
"Silvia kau datang ?! mau apa ?"
tanya rose
"aku ingin membantumu rose ! ah ada rever juga !"
jawab Silvia
"ti...tidak perlu... kami yang di hukum kok ! kau makan saja pasti lapar"
bantah rose dengan cepat
"ah aku ingin membantumu ! kau pasti lapar !"
kata Silvia yang benar benar ingin membantu
"Silvia ! beraninya kau mengganggu waktuku dengan rever !? aku harus membuatnya segera pergi..."
kata hati rose
"tidak usah ! benar benar tidak perlu ! aku akan merasa bersalah ! kau tidak mau membuatku tidak enak hati kan"
minta rose
"begitu ya... ba..."
belum menyelesaikan kata katanya, rever memotong pembicaraan Silvia
"Silvia, niat mu baik, kau boleh membantu"
kata rever dengan tersenyum
lalu rever menatap rose dan memberi kode bahwa rever ingin bersama Silvia
rose saat itu hanya bisa mengangguk dengan berat.
"tapi pekerjaan gudang tidak begitu banyak, rose kau pasti benar benar lapar ! kau bisa ke kantin duluan ! biarkan aku bersama Silvia !kata rever dengan senyuman
"ta... tapi ! aku bisa kena marah !"
kata rose
"kalau begitu bilang saja gudang sudah di bersihkan dan tinggal bagian ku saja !
ya kan Silvia ! kita harus memberi istirahat rose"
kata rever dengan ramah dan senyuman.
rose dengan terpaksa menerimanya.
dan meninggalkan mereka dengan langkah yang pelan.
"baiklah, aku akan pergi.."
kata rose dengan lemah
~di kantin~
"rose! cepat sekali !"
"pekerjaanmu telah selesai ? baguslah !"
kata Riria dan Dahlia
"ah iya ! ternyata rever juga kena hukuman yang sama, dan bagian ku sudah selesai"
kata rose
"ah aku belum bisa menghilangkan Silvia di pikiran kebencianku ! aku harus melakukan sesuatu ! aku harus membuat rencana agar pada akhirnya rever tidak bersama Silvia !"
tekad hati rose
"ah Riria ! dahllia ! bisa tolong aku"
tanya Rose
"ya, ada apa ?"
jawab Riria dan dahlia secara bersamaan.
"jepitan rambut ku yang mahal sepertinya terjatuh ! harganya benar benar mahal ! aku bukannya tidak rela itu jatuh... tapi... aku tidak suka jika jepitan itu di temukan orang lain...
kata rose
seketika ekspresi Riria dan Dahlia berbinar binar
"aku sangat lelah ! Dan sepertinya jepitan mahal itu terjatuh di gudang ! bisa kalian Carikan itu ?! jika ketemu, jepitan itu boleh untuk kalian ! tapi untuk memastikan aku ingin melihatnya dulu benar tidak jepitan itu milikku"
jelas rose
"ba..baik kami akan mencarinya !"
kata Riria dan Dahlia bersamaan
"tapi kalian harus cepat karena, di gudang juga ada Silvia "
kata rose
seketika Riria dan Dahlia berlari cepat
"Dengan begitu.. Silvia tidak akan berduaan dengan rever"
kata hati rose sambli tersenyum sinis
~di gudang~
Riria dan Dahlia seketika mondar mandir di gudang, mencari jepitan rambut mahal rose
sampai rever dan Silvia akhirnya tidak bisa menghabiskan waktu bersama sampai gudang selesai di bersihkan .
"lady Riria ! lady Dahlia ! kalian sedang mencari apa emang ?!"
kata rever
"kita tidak bisa memberitahunya ! atau jepitan mahal rose tidak akan menjadi milik kita"
Riria dan Dahlia berpikiran demikian.
"kami hanya mencari barang kami yang jatuh !"
kata Dahlia
"ukg..kenapa mereka sangat mengganggu ?!"
kata hati rever yang kesal
"baiklah pekerjaannya sudah selesai.. aku mau pergi dulu"
kata Silvia berpamitan.
"ah membersihkan gudangnya sudah selesai ya ! terima kasih banyak ya Silvia ! "
kata rose yang baru tiba
"iya saya cukup senang telah membantu anda"
kata Silvia dengan senyuman
"baiklah, aku ke sini hanya untuk memastikan ! Riria ! Dahlia ! aku ingin bicara !"
suruh rose
saat rose, Riria, dan Dahlia di kantin...
"kalian tidak bilang kalian mencari jepitan atas perintahku kan ?"
tanya rose
"tidak kok ! kenapa memang ?"
kata Dahlia
"tidak kok ! aku sudah menemukannya ! ini untuk kalian saja ! tenang saja jepitan ini ada sepasang untuk kalian satu satu !"
kata rose dengan senyum
"anggap saja ini imbalan karena kalian telah membuat Silvia dan rever tidak berduaan"
kata hati rose
dengan senyuman