
"sayang ini--?" ucap Tania terpotong saat melihat Ruangan yang di hias sangat indah.
Varel pun langsung bertekuk lutut di hadapan Tania memegang tangan Tania.
"sayang aku tau aku orang nya gak terlalu romantis, tapi hari ini tepatnya di malam yang indah ini, aku Varel Putra Sanjaya, ingin hidup bersama mu sampai maut memisahkan kita, jadi Tania Azahra Kusumia WILL YOU MARRY ME?"
Tania yang mendengar ucapan Varel pun terharu
"yes i will" ucap Tania menerima lamaran Varel.
"thankyou verry much honey and i love you" ucap Varel.
"i love you more" balas Tania.
Varel pun langsung mencium bibir Tanania begitu juga Tania ia membalas ciuman Varel, karena ini adalah hari yang membahagiakan bagi Tania.
________________________________________
Hari yang ditunggu tunggu Tania dan Varel pun tiba, Hari ini adalah Hari pernikahan mereka, di Sebuah Greja yang megah mereka sama sama mengucapkan janji suci mereka.
Dan sekarang mereka sudah sah menjadi pasangan suami istri.
"cieee yang udah jadi suami istri selamat ya Tania ku sayang" ucap Cintia pada Tania.
"iya bos kuh sekarang udah jadi suami paling bentar lagi jadi bapak" goda Reza pada Varel.
"makasi Cintia ku" ucap Tania.
"lo kapan nyusul Za?" tanya Varel.
"secepatnya" jawab Reza.
"duh pengantin baru, selamat ya" ucap Bela dan Citra, yang juga menghadiri pernikahan Tania dan Varel begitu juga Risky dan Candra.
Sekarang mereka udah pada lulus kualiah ya karena Varel melangsungkan pernikahannya setelah Tania lulus kuliah.
"makasi bel bel ku dan cit cit ku" ucap Tania.
"bro selamat ya sekarang udah sah" ucap Risky pada Varel.
"pasti lo dah gak sabar belah duren ya nanti malam Var?" goda Candra.
"apaan sih lo, btw makasi ya udah pada dateng" ucap Varel.
"santuy lah Var masak sahabat nikahan kita gak dateng" celetuk Risky.
Varel dan Tania hanya tersenyum.
"Sayang kamu capek? duduk dulu aja" ucap Varel pada Tania karena sedari tadi mereka berdiri menyambut para Tamu.
"iya nih kaki aku pegel banget"
"yaudah duduk aja dulu" suruh Varel. Tania pun duduk karena kaki nya sakit.
Acara pernikahan Tania dan Varel sudah usai tinggal mengadakan resepsi nanti malam di hotel keluarga Kusuma. Tania dan Varel pun sudah berangkat ke hotel karena suruhan orang tua mereka.
"yang aku mandi duluan ya" ucap Tania pada Varel.
"mau mandi bareng gak?" goda Varel.
"apa sih, aku mandi sendiri aja"
Varel pun terkekeh melihat Tania yang masih malu padanya.
Tania pun langsung pergi ke kamar mandi, dan ia kesusahan membuka Gaunnya karena Retsleting gaunnya berada di pundaknya jadi ia susah menggapainya.
"kalok gue minta tolong mama, kan mama belum sampai di hotel, kalo mintak tolong sama Cintia ya kali gue telpon dia dulu kan lama, masa minta tolong ke Varel kan malu, eh ngapain malu udah sah juga" gumam Tania yang masih berperang dengan hatinya di kamar mandi.
Dan ia pun terpaksa meminta Varel untuk membantu membuka retsleting gaunnya itu.
"loh yang kamu dari tadi di kamar mandi belum mandi?" tanya Varel melihat Tania keluar masih dengan gaunnya.
"hehe aku yang bantuin dong buka ini susah"
"yaudah sini" ucap Varel langsung membuka retsleting gaun Tania.
Varel menelan ludahnya setelah melihat punggu mulus Tania yang putih bersih.
Tania yang merasakan Varel menyentuh punggunya pun berdesir lalu ia cepat cepat pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
________________________________________
Sekarang mereka sedang melaksanakan resepsi mereka di Hotel keluarga Kusuma karena atas permintaan Papa Andi.
Setelah melangsungkan resepsi yang begitu melelahkan bagi Varel dan Tania mereka pun kembali ke kamar hotel mereka, karena Mama Anggun dan Mama Nia menyuruh mereka untuk menginap sama di hotel.
Tania dan Varel sudah mengganti pakaian mereka dengan piyama. Tania yang sedari tadinya gugup karena ini adalah malam pertama mereka.
"duh nanti Varel ngapain gue ya" batin Tania.
Varel yang sedari tadi melihat Tania gelisah pun paham.
"sayang kamu kenapa? aku gak bakal apa apain kamu sebelum kamu siap" ucap Varel lembut.
Tania yang mendengarnya jadi tidak tega karena itu sudah kewajibannya.
"enggak kok yang, kamu ambil apa yang semestinya menjadi hak kamu" ucap Tania kali ini ia akan menyerahkan hal yang selama ini ia jaga pada suaminya ini.
Varel yang mendengarnya pun tersenyum dan langsung mencium bibir Tania.
Dan jadilah mereka melakukan penyatuan, karena Varel ingin memiliki Tania seutuhnya.
Malam yang panjang mereka nikmati bersama sama.
Hai guys di like sama di koment yaa
sorry for typo happy reading:)