Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Tiga puluh sembilan



"naaa mau kemana lo" ucap preman 1 dan 2 yang menghadang Tania di luar gudang.


"siall" umpat Tania.


Tania pun berusaha melawan preman itu namun gagal karena si 3 dan si 4 juga bantuin si 1 dan si 2. Alhasil Tania di ikat lagi.


"berani banget lo kibulin kita" ucap si 1


Tania hanya diam, dan tiba tiba seorang wanita masuk.


"wahh jani ini ****** yang dicintai Varel cihh" ucap Wanita itu.


"boss" ucap 4 preman itu menunduk hormat.


"lo?" ucap Tania.


"masih inget sama gue? kalok gak kenalin gue Tiara" Ya dalang dari penculikan Tania adalah Tiara.


"cihh gak salah mbak? ngatain diri sendiri ya? yang ****** disini situ kali, malah ngatain saya" ejek Tania.


"sialan lo" ucap Tiara langsung menampar pipi Tania keras.


"lo tinggal memohon sama gue dan tinggalin Varel itu aja, gue bakal lepasin lo" Tiara.


"emang nya Varel bakalan mau sama lo?" Tania.


Dan Tiara lagi lagi menampar Tania.


**************


Sementara sekarang Varel dkk dan Cintia dkk sedang berada di rumah Tania. Anggun dan Andi cemas karena putrinya belum di temukan oleh para anak buahnya.


"terus gimana nih, gue khawatir sama Tania" celetuk Cintia.


"ehh Var lo gak naruh sesuatu gitu sama Tania" ucap Candra.


"ee bambang sesuatu apaan maksud lo?" tanya Risky.


"woikk jubaedah santuy napa jangan ngegas maksud gue gps gitu lo ada naruh di Tania gak?" tanya Candra.


"oh ya gue lupa, gue naruh gps di cincinnya Tania kemarin" celetuk Varel


"napa gak bilang dari tadi ogeb" celetuk Reza.


"lupa gue, Cin tolong ambilin laptop Tania dong" suruh Varel pada Cintia.


"oh okok" jawab Cintia langsung bergegas ke kamar Tania.


Varel pun melacak keberadaan Tania,,


"nahh ketemu tuh" celetuk Risky.


"dimana tuh tempatnya?" tanya Reza.


"ini di gudang tua yang jauh dari pusat kota" jawab Candra.


"pah Varel mau cari Tania dulu, papah sama mamah tenang aja Tania ga bakal kenapa napa" ucap Varel pada Andi dan Anggun.


"papah percaya sama kamu Var" ucap Andi.


Varel dkk pun langsung begegas menuju gudang tua tersebut sementara Cintia dkk masih di rumah Tania menenangkan Anggun yang masih syok.


*********


"belum puas lo?" tanya Tiara pada Tania.


Tania pun hanya tersenyum sinis.


Wajah Tania sudah babak belur akibat tampara keras Tiara.


"lo kira gue takut sama lo cihh mimpi" Tania.


Tiara yang sedari tadi sudah geram dengan Tania pun mengeluarkan pisau.


"enaknya gue bunuh aja lo ya biar ga bisa deket deket sama Varel, Varel itu milik gue selamanya milik gue" ucap Tiara.


"mau bunuh gue? silahkan toh nanti gue mati, gue bisa gentayangin lo kan terus gue ganggu hidup lo sampek mati mau?"


Tiara yang di ancam pun geram ia menyayat lengan Tania dengan pisaunya itu, sehingga darah segar mengalir di lengan Tania.


"oke kalok gitu gue siksa lo aja" ucap Tiara sinis


Tiba tiba "brakkk" pintu gudang itu di tendang oleh seseorang, dia adalah Varel bersama teman temannya yang sudah sampai di sana.


Tiara pun terkejut. "Var.. Varel" ucapnya gugup.


"bener bener gila gak nyangka gue lo itu keji Ti" ucap Reza.


Varel yang melihat Tania terluka pun langsung menghampirinya dan melepas ikatannya.


"dasar perempuan sialan lo berani banget culik tunangan gue" ucap Varel emosi.


"Varel kamu salah paham, bukan aku kok" bohong Tiara.


"cihh dasar lo sinting, udah jelas jelas lo pelakunya malah bohong lagi lo" triak Candra.


"mati aja sono lu, dasar cewek obsesian" ledek Risky.


"Var mending lo cepet bawa Tania ke rumah sakit dah, biar ni kuman gue urus" ucap Reza.


Varel pun segera membawa Tania ke rumah sakit karena tubuh Tanai di penuhi luka.


"yang kamu bertahan ya" ucap Varel cemas.


"udah ga papa yang aku baik baik aja" ucap Tania yang masih sadar tapi lemas.


Sampai akhirnya Varel dan Tania sampai di rumah sakit dan dokter pun segera mengobati luka luka Tania.


Hai guys jangan lupa di like dan di koment yaa dan di vote juga sebelum baca. Kalok masih ada typo maaf yaa,, happy reading all:)