
"kakak... kenapa kakak mencurigaiku ?"
tanya rose dengan tatapan dingin.
"tidak... aku pernah melihat bunga beracun yang mirip dengan bunga ini, dan ternyata bukan"
jelas seidon.
"tak apa apa, saya akan menerimanya"
jelas Silvia sambil tersenyum setelah menerimanya.
"bunga ini sudah Aman di periksa, apa rose memberikannya dengan tulus ? aku senang sekali"
senang Silvia dalam hatinya.
"heh, itu adalah bunga *trengeloctus bunga itu memang tidak berbahaya..tapi....
kita lihat saja nanti"
smirk hati rose.
*trengeloctus : salah satu tanaman fantasy kerajaan raisty
"sa...saya benar benar berterima kasih..."
senang Silvia dengan sangat tulus sambil tersenyum.
"apa kau sengaja Silvia biar aku merasa bersalah ? tolong jangan terlalu baik terhadapku ! dasar wanita yang aneh"
gerutu hati rose.
"AYO SEMUANYA HARI INI KITA OLAHRAGA UNTUK KELAS PERTENGAHAN A!!!!"
teriak guru olahraga.
"kelas pertengahan A ? itu kita"
kata rose.
Silvia dan rose pun pergi kelapanga.
beberapa menit setelah pemanasan. akhirnya kelas rose menggerakkan senam.
"kapan efek nya akan muncul ? harusnya sekitar 20 menit setelah menghirup bunga itu..."
gerutu hati rose.
"KYAAAAAAA!!!!"
teriak orang orang.
"ada apa ?"
toleh rose.
"kyaaaaa"
"Silvia ? apa yang terjadi ?"
"kenapa matamu memerah ?"
jerit orang orang.
"aaaaaaaarghh"
teriak Silvia seperti kesakitan.
mata Silvia berubah menjadi merah, tubuh Silvia juga terlihat sangat aneh urat urat dalam tubuhnya menonjol nonjol.
"sudah waktunya ternyata"
senyum lebar rose di antara jeritan dan larian orang orang yang shock dan heboh.
orang orang menjauh dari Silvia,
Silvia terus kejang kejang.
"mengerikan !!!"
jerit orang orang.
teriak Silvia kesakitan.
para guru dan orang dewasa ketakutan namun mereka memberanikan diri membantu Silvia,
suasana itu sangat heboh.
"meriah sekali !!!"
semangat hati rose sambil tersenyum tanpa di ketahui orang.
beberapa orang yang khawatir Silvia mencoba mendekati Silvia.
namun karena Silvia kejang kejang tak karuan membuat orang orang takut.
tiba tiba asap hitam muncul dari tubuh Silvia,
semua orang menganggap itu adalah asap aura.
aura hitam \= aura kebencian.
karena hal itu semua orang benar benar shock.
Silvia yang mereka anggap selama lebih dari 3 tahun adalah orang yang lembut, ramah dan pintar.
namun semua yang mereka lihat kali ini membuat mereka meragukan kebaikan Rose.
"aura hitam ? aura kebencian ?"
"Silvia ? ke apa kau begini !"
"mengerikan sekali..."
mulai terdengar kasak kusuk.
"orang orang bodoh, memang terlihat seperti aura tapi nyatanya itu adalah asap ringan hitam saja ! efek dari tanaman strangeloctus,
tanaman itu tidak berbahaya jika di hirup doang, tapi jika seseorang juga memakan tanaman *clastrope yang ku bubukkan dan kumasukkan pada minuman Silvia waktu itu. maka perpaduan kedua tanaman itu akan benar benar mengerikan.
tapi tenang saja, ini tidak akan membunuh orang, hanya merasakan luka bakar dalam tubuh saja !"
jelas hati rose, sambil menutup senyuman dengan tangannya.
*clastrope adalah tanaman fantasy kerajaan raisty yang tumbuh di wilayah barat,
sedangkan strangeloctus tumbuh di wilayah timur, kedua tanaman ini bisa dianggap langka, karena sulit menanamnya, karena hal ini tidak banyak orang tahu tentang kedua tanaman ini apalagi menelitinya sedalam itu, efek perpaduan antara kedua bunga itu adalah.
1. kagetnya otot otot dan beberapa organ tubuh
2. rasa bakar di dalam tubuh
3. kejang kejang
4. sulitnya mengendalikan tubuh
5. kesadaran yang melemah
6. asap hitam ringan yang keluar di sekitar tubuh
7. mata yang memerah
dan sebagainya.*
...~di istana~...
"ha...lelah sekali setelah menaiki kereta kuda dari sekolah saja ?"
keluh seidon yang berbaring di kursi.
"YANG MULIA ! GAWAT ! SAYA MENDENGAR LANGSUNG DARI PENGANTAR SURAT TERCEPAT KITA BAHWA SAAT INI LADY SILVIA SEPERTI KESURUPAN!!!"
teriak Yao he asisten sekaligus tangan kanan seidon.
"bagaimana mungkin !? apa ini ulah rose !?
padahal aku sudah memeriksa bunga yang rose berikan pada Silvia ! dan aku juga menyelidiki barang barang apa saja yang rose berikan secara langsung pada Silvia !"
tanya hati seidon.