Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Dua puluh delapan



"ehh maksud lo apa nampar gue" bentak Tania.


"lo gak usah sok cantik ya depan Varel, Varel hanya milik gue cuman gue yang boleh dapetin Varel, awas lo deketin dia gue hancurin keluarga lo" ucap Tiara yang hendak menjambak rambut Tiara.


Tapi plakkk,,,, Tania menampar balik Tiara sehingga dia tersungkur di lantai, Tania langsung menjambak rambut Tiara membuat Tiara meringis kesakitan.


"ehh lo kira gue takut, lo mau hancurin keluarga gue? ya silahkan hancurin aja, gue gak akan biarin orang yang ambil punya gue, apa yang jadi milik gue harus tetep jadi milik gue tanpa boleh di sentuh siapapun" ucap Tania menatap Tiara tajam.


Tiara sebenarnya ngeri tapi dia sembunyikan karena tak mau kalah dengan Tania.


"sekarang lo boleh ngomong sepuasnya, nanti gue hancurin keluarga lo, bokap gue seorang pengusahan besar" ucap Tiara sombong.


Tania hanya diam.


"kenapa takut lo?" ejek Tiara.


"gue takut sama lo? mimpi" ucap Tania ketus.


"nih kartu nama gue kalok lo mau mintak ganti rugi dateng ke rumah gue di Jakarta" ucap Tania melemparkan kartu namanya pada Tiara.


Tiara pun membacanya dia terkejut di dalam kartu itu tertulis Tania Azahra Kusuma. Wajah Tiara langsung pucat pasi, Tania yang melihatnya tersenyum sinis.


"ja.. jadi lo" ucap Tiara gugup.


"kenalin Gue Tania Azahra Kusuma" ucap Tania.


"masih mau lo hancurin keluarga gue gak salah?" ucap Tania mengejek.


Tiara yang takut bermasalah dengan keluarga Kusuma pun berlari ketakutan meninggalkan Tania yang masih di toilet. Karena dia tau Keluarga Kusuma adalah keluarga yang berpengaruh di indonesia setelah keluarga Sanjaya.


Tania yang melihat Tiara pergi ketakutan pun tersenyum puas, ia langsung pergi dari toilet dan menuju Cafe karena teman temannya pasti sudah lama menunggunya, tidak lupa ia mengenakan masker supaya mereka tidak khawatir.


****


"eh Tak lama amat lo gue laper nih nungguin lo" celetuk Risky.


"ye ngapain lo nungguin gue mang nya gue suruh lo nungguin gue" ucap Tania.


"lo ngapa dah pakek masker gitu" tanya Bela.


"kamu kenapa yang kamu sakit tadi baik baik aja kan" khawatir Varel.


"gayaan amat lo Tan tempat kayak gini mana ada polusinya di lalu lintas baru tuh banyak polusi" ucap Candra.


Varel yang merasa curiga pun membuka paksa masker Tania ia melihat pipi Tania lebam dan sudut bibirnya terluka.


"ini kenapa?" tanya Varel sedikit emosi.


"Tan lo habis gelud dimana?" tanya Cintia.


"emm guee tadi jatuh di kamar mandi gak sengaja pipi gue kebentur tembok jadi ya gini" kelas Tania bohong.


Varel merasa ada yang disembunyikan Tania karena dia Tau kalau itu adalah bekas Tamparan.


"jangan bohong kamu" ucap Varel menatap tajam Tania.


Tania pun hanya menghela nafasnya kasar,


"gue habis gelus ma Tiara" ucap Tania membuat mereka semua terkejut.


Tania pun menceritakan kejadian di kamar mandi tadi.


"gila bener tuh Tiara gak nyangka gue" celetuk Reza saat Tania sudah selesai menceritakan semuanya.


"dia gak tau aja berurusan sama siapa" kesal Bela.


"gue jadi pengen liat ekspresinya pas Tania lempar kartu namanya ke dia pasti dia kaget banget pas liat Marga Kusuma yang tertera disana" ucap Cintia terkekeh.


"Tapi kamu gak papa kan yang?" tanya Varel.


"ya enggak lah, ga ada yang boleh rebut milik Tania, apa yang seharusnya milik gue ya selamanya milik gue, si kecoak main ancem gue aja, dikira gue selemah itu apa" ucap Tania sombong.


Varel hanya tersenyum saja melihat Tania.


"apa kata lo aja deh Tan yang penting lo seneng" ucap Citra.


"kecoak mau lawan singa ya mimpi" celetuk Candra sehingga mereka tertawa dibuatnya.


Mereka pun balik ke Villa setelah puas jalan jalan di Trans studio Bali.


Di like dan di koment yaa, jangan lupa di vote juga, maaf kalok masih ada typonya, happy reading all:):)