Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Tiga puluh lima



Hari ini Varel berencana akan menjelaskan kesalah pahaman kemarin pada Tania.


Tapi saat Varel keluar dari mobil ia melihat Tania dibonceng oleh Rio yang baru memasuki gerbang sekolah.


Ya karena tadi kebetulan Tania kejebak macet lagi, dan tak sengaja melihat Rio jadi Rio menawarinya tumpangan.


Tania pun langsung pergi ke kelasnga setelah mengucapkan terimakasih tanpa menunggu Rio.


Varel langsung menyusul Tania yang sudah pergi ke kelas.


"yang" ucap Varel pada Tania, mereka hanya berdua di kelas, hari juga masih pagi belum banyak siswa yang datang. Tania dan Varel tertumben datang pagi.


Tania hanya diam.


"yang dengerin aku dulu" lanjutnya.


"apa sih lo" ucap Tania yang merubah panggilannya menjadi mode lo gue :(


"dengerin dulu" bentak Varel.


"udah jauh jauh sana lo, lagian kita udah putus" ucap Tania ketus, sebenarnya ia tidak tega ia juga masih sayang sama Varel, tapi ia juga masih kesal.


Tanpa mendengarkan penjelasan Varel Tania langsung keluar dari kelas meninggalkan Varel yang masih mematung.


Sampai akhirnya Varel di kagetkan dengan kedatangan teman temannya.


"woyy bambang ngapa lo bengong" celetuk Candra.


Varel masih diam. " woy Var napa diem dah kesambet ya lo" tanya Risky namun Varel tetap diam, dan langsung pergi dari kelas.


"tuh anak kenapa dah?" tanya Reza.


"ya mana gue tau emang gue emaknya" celetuk Candra.


Mereka pun langsung keluar menyusul Varel.


Tania kini tengah berada di kantin sendiri, ia bingung harus apa, ia masih kesal dengan kejadian Varel, dan dengan bodohnya juga ia memutuskan hubungannya dengan Varel tanpa mendengar sedikitpun penjelasan Varel.


Ia berpikir apakah ia salah, tapi Tania juga tidak suka dibohongi. Sampai akhirnya Cintia, Bela, dan Citra menghampiri Tania yang sedang menyendiri di kantin.


"Tan lo ngapa dah kok sendiri disini?" tanya Bela.


Cintia yang sudah tahu permasalahannya hanya diam saja.


"iya Tan cerita kek ke kita" sambung Citra.


"gue putus sama Varel" ucap Tania.


"WHATT" kejut Bela berteriak.


"ya maaf habisnya gue kaget" Bela.


"kok bisa sih?" tanya Citra.


Tania pun menceritakan semuanya.


Sementara di tempat lain, Varel sedang bermain basket, ia tak henti henti nya melempar bola basket yang tak kunjung masuk ke dalam ring.


Teman temannya yang melihatnya pun merasa heran.


"Var udah dong, udah bel nih" celetuk Risky.


lagi lagi Varel tidak menghiraukan nya, ia sedang kesal saat ini.


Dan jadilah mereka ber 4 bolos.


************************************


Tania pulang ke rumahnya dengan lesu.


"Tania" panggil Anggun yang tengah duduk di ruang Tamu.


Tania pun menghampiri mamanya dan duduk disamping mamanya.


"kamu ada masalah nak sama Varel?" tanya Anggun.


"aku putus mah sama Varel" ucap Tania yang langsung memeluk mamanya dan terisak di pelukan mamanya.


"kalok kamu ada masalah sama Varel selesaikan baik baik, putus atau pergi dari masalah itu tidak akan meyelesaikan semuanya, kalian berdua sudah besar jadi, kalian pasti tau apa yang mesti kalian lakukan" nasehat Anggun pada Tania.


Tania pun hanya mengangguk mendengar perkataan mamanya. Dan ia langsung masuk ke kamarnya karena ia sudah sangat lelah hari ini.


Sementara di kediaman Sanjaya, kini Varel tengah latihan bela diri di ruang latihannya. Ia tak henti hentinya memukul samsak sebagai pelampiasan emosinya.


Ia sangat frustasi Tania memutuskan hubungannya sepihak tanpa mendengarkan penjelasannya sedikit pun.



ini nih yang lagi galau,,,



Dan ini yang lagi frustasi akibat diputusin:(


Hai guys di like sama di koment yaa, kalok masih ada typonya mohon maaf,, jika partnya kurang seru kalian boleh koment okeyy, happy reading all:)