SILVIA

SILVIA
godaan wanita jahat



"ah apa kau khawatir soal uang ?"


tanya rose dengan polos.


"ti..tidak..."


jawab rever.


akhirnya mereka memesan makanan di sana.


semua makanan tampak berbentuk hati dan kebanyakan berwarna merah.


"rever, ini makanan apa ? semua tidak pernah kulihat !"


tanya rose.


"a..aku juga belum pernah kesini... (karena hanya orang yang memiliki kekasih yang bisa, sedangkan kita hanya berpura pura)"


kata rever dan hatinya.


"kalian berdua pasangan yang cocok ! saya akan merekomendasikan makanan untuk kalian, di restoran kami kami punya love sice daging giling yang berbentuk hati !


makanan ini cocok untuk mengenyangkan !


lalu kami punya minuman ice smile love minuman paling terkenal dan sering di beli oleh sepasang kekasih, dan untuk camilan pembersih mulut kami punya love fress es serut berbentuk love yang di taburi makanan berbentuk Cristal! jika ada yang ingin di tambahkan atau yang lain, silahkan pilih di menu !"


kata pelayan dengan senyuman semangat.


"aku ingin memesan semua yang kau sebutkan! untuk tambahannya nanti saja ! oh ya ! apa ada makanan spesial nya ?!"


tanya rose dengan binar binar.


"baiklah ! kami punya love cake one spesial kue black forest hati dengan resep rahasia istimewa di dalamnya sebagai makanan istimewa resto kami "


jelas pelayan resto itu.


"yah! aku menginginkannya juga ! tolong pesankan semua makanan itu 2 buah ya"


kata rose.


...~belasan menit kemudian~...


"pesanan kalian sudah selesai"


kata pelayan dengan senyuman.


setelah tugas para pelayan selesai,


semua pelayan langsung meninggalkan rose dan rever berdua,


karena itu restoran istimewa semua meja duduk di beri jarak agak jauh dan di batasi tirai sehingga sepasang orang tak akan melihat pasangan lainnya.


suasana nya jadi sangat harmonis,


rose merasa senang dan tersenyum saat itu.


berbeda dengan rever yang canggung dan malu karena menganggap rose seperti pasangan saja.


"Reza, ayo makan ! apa kaya ingin makanan lain ?"


tanya rose.


"ti..tidak aku hanya melamun tadi, maaf ya"


jawab rever.


tapi...


"aneh padahal aku sudah memesan 2, tapi kenapa yang dua hanya sedotannya saja, dan minumannya satu? Pelayan!!!"


teriak rose,


"ya ? apa ada masalah ?"


tanya pelayan.


"aku memesan 2 minuman kenapa hanya satu ?"


tanya rose.


"ah karena seperti yang anda tahu restoran kami khusus pasangan jadi kalian bisa menikmatinya berdua ! bukankah ini romantis kyaaa><"


kata salah satu pelayan muda.


"ah tapi aku tak akan kenyang ! aku butuh minuman untukku sendiri ! baiklah aku pesan satu minuman lagi !"


kata rose.


palayan muda itu merasa manyayangkan sekali, tapi ia tidak bisa menolak permintaan pelanggan.


beberapa saat kemudia akhirnya minuman yang di pesan tiba.


setelah meletakkannya di meja rose pelayan itu pergi dengan hormat.


"ah semua orang menggap kita pasangan"


keluh rose.


"yah, itu bukan sesuatu yang aneh, kita saja yang aneh karena masuk restoran ini"


jawab rever dengan lembut.


"ha ? kalau gitu kita pacaran saja biar ga aneh"


kata rose dengan santai.


"ha ? a..a...apa?! a...aku....."


kata rever tergagap gagap,


"dasar wanita polos ! jangan karena hidup di istana tak ada yang mengajarimu hal percintaan, aku saja begitu ! Andai kau tahu aku rever"


kata hati rever.


"kenapa ? kau tahu aku seorang putri...


aku belum pernah di tolak lho...


apa lagi soal ini...


katakanlah..."


rose semakin mendekati rever.


"...Reza..."


bisik rose dari mulutnya langsung ke telinga rever.