Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Tujuh



Sesampainya Tania di mall, ia melihat 3 sahabatnya yang melambaikan tangan kearahnya, dan Tania pun menghampirinya.


"kuyy guyss kita berpetualang nyari barang diskon" celetuk Bela.


"bepertualang pala lo mang nya ini di hutan bepetualang gila lo" ejek Cintia.


"udah jangan ribut, kuy lah" ajak Tania.


Dan mereka pun belanja sepuasnya, mencari barang diskon. Karena sudah lelah mereka pun pergi ke Cafe dekat Mall.


"ehh capek banget gue nih" celetuk Bela.


"ga nyangka gue Bel lo gila shoping" ejek Cintia.


Bela malah cengengesan sendiri.


Tak lama kemudian 4 pria menghampiri mereka.


"ehh ada ciwi ciwi bar bar disini boleh gabung gak penuh nih" celetuk Candra


"boleh beb sini duduk aja" ucap Citra tersenyum.


"BEB?" tanya mereka kompak kecuali Citra dan Candra.


"widih gercep amat bang Candra pj bang pj" ejek Risky.


"wahh parah nih Citra gak pernah cerita ama kita" Bela.


*Flashback


Kemarin waktu pulang sekolah Candra melihat Citra berdiri di depan gerbang sekolah dan ia pun menghampirinya.


"ehh Cit gue mau ngomong sesuatu" celetuk Candra.


"apaan ngomong aja dah" sewot Citra


"emmm anu Cit"


"anu apaaan" Citra pun deg degan penasaran Candra mau ngomong apa.


Dan Candra pun langsung memegang kedua tangan Citra.


"emm Cit gue suka sama lo" ucapnya sambil menatap Citra.


Citra yang di tatap pun merona karena sebenarnya dia juga diam diam suka dengan Candra.


"jadi?" tanya Citra kemudian.


"emm lo mau gak jadi pacar gue?"


Citra pun mengangguk malu malu.


*Flashback off


Jadinya mereka pun 1 meja ber 8 karena meja semua penuh.


"ehhh cicak napa lo diem mulu dari tadi, sariawan ya lo" tanya Varel pada Tania.


"isss apaan sih lo beruang, diem aja" kesal Tania.


"gue laper kemana sih ni kok gak dianterin makanannya gue ancurin juga nih cafe" emosi Tania.


"ehh lo kira ni cafe punya nenek moyang lo, main ancurin aja" Varel


"sabar kali Tan tar juga dateng" Cintia.


"buset dah Tania" balas Reza kemudian.


Dan akhirnya yang ditunggu tunggu pun datang mereka pun makan dengan tenang.


*************************************


"duhh dapet sejarah lagi ketemu buk Ami pula males guee dah Tan" keluh Cintia.


"kuy bolos" ajak Tania


"lahh ayokk"


"ehh Bel, Cit ikut gak?" tanya Cintia


"kemana?" Bela.


"bolos lah males gue dapet sejarah"


"kuyyy" jawab Citra dan Bela barengan.


Mereka ber 4 pun keluar dari kelas.


"palingan juga bolos kemana lagi" jawab Reza.


Varel yang melihat Tania keluar pun ikut beranjak keluar.


"ehh mau kemana lo var?" tanya Candra.


"bolos"


"eee bambang tungguin napa" teriak 3 sahabat Varel, lalu ikut keluar kelas.


"ehh guys gue nyusul Citra dulu ya" saut Candra langsung pergi meninggalkan Varel, Reza dan Risky.


"bucin amat tu anak" kesal Reza.


"gue juga deh mau pdkt sama Bela" Risky.


Sedangkan di tempat lain.


"kita kemana nih enaknnya" saut Bela.


"Beb" teriak Candra menghampiri Citra.


"ehh beb kamu ikut bolos juga"


"hehe iya" jawab Candra cengengesan.


Datang lah Varel Reza dan Risky yang menyusul Candra.


"ehh lu beruang resek ngapain ngikut bolos juga? nguntit gue lu ya?" tanya Tania pada Varel.


"dih ngapain gue nguntit lo kayak gak ada kerjaan lain aja, mang lo aja yg boleh bolos gue juga bosen kali dapet pelajaran yang gak gue suka" ketus Varel.


"udah udah lo berdua tiap ketemu berantem muli pusing gue dah" kesal Cintia


"kalian ngapain masih di luar" Teriak bu Ami pada Varep dkk dan Tania dkk dari jauh dan hendak menghampiri mereka.


"guys kabur" ajak Tania


dan semua pun kabur ke belakang sekolah.


"ehh kalian mau kemana jangan bolos" teriak buk Ami yang hendak mengejar mereka.


"buset dahh berasa kayak maling gue" ucap Bela yang masih ngos ngosan.


"terus kita kemana nih" tanya Citra.


"kuy pulang" ajak Tania.


"pala lo pulang tar dimarahin bonyok (bokap nyokap) lu baru tau rasa" jawab Cintia.


"eh iya ya lagian supir gue belum jemput juga" jawab Tani cengengesan.


"lah terus kemana nih kita bosen gue disini" umpat Bela.


"gimana kalok kita nongkrong di cafe deket sini" ajak Risky


"boleh tuh" Cintia.


"tapi kan kita ga bawa mobil ogeb" hardik Tania.


"gini aja kita para laki bonceng kalian pada tar dianter deh pulang, gue sama Citra, Reza sama Cintia, Risky sama Bela dan Varel sama Tania. usul Candra.


"boleh juga tuh" Citra.


"eleh modus lu berdua" ejek Cintia pada Candra dan Citra.


"dihh kok gue sama beruang resek gak mau ahh" tolak Tania.


"ee cicak lu kira gue mau boncengin lo apa" kesal Varel.


"udah napa Tan bareng aja gapap lagi akur sekali kali mah, mang nya lo mau panas panasan naik ojol?" Cintia.


"ya gak mau lah" Tolak Tania.


Tania pun terpaksa boncengan dengan Varel meskipun sebearnya hati nya deg degan berasa dangdutan gitu. Mereka pun langsung berangkat ke cafe.


Tak terasa hari sudah sore mereka ngobrol dan tertawa bersama cuku lama. Lalu Varel dkk mengantar Tania dkk untuk pulang.


"kuy pulang dah sore" ajak Varel.


"ayok dah" jawab yg lain serempak.


Tani pun di Antar Varel pulang, dari kejauhan seorang wanita tak sengaja melihat Varel membocenh Tania pun mengepalkan tangannya tidak sukan. Dia adalah Clara Ayunita cewek yang suka dengan Varel.