
Sementara di kamara mandi, Tania sibuk membersihkan noda minuman di bajunya.
"yang kamu gak papa kan" tanya Varel menghampiri Tania.
"enggak papa yang".
"awas aja tu si Mak lampir aku bales nanti" kesal Varel.
"udah biarin aja kamu gak usah bales dia, itu urusan aku, emangnya dia siapa bisa seenaknya aja sama aku, dia belum tau aja aku siapa"
"ohh iya ya pacar aku kan nona muda Kusuma" goda Varel
Tania hanya tersenyum saja menanggapi perkataan Varel.
*************************************
"eh Tan lo ga papa kan?" tanya Cintia yang melihat Tania datang ke kelas.
"enggak lah berani banget tu mak lampir nyari gara gara sama gue" celetuk Tania.
"iya lah seorang Tania dilawan, salah orang tuh mak lampir" kata Bela
"yoii minimal nanti dia masuk rumah sakit amerika" celetuk Citra tertawa.
Tania yang mendengar ocehan teman temannya itu hanya Tertawa.
*************************************
Rumah keluarga Kusuma
"loh Tania baju kamu kok kotor" tanya Anggun
"biasa mah ada yang ngajak gelud tadi di sekolah" celetuk Tania.
"Siapa yang berani gelud sama putri papa ini" suara Papa Andi yang menghampiri Tania.
"loh papah udah pulang kapan pulang?" tanya Tania dan langsung memeluk papa nya.
"baru tadi sayang" ucap papa Andi.
"Siapa yang berani cari gara gara sama putri papa" lanjutnya.
"biasa pah antifans nya Tania"
"gayaan amat kamu punya antifans" celetuk mama Anggun
Tania dan Nando malah ketawa
"oh iya sayang nanti malem kamu dandan yang cantik ya, papa sama mama mau ajak kamu makan malam sama temen papa juga"
"Tania males ah pah Tania gak usah ikut aja ya"
"gak ada batahan semua harus ikut" final Nando.
Tania pun hanya mengangguk malas.
"tumbenan amat si papah ngajak makan malem bareng temennya jangan jangan ada sesuatu nih, jadi curiga gue" batin Tania.
Sementara di kediaman Sanjaya
"Var nanti kamu ikut makan malem ya sama mama sama papa, dan temen papa" ucap Nando
"ahhh Varel malas pah, Varel diem di rumah aja" tolak Varel ogah ogahan.
"gak semua harus ikut" Nando.
"emangnya sama temen papa yang mana mah?" tanya Varel pada Nia.
"mamah juga gak tau"
Varel pun hanya ber oh ria saja.
Tengah asik tiduran di kamar hp Varel berbunyi, Ternyata Tania meneleponnya, Varel pun menjawannya dengan tersenyum melihata nama "My love"
Varel: halo sayang
Tania: halo yang aku gak bisa nanti malem pergi sama kamu, soalnya papa nanti ngajak aku makan malem.
Varel: oh yaudah gak papa yang
Tania: kamu gak marah kan?
Varel: enggak sayang, aku juga gak bisa nanti papa sama mama juga ngajak dinner
Tania: ohh yaudah kalok gitu aku tutup telpon nya ya.
Varel: iya bye sayang i love you
Tania: iya i love you too
Varel senyum senyum sendiri setelah mendapat telpon dari kekasihnya itu. Sementara Tania juga begitu sangat senang dapa telponan dengan kekasihnya.
*************************************
"Tania cepet sayang" teriak Anggun memanggil Tania.
"iya mah ini juga udah siap" jawab Tania seraya turun dari tangga.
Mama dan papanya hanya menatapnya saja tanpa berkedip.
"sayang kamu cantik banget" puji Anggun.
Memang Tania terlihat sangat cantik mengenakan gaun warna peach selutut dengan rambut yang digerai.
Tania hanya tersenyum dengan pujian mamanya.
"yaudah ayo berangkat" kata Andi
Sampailah mereka di restaurant bintang lima yang mewah.
"maaf ya Nan kami terlambat" ucap Andi.
Tania yang melihat Varel dan Mama nia pun terkejut begitupun dengan Varel.
"Tania" ucap Varel dan Nia barengan.
"Varel" ucap Tania dan Anggun juga barengan.
"loh kalian sudah pada saling kenal" tanya Nando.
"Tania sayang kamu cantik banget" celetuk Nia.
Varel yang melihat Tania yang begitu cantik malam ini pun terpana.
"ehh makasi mah" celetuk Tania.
"Mah?" tanya Andi.
"ehh iya pak Andi maaf, saya yang menyuruh Tania memanggil saya mama"
"Anggun kamu apa kabar" tanya Nia kemudian.
"aku baik Nia, kamu apa kabar?" jawab Anggun langsung cepika cepiki dengan Nia.
"aku juga baik" Nia
"loh mamah udah kenal sama istrinya Andi?" tanya Nando pada Nia.
"iya pah, Anggun ini temen Mama waktu Sma dulu, papah kok gak bilang kalok mau jododohin Varel sama Tania" Celetuk Nia.
"jodohin?" tanya Varel dan Tania barengan.
"iya kami sepakat untuk menjodohkan kalian berdua" lanjut Andi.
"yee papah kalok Varel mah emang calon mantu nya mama, papah sih gak bilang kalok mau jodohin Tania sama anaknya Nia" kata Anggun.
"iya pah Tania emang calon mantu nya mama, lagian Tania udah pernah main ke rumah" Nia.
"ohh jadi kalian berdua sudah pacaran sekarang?" tanya Nando dan Andi.
Tania dan Varel hanya mengangguk malu malu.