
rose makin mempererat pelukannya dengan rever, sedangkan rever hanya meng Elus Elus kepala rose dengan lembut.
entah kenapa sepertinya rever memiliki 2 perasaan yang berubah setelah memeluk rose.
yang pertama, adalah perasaan sedih seakan akan kesedihan rose yang sangat berat juga di rasakan rever,
dan yang kedua adalah semua perasaan buruk rever pada rose menghilang seketika, semuanya. kebencian dan kekecewaan dari yang terkecil sampai terbesar menghilang, dan hanya tinggal perasaan positif yang makin tumbuh, menjadi perasaan yang tidak dikenal oleh rever.
"rose, lihatlah ada sunset, salah satu waktu terbaik melihat pantai, warna jingganya memancar sampai menembus laut, laut pun yang tadinya biru menjadi berwarna jingga"
jelas rever untuk menghibur rose.
kerena penasaran rose langsung menoleh,
"ba...bagaimana mungkin... sebelumnya laut ini adalah laut yang paling biru, kenapa menjadi laut yang paling jingga, warnanya menyatu dengan langit.. bagaimana bisa...indah..."
kata rose kagum,
rever berpikir Andai saat ini rose tidak sedih, pasti pemandangan ini sangat memuaskannya.
saat rever melihat rose kembali, ternyata rose sudah tertidur pulas setelah menangis.
rever pun memeluk kembali rose,
sehingga tubuh rose pun refleks seperti merasa di selimuti di hari yang sangat dingin.
Berjam jam tak terasa, rever pun sepertinya tidur, namun hatinya tetap terjaga,
saat itu tepat tengah malam, semua orang yang tadinya saat sunset berkrumun sudah menghilang, dan hanya rumah rumah saja yang bercahaya, rever terbangun melihat laut yang dingin, gelap gulita, begitupun dengan lautnya, namun yang indah cahaya bulan menyinari laut, sehingga masih bisa di temukan banyak warna biru tua di laut selain itu juga ribuan bintang yang dilangit menjadi 2 kali lipat ketika setelah memantul di laut.
"eumhh"
gumam rose yang baru bangun.
matanya baru terbuka satu, beberapa saat mata yang satunya pun terbuka, dia bangun dan langsung melek ketika sadar bahwa dia baru saja tidur bersama pria, namun dia lega ketika mereka ada di pantai terbuka,
"apakah ada orang yang melihat kita ?! bisa ada rumor buruk tentangku "
keluh rose
"kita masih memakai sihir"
jawab rever.
"ah maafkan aku, padahal baru saja bertemu, tapi aku sudah meniduri bajumu, dan ngomong ngomong energi sihirmu banyak ya?"
kata rose.
"terima kasih..."
jawab rever.
"Revz...Reza... boleh aku terus memelukmu ?"
pinta rose,.terlihat jelas bahwa saat itu rose tulus dan bukan sandiwara,
"ah...a..aku..."
jawab rever dengan wajah memerah.
"grebbb"
sebelum selesai mengeluh, rever langsung memeluk rose.
"rose bukan orang yang aku sukai, tapi dia adalah teman terbaikku, tidak apa apakan kalau sebatas ini ?"
pikir rever demikian.
namun di hatinya yang terdalam berbeda.
rose semakin erat memeluk rever, seolah olah tidak ingin kehilangannya,
namun rever tidak keberatan dan memeluk rose balik,
"rose..lihatlah.. laut kali ini warnanya lebih gelap, namun jangan takut pada kegelapan, ada bulan yang menyinari laut dan kita, selain itu bintang juga ikut menghiasi pantulan laut.."
jelas rever,
rose menoleh ke arah pantai, dan pemandangan pantai benar benar luar biasa,
"benar benar indah, aku belum pernah membaca tentang pemandangan ini di novel, kenapa ya ? padahal ini lebih indah.."
kata rose
"setelah kupikir pikir, pemandangan kali ini mirip dengan kesedihanmu.."
kata rever
"maksudmu ?"
tanya rose.
"aku tidak bermaksud meledekmu. tapi... laut yang gelap dan biru tua itu... seperti hatimu yang sedang mengalami kesedihan yang dalam, layaknya lautan yang dalam..."
jelas rever.
"lautan dalam ? seberapa dalam ?"
tanya rose.
"dalam..dalam sekali... sampai sekarang belum ada yang bisa sampai menginjakan kakinya ke dasar laut dalam, kau tahu ? semakin jauh laut, akan semakin dalam, tapi kau masih bisa menginjakan kakimu di dasar yang rendah."
jelas rever.
"ah aku ingin mencobanya, !"
kata rose dengan semangat sambil berdiri.
lalu berjalan ke arah laut.
"hati hati rose ! ada ombak yang bisa menyeretmu ke laut yang dalam !"
teriak rever.
rose pun berhenti.