Please Don'T Leave Me

Please Don'T Leave Me
eps 9



Semua nya tak membawakan hasil, tidak ada yang duduk disamping cinta


Cinta memilih duduk dengan teman temannya sedang kan alex dan edo duduk di bagian depan dengan edo yang menyetir dan fiki duduk sendirian di paling belakang


Saat pulang jam menunjukkan pukul sembilan pagi karna perjalanan bisa sampai tiga jam yang ditargetkan harusnya sampai sekitar jam duabelas sampai jam setengah satuan namun saat diperjalannan.......


Edo: “Ah.. polisi, jangan bilang ini tanggal tilang? Gue gak bawa sim, sim gue ada dimobil” jelas edo yang memang mobil yang mereka kendarai itu mobil milik alex


Alex: “ terus gimana? Ada yang bawa sim gak? Kalian taukan sim gue ilang gara gara balapan terakhir”


Vina:”besok gue ada balap jadi STNK sama SIM gue ditahan


Mita:”aku sama kaya kak edo, simku di mobil


Cinta:” sim gue juga gue tinggal mobil gue


Mereka saling tatap sebelum menatap......


“wait wait wait kenapa pada natap gue.. lokan tau bro mobil gue disita bokap gue makannya gue nebeng lo bro..” jelas fiki


Yah.. mau tidak mau mereka harus puter balik ke jalan yanga lebih jauh dari pada harus berurusan dengan polisi


~~


Panggilan vidiocall membangunkan istirahat cinta


Mita : “hai cantik


Vina : “mita gak usah basa basi, gimana keadaan elo sekarang? Lo masih baik baik aja kan beb?


Mita :”vin kayaknya lo terlalu... berlebihan, dan kayaknya elo harus berterimakasih sama maya jadikan kedekatan kalian ada kemajuan, emm soswit


Vina : “lo lebay mit, seharusnya kita tuh takut cinta kenapa napa eh lo malah kesenengan, mau lo kalo temen kita hamil sebelu...


“shuttttt... kalian ngomong apa sih, gue masih ngantuk nih” ujar cinta yang berbicara dengan mata yang masih tertutup


Mita :”jadi lo belum tau kalo lo pulang dianter...


Vina :”beb sebaiknya lo buka mata dan liat baju lo masih lengkap enggak sama...


Mita :”vina sekarang kayaknya lo deh yang berlebihan


“Stoppp maksud kalian apa sih ribut enggak jelas”


“elo itu dianter pulang alex” keduanya berkata bersamaan membuat cinta mebuka matanya dengan lebar


Pintu terbuka cinta menoleh menatap kearah pintu kamarnya yang pasalnya dia hanya tinggal dirumahnya ini sendirian, pertanyaannya dalam hati terjawab melihat alex yang masuk dengan perlahan karna makanan yang dibawanya


Dan apa reaksi cinta saat ini..? dia hanya membuka mulutnya dan menatap alex yang sedang tersenyum padanya, dan saat ini..


yah saat ini sudah berada didepannya


Cinta memeriksa seluruh badannya yang masih utuh dengan baju yang sama saat terakhir kali dia pulang dari vila, teringat pertanyaan vina


“ Beb elo kenapa?.. cin.. cinta” vina dan mita bingung melihat cinta yang berada diujung telefon berperilaku aneh membuat keduanya cemas


Cinta pun tersadar karena teman temannya yang saling saut sautan menanyakan keadaannya


“lanjut nanti, ok” cinta yang langsung mematikan sambungan vidio


“dan.. lo ngapain disini?”pertanyaan cinta yang ditunjukkan untuk alex yang sudah berada dihadapannya saat ini, alex bukannya menjawab pertanyaannya melainkan dia menyendok kan makanan untuk diberikan pada cinta


Tak ada jawaban berarti dia juga tidak ingin membuka mulutnya, alex hanya menghembuskan nafasnya “aku cinta sama kamu cin, aku serius sama kamu” hanya jawaban itu yang diberikan alex agar cinta dapat membuka mulutnya


Alex tersenyum saat cinta membuka mulutnya dan menerima makanan yang dia berikan, yang paling membuatnya tersenyum saat cinta mengambil mangkuk makanannya “aku bisa makan sendiri” disitu kali pertama pipi cinta merona karena alex menatapnya bahkan membersihkan sisa makanan yang berada di bibirnya.


_____


~`~`