Secret Billionaire & Hot Mother

Secret Billionaire & Hot Mother
Ch 29 : Menyelesaikan masalah



Esmee dan Winter keluar dari klub malam Diamond dengan saling bergandengan. Menuju ke mobil Winter yang terparkir. Sudah saat nya mereka pulang. Esmee, wanita itu tidak berhenti memperhatikan raut wajah sahabatnya itu yang datar dan hanya diam.


“Hei, cantik. Huuu,” goda seorang pria yang tiba-tiba berdiri didepan mereka berdua. Lalu disusul oleh dua orang pria lagi.


“Apa yang kalian inginkan, pergi sana!” usir Esmee yang mendorong salah satu pria itu. Kemudian menarik Winter untuk tetap melanjutkan langkahnya.


“Dj Fabricia memang sangat cantik dan seksi jika dilihat dari dekat,” goda pria itu lagi. Tangan nya bergerak ingin menyentuh dagu Winter.


Namun, beberapa detik sebelum tangan nya menyentuh dagu Winter. Seseorang meraih tangan nya dan memelintirnya. Pria itu meringis kesakitan sampai minta ampun.


“Ahh ahh ahhh, sakit. Ampun tolong lepaskan tanganku!”


“Berani sekali kau menyentuh milik ku! Apa kau mau aku mematahkan tangan mu ini!”


Winter dan Esmee terkejut ternyata pria berkaos hitam dan memakai topi yang menolong mereka itu adalah Kaisar. Winter semakin sedih mendengar perkataan Kaisar bahwa dia adalah miliknya. Apa? Boneka? Mainan? Heh, Winter terkekeh. Dia menarik nafas dan berusaha setegar mungkin di depan semua orang.


“Maafkan aku, baik aku akan pergi!” mohon pria tersebut.


“Pergi sana!” Kaisar mendorong pria itu.


Setelah itu Kaisar berbalik menatap Winter yang tidak mau menatap nya. Wanita itu diam tak berkata, bahkan menatap matanya saja dia tidak mau. Ada perasaan sakit yang di rasakan Kaisar. Tapi mau bagaimana lagi? Dia telah bersalah.


“Sayang, kau tidak apa-apa? Apakah dia sempat menyentuhmu?” tanya Kaisar dengan cemas seraya menyentuh kedua pundak Winter.


Wanita itu hanya diam menatap kearah lain.


“Apa yang kau lakukan? Jangan sentuh Winter!” Esmee menerobos dan menepiskan tangan Kaisar dari pundak Winter.


Akan tetapi tiba-tiba saja tangan Esmee seperti ditarik mundur. Ternyata itu adalah Kyle. Pria itu menarik Esmee menjauh dari Kaisar dan Winter. Esmee meronta dan mulai marah-marah kepada Kyle.


“Apa-apaan sih kau ini! Aku tidak akan membiarkan si pembohong itu menyakiti Winter lagi!”


Kyle menarik lagi tangan Esmee hingga tubuh wanita itu menabrak dada bidangnya. “Siapa yang akan menyakiti Winter lagi! Asal kau tahu Kaisar begitu mencintai, Winter!”


Kyle terdiam, itu memang benar. Kaisar juga salah, karena telah membohongi Winter. “I know, kau pasti sangat membenci Kaisar. Tapi biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka berdua.”


Esmee tertegun menatap Kyle. Dia baru ingat bukan kah Kyle ini pria yang paling gila dengan wanita dibandingkan dengan dua sahabat Kaisar lain nya. Sekarang dia terlihat ikut sedih dengan hubungan Kaisar dan Winter.


Esmee pun memandang Kaisar dan Winter dari kejauhan. Benar katanya Kyle, biarkan mereka berdua menyelesaikan masalah ini. Agar semuanya jelas dan tidak ada hati yang akan hancur lagi.


“Aku akan mengantar kau pulang, honey.” Kaisar meraih tangan Winter.


Dingin seperti es batu. Bahkan wajahnya yang datar terasa begitu dingin. Kaisar ingin sekali mendekap wanita itu kedalam pelukan nya sekarang juga. Akan tetapi dia tahan, dia tahu Winter sangat kecewa padanya.


Winter menoleh ke arah belakang dimana Esmee berada. Sahabatnya itu mengangguk sambil tersenyum. “Pergilah!”


Kaisar pun membuka pintu mobil dan mengajak Winter untuk masuk. Wanita itu masuk ke dalam mobil. Disusul oleh Kaisar yang juga masuk di bagian pengemudi.


Mobil sport mewah berwarna hitam itu pun melaju meninggalkan Kyle dan juga Esmee. Tanpa sadar air mata Esmee menetes menatap kepergian Winter.


“Ini, usap air matamu itu! Kau terlihat jelek saat menangis,” celetuk Kyle sembari menyodorkan sapu tangan di depan Esmee.


Wanita itu cemberut dan menyikut perut Kyle dengan pelan. “Kau! Apa mau aku pukul?”


“Hahaha, ayo aku akan mengantarmu pulang!” Kyle tertawa sambil berjalan meninggalkan Esmee yang hanya diam di posisi nya.


“Menyebalkan!” gerutu Esmee.


To be continued...


Note : Jangan lupa rate ya🥰