Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Tiga puluh



Mereka sekarang kembali sekelas lagi yaitu XI IPS 2 pelajaran pertama pun akan segera di mulai. Para siswa seketika diam karena guru sudah memasuki kelas mereka.


"baik anak anak kita akan melakukan pembelajaran pertama silahkan buku buku sejarah kalian buka halaman pertama" kata pak Eko selaku guru sejarah.


"duh pertama udah dapet sejarah males gue" ucap Tania pada Cintia.


"iya nih pengen bolos gue" celetuk Cintia.


"yakin mau bolos nih, secara kan Pak Eko guru killer" sambar Bela yang duduk di belakang Tania dan Cintia bersama Citra.


"ehh gak boleh di hari pertama gini bolos, kita udah kelas XI harus jarang bolos" ucap sok polos Citra sambil cekikikan.


"sok polos lo Cit" ledek Bela.


"Kalian ber empat kenapa bisisk bisik" hardik Pak Eko.


"kita lagi arisan pak" celetuk Tania, membuat seisi kelas tertawa.


"Diam semua" bentak Pak Eko semua siswa pun diam.


"Kalian ngapain arisan di Sekolah?"


"elah pak becanda kali siapa juga yang mau Arisan di sekolah, kalok boleh juga bapak mau ikut?" celetuk Bela.


"kalian benar benar membuat saya pusing" kesal Pak Eko.


"kalok pusing istirahat dong pak gak usah ngajar" celetuk Cintia.


"kalian ini hari pertama belajar sudah bikin ulah" ucap Pak Eko jengah melihat tingkah pada gadis itu.


"ya maaf pak" celetuk Citra polos.


"kalian semua bapak hukum hormat bendera di lapangan sampai jam pelajaran bapak selesai" bentak Pak eko.


"ahsiaapp Pak Ekoo" ucap Tania dkk barengan langsung berlari keluar sebelum Pak Eko ngamuk lagi.


Varel dkk yang melihat tingkah para kekasihnya itu hanya geleng geleng.


*****


Tania dkk kini sedang menjalani hukuman di lapangan, bukan bad girl namanga kalok mereka menjalani hukuman itu belum ada 30 menit mereka hormat, mereka semua pun bersantai di kantin.


"gila bener bener gila kita bolos di hari pertama belajar" celetuk Cintia.


"eleh gayaan amat lo" ledek Bela pada Citra.


"habisnya tuh Guru gak tau apa bosen dapet sejarah" celetuk Cintia.


"yang namanya guru ya mana pernah bosen ngajar orang dia ngajar dapet duit" sambar Tania.


Bel istirahat pun berbunyi Tania dkk masih enggan beranjak dari Kantin, padahal mereka sudah dari tadi berada di Kantin.


Seisi kantin di hebohkan dengan kedatangan 4 Pria tampan yang datang ke kantin, mereka adalah The most wanted Sma Garuda siapa lagi kalau bukan Varel dkk.


Dewi yang melihat Varel datang ke Kantin pun menghampirinya mencari perhatian Varel.


"kak Varel" panggilnya memegang pundak Varel.


Varel yang melihat Dewi memegang pundaknya pun menatap tajam Dewi, Dewi pun melepaskan tangannya di pundak Varel.


"kak Varel aku nge fans sama kakak boleh mintak no Wa nya?" ucap Dewi to the point"


"wah ni anak curut main ngegas aja" celetuk Candra.


Varel yang mendengarnya hanya diam tak menghiraukan Dewi dan langsung menghampiri Tania dkk yang masih berada di kantin.


Dewi yang melihatnya dan di acuhkan oleh Varel pun berdecak kesal "awas aja gue hancurin hubungan lo sama Kak Tania" batin Dewi.


"widih Varel banyak fansnya nih" celetuk Bela yang menyaksikan dari tadi tingkah Dewi, Tania hanya cuek saja.


Varel langsung duduk di samping Tania dan langsung meminum es jeruk Tania.


"iss yang punya aku tuh" kesal Tania.


"punya kamu punya aku juga" ucap Varel santuy.


"lo di apain tadi Var sama fans lo itu" celetuk Cintia.


"biasa fans Varel pada bucin dateng dateng langsung mintak no wa" ucap Risky terkekeh dan langsung di tatap tajam oleh Varel.


"kenapa gak di kasih aja sih kan kasian" ucap Tania santuy.


"kamu gak cemburu yang?" tanya Varel.


Tania sebenarnya sih kesal tadi melihat cewek yang kecentilan itu.


"kalok kamu suka sama dia ya aku cemburu, kamu gak suka kan sama dia ngapain aku cemburu" ucap Tania.


Varel yang mendengar ucapan Tania pun tersenyum dan langsung mencium pipi Tania membuat Tania merona.


"inget tempat woy" celetuk Reza.


"main sosor aja" lanjut Citra.


Mereka semua pun hanya tertawa.