
"te...terima kasih... re...Reza...."
kata rose dengan terharu.
rose dan rever pun memakai baju yang sederhana layaknya seorang nona desa dan pemuda desa.
"kita harus kemana dulu ? banyak sekali tempat istimewa !"
tanya rose dengan berbinar binar.
"biasanya kalau pagi, akan enak menyeduh kopi..."
saran rever.
"baiklah, ayo pergi ke sana"
kata rose dengan semangat.
~di resto kopi~
"kopi apa ini... aku hanya pernah mencicipi kopi sekali... biasanya aku minum teh. katakan apa yang istimewa di Kopo desa ini ?"
tanya rose dengan senyuman.
"kopi ini jelas beda dengan kopi istana, biji kopinya masih segar, di tambah tempat ini sangat nyaman, hatimu akan senang ketika meminumnya"
jelas rever.
"eumh.. glek glek"
suara meneguk ketika rose meminum kopi langsung terdengar betapa rose menikmatinya.
mata rose mulai berbinar binar.
rasanya ia ingin membeli seluruh toko kopi itu.
"aku mau segelas la...."
"hari ini hanya ada sekali ! ayo ke tempat lain"
kata rever yang langsung menarik tangan rose dan keluar.
"ah kita kemana lagi ?"
tanya rose.
"emm... masih pagi... enaknya sih olahraga "
jelas rever.
"di istana pun aku sering ! bisa katakan yang istimewanya !?"
jelas rose.
"berhenti mengatakan 'istana' dan semacamnya di sini, ya ! tentu berbeda dengan di rumahmu rose, di sini olahraga tidak diwajibkan, kau bisa olahraga sesukamu, dan yang lebih baik, di sini banyak orang akan lebih seru"
jelas rever.
kata rose
~singkat kata rever dan rose menghabiskan pagi dengan olahraga dan makan~
"sekarang siang, bagaimana kalau main ? aku dengar di sini ada permainan yang menguji adrenalin!"
saran rever.
"Rev.. Reza ! aku jarang sekali menguji hal seperti itu, biasanya di rumahku hanya laki laki yang menunggangi kuda cepat dan menyelesaikan tantangan untuk menguji adrenalin"
jelas rose.
"permainan di sini berbeda, bisa di lakukan siapa saja, asal tingginya pas. dan lagi adrenalin di sini pasti akan menyenangkan "
kata rever dengan senyumannya.
rose pun berjalan mengikuti arahan rever, sampai dia berada di suatu tempat, yang ramai sekali, ada orang yang bermain sambil berteriak, ada orang yang makan jajanan jalanan, dan ada juga yang berbelanja,
"apa sedang ada festiva ?"
tanya rose.
"bukan ini taman bermain besar besaran, layaknya pasar malam"
jelas rever.
*berbeda dengan modern.
di zaman ini permainan menguji adrenalin biasanya memakai sihir, seperti contohnya melempar seseorang ke kolam biaya, dan menariknya lagi dengan sihir, di zaman ini juga memiliki tanggung jawab keselamatan yang di pegang oleh pemilik permainan tersebut. dan ada juga permainan yang tidak memakai sihir, seperti permainan menaiki ayunan raksasa dan mengayunkannya dengan sangat jauh, seolah olah dilempar dan akan jatuh"
"wah banyak permainannya ! ah bukankah ini semua berbahaya ??"
teriak rose.
"mereka sudah di ikat dengan tali jadi tak akan jatuh"
jelas rever
"apa kau mau menaiki permainan permainan ini ?"
tanya rever.
"emm... bagaimana ya... ap... apa aman... kita tak akan kenapa kenapa kan ! tidak ! kita akan baik baik saja ! ayo selesaikan hari ini !"
semangat rose denga masih ragu.
"kalau begitu aku ingin permainan ayunan maut. ayunan paling terkenal itu ! tapi tenang saja ! ini bukan permainan paling menguji adrenalin"
jelas rever.
rose memaksakan dirinya untuk ikut, meski dia benar benar takut, namun ia tak ingin melewati hari itu.