
Hem.. kelvin tersenyum puas karna dia semakin tertarik pada cinta
“he ngapain lo mau deketin cinta..
“oh.. jadi namanya cinta oh nama yang cantik, kamu sudah menyebutkannya dengan namamu cinta, bahwa saya cinta dengan kamu .”
Alex mulai geram dengan pria dihadapannya dia pun mulai melayangkan pukulan pada wajah tampan kelvin
“hahaha.. stop alex lo njaga cinta aja gak bisa
Sombong edo yang berhasil merangkul cinta tanpa pemberontakan dari cinta
“udahlah kita pergi, do lo gak asik bro, iya gue tau cinta galbakal ngelepasin rangkulan lo tapi jangan ngerusak skenario gue dong, dan elo jangan berani sama kita kalo enggak lo bakal habis”
Fiki yang mengakhiri perseteruan itu, mereka pun ikut pergi
“cinta aku janji kita akan bertemu lagi
Teriak kelvin yang mulai gila karna bertemu dengan cinta. Pastinya itu didengar oleh orang banyak yang berada disekitarnya.
“Silahkan ini menu yang tuan dan nona pesan, selamat menikmati.”
“yeee... makan makan”cinta yang sudah antusias dengan semua hidangan yang berada dihadapannya
“em.. kok suara pelayan tadi kaya familiar ya di telingaku, seperti suaranya..
Mita yang sedang mengingat
“stttt... udah deh mit.. lo makan dulu baru mikir.. otak lu kan blong kalo belum makan” ejek vina yang sudah mulai melahap makanannya
“kampret lo vin, awas aja lo balapan sampe minjem mobil gue” dalam makannya vina hanya membalas mita dengan senyum memang dia sudah tidak bisa menunda makan karna demo yang dilakukan cacing yang berada diperutnya.
Alex, edo dan fiki hanya saling menonton perdebatan itu yahhh.. karna memang mereka tidak bisa melakukan apa apa.
“ehh...
“kenap cin..
“aduh gue gak tahan, gue harus pergi..
Alex yang menahan tangan cinta saat cinta mulai beranjak dari kursinya
“aduh lex.. gue sakit perut..
Tidak lama setelah cinta pergi tiba-tiba vina dan mita merasakan ada yang aneh pada perutnya
Vina:”aduh perut gue.. ahh cinta tunggu gue..
Mita:”auw perut gue.. gue mau kekamar mandi dulu..
Vina dan mita mulai berlari kearah kamar mandi, sontak alex edo dan fiki saling menatap dalam artian bertanya. Alex berpendapat ada yang aneh dengan makanan yang dipesan wanita-wanita itu, mungkin ada yang menabur obat sakit perut batin alex
Edo mulai memanggil pelayan untuk menemukan siapa pelaku yang menyebabkan ketiga wanita itu sakit perut
Sedangkan fiki pergi menelfon dokter pribadi keluarganya agar segera datang di villa alex untuk menangani ketiga wanitanya, salah satunya mita
“Hahaha.. sukurin kalian bertiga, moga diare sampe besok ujian, huh.. maya dilawan, dahlah karna gue pinter jadi gue bakal cepet pergi dari sini.. untung gue gak buta kalo diruang masak resto ada CCTVnya.. haduhh maya emang pinter bangga gue sama diri gue sendiri”
Maya pun pergi meninggal kan kafe, dan memilih pulang. Karna pendapatnya bahwa mereka ber tiga tidak akan melanjutkan liburannya selama perut masih diare.
Cinta:”apa?? jadi yang ngasih obat diare itu maya?..
Mita:”tuhkan gue bilang apa suara tadi itu familiar banget..
Fiki yang baru datang angsung memberi info pada teman temannya bahwa dokter pribadainya sudah sampai di vila
Di pagi hari yang cerah mereka harus merelakan liburannya melihat ketiga wanita itu lemas karna sakit diarynya saat ingin memasuki mobil.
Edo yang sudah masuk terlebih dahulu
“cin sini masuk duduk deket aku biar kamu bisa senderan ke pundak aku” edo yang berada di baris tempat duduk paling belakang
Melihat itu alex tentu tidak mau kalah dengan wajah yang dibuat datar “do elo yang nyetir.. gue masih ngantuk” alex yang mengulurkan kunci mobilnya
“ogah”jawab edo yang memicu perdebatan