SILVIA

SILVIA
hari terbaik Rose 3



"wah banyak sekali barangnya ! yang mana yang harus kita beli !?"


tanya rose dengan berbinar binar.


"hampir sore, aku juga lelah setelah naik wahana dan bermain


bagaimana kalau kita makan ?"


saran rever.


"tapi ini masih belum waktu makan malam, kita makan cemilan ringan saja"


kata rose dengan menarik tangan rever, sambil menunjuk pedagang camilan.


"wahhhhh apa ini ?"


tanya rose.


"ini namanya sweet fruit so buah segar yang di balut lelehan gula dan dibiarkan mengeras,


dan ini adalah choco fruit so buah segar yang dibalut coklat ! kalau ini... honeycomb snacks.


sarang lebah yang aku tidak tahu caranya, tapi yang pasti bisa dimakan ! lalu ada berbagai ice cream khas pasar ini dan yang terakhir ada susu kopi es segelas kopi yang dimasukan es batu susu"


jelas rever sambil menunjukan camilan camilan.


"a...aku... ingin membeli semuanya ! dua dua ya ! tolong !"


minta rose pada pembeli sambil ketagihan.


"katanya tidak ingin makan berat karena belum waktunya makan malam, bisa bisa kekenyangan kami sebelum waktu itu"


kata hati rever dengan aneh.


"ini nona selamat menikmati !"


kata pedaganv sambil memberikan sekantung makanan.


"ah jadi berapa ?"


tanya rose.


"hanya hanya 20 ribu !"


jelas pedagang


*karena ini cerita dahulu, uang yang dibutuhkan juga tidak banyak alias murah*


"Rev... Reza ! ini aku membelikan satu satu untukmu !"


kata rose sambil memberikan camilan.


"ah tidak perlu... tapi... sepertinya kau sudah membeli sebelum bertanya ya ! baiklah kalau begitu, mari kita cari tempat duduk"


jelas rever.


rose pun hanya mengikuti sambil tersenyum dan melihat sekitar dengan berbinar binar.


"kita duduk di sini"


kata rever. sambil menunjukan kursi umum di sisi jalan.


"baiklah"


jawab rose sambil duduk.


"ah aku tak percaya ! makanan seenak ini hanya 20 ribu !"


kata rose kagum.


"20 ribu katamu ? sangat mudah ya bilang seperti itu untuk orang yang hidupnya mewah ! kalau orang sini pasti iri !haha"


ledek rever.


"kau iri ya Reza ! bukankah sudah bagus aku membelikan mu !"


"baiklah ! ayo makan dan habiskan ! masih banyak tempat yang harus kita lihat !"


ajak rever.


...~selesai makan~...


"Reza.. ! sudah waktunya makan malam ? ayo kita cari makan !"


ajak rose.


"aku tidak percaya ! dari tadi kau membeli semua camilan yang di tawarkan padamu oleh pedagang ! bagaimana kau masih belum Kenyang !?"


tanya rever terheran heran.


"itukan hanya camilan ! dan lagi aku tak mau membuang waktu hari ini sia sia ! aku harus mencoba sebanyak yang aku bisa !"


semangat rose.


rose dan rever pun mencari makanan yang cocok.


"karena ini hari spesial, bagaimana jika kita mencari restoran yang berbeda"


ajak rever


...namun sayang mereka mencari restoran sebaik mungkin saat itu, namun semua restoran penuh, dan hanya tinggal satu restoran....


"arghhhh semua orang sedang makan malam !"


gerutu rose.


"hanya tinggal satu restoran tersisa..."


kata rever.


"yasudah kita kesana, !"


akan rose yang tak sabar.


"masalahnya......


...di restoran yang di sebut...


"......restoran itu khusus pasangan kekasih .."


keluh rever.


"yasudah kita kan lelaki dan wanita ! ayo masuk !"


kata rose dengan polos dan langsung melangkah.


"tunggu..."


kata rever sambil memegang tangan rose.


"maksudmu... kita kesanam sebagai pasangan ?!"


tanya rever dengan aneh sekaligus tersipu.


"yah ! makan malam lebih penting ! kau janji akan menemaniku menghabiskan hari ini kan !"


kata rose.


rever pun masuk bersama rose ke resto itu dengan terpaksa tapi entah kenapa rever seperti baik baik saja dan tak keberatan.


"wah baru masuk sudah banyak hiasan tentang cinta ! pemilik toko ini pasti bucin !"


kata rose.


"yah, karena ini restoran mahal jadu tidak terlalu penuh, hanya orang yang menganggap hari ini hari istimewa yang mau menghabiskan uang untuk kesini ! (sepertimu) dan hanya orang kaya saja yang ke sini !"


jelas rever