Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Dua puluh tujuh



"ya ampun Tan lo kalok lo ada masalah cerita dong ke kita jangan main nyebur berenang ampek malem gini kali" ucap Bela.


"ya maaf kali, gue kan kesel" kata Tania.


"duh kulit gue bentol bentol nih" sambung Tania kemudian melihat bento bentol merah di kulitnya tiba tiba.


"tuh kan alergi lo kumat lagi, udah di bilangin juga, bentar gue beliim obat dulu" kesal Cintia.


Cintia pun keluar hendak membeli obat tapi dia dicegat oleh Reza di ruang tamu yang tengah duduk bersama teman temannya.


"sayang mau kemana kok buru buru udah malem gini" tanya Reza.


"aku mau ke apotek terkedat beli obat" Cintia.


"kamu sakit yang?" tanya Reza langsung memegang kening Tania.


"gak panas kok" lanjutnya.


"apasih kamu bukan aku yang sakit, tapi Tania"


"Tania?" tanya Varel


"iya alergi dinginnya tu anak kumat" ucap Cintia.


"yaudah gue pergi beli obat dulu" Cintia.


"aku anterin yang" kata Reza.


Cintia dan Reza pun pergi untuk membeli obat.


Sementara Varel Risky dan Candra menghampiri Tania ke kamarnya.


"yang kamu kenapa?" tanya Varel.


"iya Tan kok bentol bentol merah gini dah" celetuk Risky.


"habis ngepet ya lo" celetuk Candra.


"ngepet pala lo emang ngepet bentol bentol gini ogeb" celetul Bela.


"alergi aku kumat yang" ucap Tania pada Varel.


"lo sih berenangnya lama amat udah tau alergi dingin masih aja berenang dasar batu lo" ledek Risky.


Tania pun hanya diam bagaimana pun ini semua salahnya, karena dia kesal terhadap Tiara tadi.


Tak lama kemudian Cintia dan Reza datang membawa obat untuk Tania.


"sini obatnya Cin biar gue obatin, kalian keluar aja dulu" ucap Varel


"awas lo ***** ***** Tania nanti Var tar hamidun lagi anak orang" celetuk Candra.


"hamidun pala loo, udah orang gue mau obatin aja kok" kesal Varel.


Mereka pun keluar meninggalkan Tania dan Varel.


Varel pun mengoleskan salep untuk menhilangkan alergi pada kulit Tania yang bentol bentol.


"yang maafin aku ya ngerepotin kamu" ucap Tania.


"udah ga papa kamu kan tanggung jawab aku" ucap Varel tersenyum menatap Tania.


"iya kamu juga" ucap Tania malu.


Varel pun keluar dari kamar Tania saat hendak menutup pintu Tania menyusul Varel di depan kamar.


"sayang" ucap Tania.


Varel pun berbalik menghadap Tania. Tiba tiba "cuuup" Tania mengecup bibir Varel singkat lalu Tania langsung masuk ke kamarnya, menetralkan hati nya yang sedang dangdutan.


Varel yang mendapat ciuman mendadak dari Tania pun masih mematung di depan kamar Tania sambil memegang bibirnya, karena biasanya Varel lah yang main nyosor sama Tania, ini malah Tania main nyosor pada Varel.


________________________________________


Ke esokan Harinya mereka sedang berkumpul di ruang Tamu.


"kita jalan jalan kemana lagi nih" celetuk Bela.


"gimana kalok kita ke Trans studio Bali aja" ajak Cintia.


"boleh tuh sekalian shoping" ucap Citra.


"kalian gimana?" tanya Cintia pada Varel dkk.


"kita mah ngikut aja, tugas kita disini selain liburan juga jagain para istri kita" celetuk Candra.


"istri apaan emang kapan nikahnya lo" ledek Tania.


"Tadi dalam mimpi gue, gue nikah sama Citra" ucap Candra kemudian.


Mereka semua hanya menatap Candra dengan malas.


"yaudah kuy siap siap" ajak Bela.


Mereka semua pun siap siap dan langsung berangkat ke Trans studio Bali.


Sesampainya disana para cowok langsung mengantar para cewek untuk shopping setelah itu baru mereka ke Fun zone bermain sepuasnya.


"capek gue" celetuk Citra.


"iya gue capek, laper" keluh Bela.


"yaudah yuk makan, tuh mumpung ada cafe disitu" tunjuk Cintia.


"yaudah kalian duluan aja gue ketoilet dulu" Ucap Tania.


"mau dianterin gak yang?" tanya Varel.


"udah gak usah kamu ikut yang lain aja tar aku nyusul" tolaknya.


Tania pun pergi ke toilet, saat ia hendak keluar dari toilet tiba tiba ia tampar seseorang dengan keras sehingga membuat sudut bir Tania berdarah dan pipinya merah agak lebam.


Tania yang mendapat serangan mendadak pun terkejut ternyata yang menamparnya adalah Tiara.


"ehh maksud lo apa nampar gue" bentak Tania.


dannn.....


Next..