temui Ayah"


Mata kedua anak ini langsung ceria, Silvia tersenyum dan menarik tangan Qino dan Qira melangkah ke depan.


Mereka sampai di sebuah ruangan kerja


"Masuk"sanats sudah merasakan kehadiran orang di luar


Membuka pintu, Kedua anak ini langsung menyerbu masuk


"AYAH! "pekik mereka bersamaan.


Mereka langsung melompat memeluk Sanats


"Sekarang masalah apa lagi yang kalian buat? Hm?"


Qira mulai menceritakan semuanya, Mereka berempat tertawa saat saling mengobrol


Silvia tersenyum bahagia, keluarga ini adalah keluarga impiannya


Suami yang Baik, dan anak-anak yang pintar dan Hebat.


Kepo sama Arga?


Arga menikahi Sumi, walau melalui perjodohan, Mereka berdua menjadi pasangan romantis ke-2 selain Sanats dan Silvia. Sumi melahirkan seorang Putra yang memiliki mata Biru Kristal dan rambut Coklat. Arya Ophelia Belix


Raymond menyerahkan semua tanggung jawab Kediaman Duke dan Klan pada Arga, Sedangkan ia pergi berpetualang menikmati kebebasan.


kepo Sama Suya dan Klan Aquamaris?


Klan ini milik Suya di musnahkan oleh Sanats, Pria itu datang tanpa berbicara dan langsung menyuruh Axel dan Asura menghancurkan semuanya, Suya di haruskan menjadi Tahanan kerajaan lain, pernikahan politik


Sedangkan Kiran Dan Nik


Nik menjadi Raja berikutnya, Sedangkan Kiran bernasib sama menjadi Penghubung aliansi kerajaan mirip nasib Suya.


The End 😘


Gimana kesan kalian???


Shisan lagi buat Novel terbaru, dan Genrenya masih Fantasi loh 😂


Kalian Pilih Genre ini


😊Penyihir


😊Vampire


Kedua Genre ini masih berlatar Transmigrasi lohhhh, Dan juga yang paling banyak Komen Cerita berikutnya, maka Shisan akan buatin Cerita 🙋🙋🙋


Karya Sendiri!!!


No Copy X


Character Photo




**



 



**