Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Dua puluh tiga



Hari ini adalah Hari keberangkatan Varel dkk dan Tania dkk ke Bali. Mereka semua berkumpul di Rumah Tania karena mereka akan menaiki jet pribadi milik keluarga Kusuma.


"udah siap semua kan, yuk berangkat" ajak Tania.


Mereka semua pun pergi ke halaman belakang rumah Tania karena jetnya terpakir di sana. Ya halaman belakang rumah Tania sngat luas.


"Mereka pun duduk berpasang pasangan, Tania dengan Varel, Cintia dengan Reza, Bela dengan Risky, dan Citra dengan Candra.


Setelah melakukan kurang lebih 2 jam mereka pun sampai di bandra internasional I Gusti Ngurah Rai. Mereka pun berangkat menuju Vila milik Cintia.


*******


"wihh besar juga vila lo cit" celetuk Bela.


"udah gak usah kayak orang susah deh Bel, kayak gak punya yang kayak gini aja" Sombong Citra.


"mang nya lo punya?" tanya Risky.


"enggak" jawab Citra polos.


"auuu dahhh Cit males gue ngomong sama lo" kesal Bela.


"hehehe, punya tapi gak segede ini sih" ucap Citra dengan cengiran nya.


"karena disini cuman ada 4 kamar jadi kita tidur berdua 1 kamar" jelas Cintia.


"aku sama kamu ya yang" celetuk Varel.


"yeee mamat main ngomong aja, belum sah woyy main tidur berdua aja tar hilap lagi lo" kata Candra.


"yee gue cuma bercanda kali, gue mah gak mau gutuin Tania kalok belum sah" lanjut Varel kemudian.


Tania hanya memutar bola matanya malas.


"gini aja Gue sama Cintia, Bela sama Citra, yang laki laki terserah mau tidur dimana mau tidur di kolam renang juga gak papa" kata Tania.


"busett kalok di kolam renang mana bisa tidur yang ada mah berenang" celetuk Risky.


"semua orang juga tau kali Ky di kolam renang itu berenang mang nya lo mau dagang di sana" ejek Reza.


"resek lo Za" kesal Risky.


Mereka semua pun menertawakan Risky.


"oke sekarang kita istirahat besok baru kita jalan jalan ke pantai Sanur" ajak Cintia.


Mereka pun semua memasuki kamar.


Keesokan harinya Tania dkk sudah bangun, mereka pun memasak sarapan untuk mereka dan juga para laki laki yang masih belum bangun.


"guys kita masak apa nih enaknya" celetuk Citra.


"emangnya ada bahan bahannya disini?" tanya Tania.


"ada gak Cin?" tanya Bela pada Cintia.


"enggak ada lah kan gue baru pertama kali kesini" celetuk Cintia.


"lo sendirian aja Tan, emang nya lo tau daerah sini?" tanya Citra.


"udah ga papa gue kan nyarinya yang deket dekat sini aja" jawab Tania.


"yaudah deh lo hati hati aja" Cintia


Tania pun pergi untuk membeli bahan bahan untuk membuat sarapan.


Sudah hampir 2 jam Tania belum juga balik ke Vila.


"si Tania mana sih udah lama gini juga belum dateng dateng tu anak" Cintia.


"jangan jangan nyasar lagi tuh anak" sambung Bela.


"yaudah tunggu bentar lagi palingan dia dateng" ucap Citra.


Varel dkk yang sudah bangun pun menghampiri cewek cewek yang tengah duduk di meja makan itu.


"Hai girlss widih udah ngumpul sini aja sarapan mana nih" celetuk Candra.


"Tania mana Cin belum bangun dia?" tanya Varel yanb tidak melihat keberadaan Tania disana.


"itu Tania tadi beli bahan bahan buat sarapan udah 2 jam ini dia gak balik balik" ucap Cintia.


"kenapa kalian biarin dia pergi sendiri sih, dia kan belum Tau daerah sini, bodoh" ucap Varel khawatir dengan Tania.


Cintia, Bela dan Citra hanya menunduk saja melihat Varel yang sudah marah.


"jangan marah marah gitu kali Var, mungkin rame kali di jalan kan jadinya lama" ucap Reza menenangkan Varel.


"Cari sekarang" titah Varel.


Mereka semua pun mencari Tanai di sekitar sana.


"semoga kamu gak kenapa kenapa yang" ucap Varel yang masih belum menemukan Tania.


Setelah 1 jam mencari karena sudah lelah, mereka pun balik ke Vila.


"gimana nih Tania belum juga ketemu" ucap Cintia khawatir.


"kita lapor polisi aja gimana?" saran Risky.


"mana bisa kan belum 24 jam ilangnya" ucap Candra.


"trus gimana dong" khawatir Bela.


Varel yang sedari tadi diam langsung pergi begitu saja.


Ayoo di like dan koment ya readers jika masih ada typonya mohon maap.


dan Di vote juga ya.


Happy reading:)