
Merka saling menatap menunggu jawaban dari cinta dengan vina yang menompang kepalanya dengan kanan kiri dan mita yang menaruh kepalanya pada meja
Cinta yang sedang ditunggu malah asik melamun dengan senyum mengembang
“cin 20 menit lo diyem dan disetiap dua puluh tujuh detik lo senyum gak jelas” vina yang angkat bicara
“hem eh” mita hanya mengangguk
“emmm jadi.....
Teman temannya yang memajukan wajahnya menunggu cerita dari cinta yang diantar pulang oleh alex itu membuat teman temannya tidak mau melewatkan satu ceritapun yang tertinggal “jadi apa cin?”tanya mita tidak sabar
“jadi gini...
“kalian... kalian gak boleh tau” hahaha
“cinta lo apa apaan sih, gue penasaran lo ngapain aja sama alex, lo diapain, dan berapa lama alex dirumah lo”vina sahabatnya yang overprotektif itu mulai mengajukan pertanyaan yang manuntut untuk dijawab
“this is my privacy you know”cinta yang mengulurkan lidahnya
Mita yang memasang wajah sewot itu hanya menatap kearah lain “lo jahat cin, paling enggak kalo lo gak mau cerita itu bilang dari awal kan kitanya jadi gak lama nunggunya, sebel deh gue”
“hahaha sorry sorry sebenernya gue gak ngapa ngapain sama alex dia cumang nunggu gue sadar dan ngasih makan gue setelah itu dia suruh gue istirahat lagi, yaps cirita selesai” ujar cinta
“gila lo, gitu aja kita nunggu lama, kaya lo diapa apain aja, sialan”tambah vina
Brak... suara hantaman meja mengagetkan ketiganya
“What.. jadi alex nganter lo pulang, kenapa harus dia lo kecentilan ya dasar loh”
Ketiga sahabat itu masih mengatur jantungnya yang kaget karna tangan tangan dusta dari maya yang mengagetkan ketiganya
yang mulai berdiri dan emosi yang memuncak, coba tadi kalo jantungnya loncat bisa matek
“tau tuh makanya tu mulut sama tangan kalo ke sekolah dibawa jangan ditinggal dijalan jangan disuruh ngemis, biar berpendidikan ngerti lo” mita menambahkan
“he gue gak ada urusan sama kalian yah, gue ada urusan sama ini cewek gatel yang ngegoda alex, sok sok sakit pasti lo” jarinya yang menunjuk cinta yang masih duduk
Cinta tau tanpa dirinya kedua temannya bisa membereskannya, bagi cinta temannya adalah perisainya, pelindungnya.
“gue kasih tau ya, gue vina dan mita adalah sahabat cinta jadi siapa yang buat masalah sama cinta akan berhadapan sama kita..” vina yang mendorong bahu kanan maya
Mita :“yaps sama jangan sok sok lupa elo kan yang buat kita bertiga kena diare”
“kalian tu emang sahabat ******, sama sama ngegoda cowok keren dan tenar di sekoalahan, emang cumang itu kerjaan kalian, jangan jangan pemasukan kalian juga dari itu”
maya yang mulai ngomong pedes itu membuat cinta berdiri dari tempat duduknya masalahnya mereka sekarang berada dikafe dan jika diteruskan akan semakin banyak penonton yang akan terhibur tanpa bayaran hasilnya bakal jadi gosip
“em.. makasih untuk semuanya, makasih kalo lo udah ngakuin kalo kita sahabatan dan makasih obat diarenya, jujur gue suka saat makan dia bersihin sisa makanan di bibir gue dan saat gue tidur... dia nyium kening gue” perkataan cinta berhasil membuat maya membulatkan matanya
Hem obat diare paling mujarab ya hanya alex hehe, batin cinta
Maya tau setiap perbuatan yang dia lakuin pasti akan berakhir kebahagiaan pada tiga sahabat itu “lo...” maya yang menunjuk cinta namun dirinya kehabisan kata kata
“cabut gaes” cinta mengintruksikan teman temannya agar pergi
^^
thanks for you