
Bel pulang pun berbunyi semua siswa keluar dari sekolah.
"yang kamu anterin aku pulang ya" celetuk Varel menghampiri Tania yang hendak masuk ke dalam mobil.
"bukannya kamu bawa mobil?" tanya Tania.
"aku pengennya dianter kamu mobil aku biar Reza yang bawa"
"yaudah" ucap Tania langsung pindah ke kuris sebelah dan menyuruh Varel menyetir.
Varel pun menjalankan mobilnya meninggalkan sekolah.
di pertengahan jalan Varel pun menepikan mobil Tania.
"kok berhenti yang?" tanya Tania.
"yang aku mau ngomong sesuatu" ucap Varel
Tania pun mengerutkan keningnya menatap Varel aneh.
"yang aku nanti malem mau ke London" lanjut Varel.
Tania pun terkejut, "ngapain?"
"aku mau jenguk Opa lagi sakit sekalian jenguk Vina mama udah kangen banget sama dia" jelas Varel, senenarnya ia tidak rela meninggalkan kekasihnya itu.
"berapa lama kamu di sana yang?" tanya Tania.
"4 hari aja" jawab Varel.
Tania pun hanga menghela napas kasar, ia tidak bisa jauh jauh dari Varel.
"gak lama amat kok yang, aku pasti bakalan kangen sama kamu"
Tania pun hanya tersenyum dan mengangguk. Varel pun langsung melajukan mobil Tania untuk segera pergi ke kediaman Sanjaya.
________________________________________
Hari ini Tania tidak semangat dia berjalan lesu menuju kelasnya.
"ngapa dah tuh mukak Tan pagi pagi lesu gitu belum sarapan lo?" celetuk Cintia.
Tania pun hanya menggeleng.
"elahh Tania pasti kangen ma Varel tuh" celetuk Risky yang tiba tiba datang bersama Reza dan Candra.
"ehhh Varel mana kok gak ikut kalian" tanya Bela.
"Varel lagi ke London yang" ucap Risky pada Bela.
"Pantesan tuh muka di tekuk dari tadi ternyata sang pujaan hati nya gak ada" ledek Citra.
Tania pun hanya menatap mereka semua dengan malas.
**************
Tania sedang rebahan di kamarnya, karena sedari tadi Varel belum mengabarinya Tania kesal. Dan tak lama kemudian hp Tania berbunyi Tania tersenyum karena yang sedari tadi di tunggu tunggupun menelfonnya.
My love
hallo sayang
Tania
hmmmm
My love
kok jawabnya cuman hmmn aja
Tania
kok baru telepon sih habis kemana kamu
My love
maaf ya yang tadi hp aku mati jadi baru sempet hubungin kamu deh
Tania
My love
yang aku kangen sama kamu
Tania
ya aku juga kangen sama kamu yang.
begitulah kira kira obrolan dua insan yang sedang Ldr an itu.
*************************************
Kini sudah tiga hari Varel berada di London, Tania semakin rindu dengan tunangannya itu.
"aduhh anak mama dari kemarin lesu banget sihh" ucap Anggun yang melihat Tania baru pulang sekolah.
"apasih nama Tania cuma capek aja"
"capek apa kangen sama Varel" goda Anggun
"apasih nama Tania capek ah mau tidur" ucap Tania langsung masuk ke kamarnya.
Hari ini Varel sudah pulang dari London, sementara mama dan papanga masih berada di sana, Varel pulang sendiri ke Jakarta karena ia sudah sangat Rindu dengan Tunangannya itu.
*****
Varel berencana pergi ke Rumah Tania ia akan memberi Tania kejutan. Sesampainya di rumah Tania, Varel melihat Anggun yang sedang menyiram Tanaman di depan Rumah.
"eh Varel udah dateng dari London kapan sampai di jakarta?" tanya Anggun.
"Tadi siang ma" jawab Varel.
"ma Tania nya ada?" sambung Varel.
"ada dia masih tidur di kamarnya kamh bangunin gih, itu anak kayaknya kangen berat sama kamu Var dari kemarin gak semangat banget" ucap Anggun terkekeh.
"oh yaudah mah Varel masuk dulu" ucap Varel langsung masuk ke dalam rumah dan langsung pergi ke kamar Tania.
Sampai di kamar Tania Varel melihat gadisnya itu tengah tidur.
"kamu cantik banget kalok lagi tidur yang" gumam Varel menatap Tania.
Varel pun mebangunkan Tania.
"yang bangun yang udah sore" ucap Varel menpuk nepuk pipi Tania.
Tania pun mengerjapkan matanya setengah sadar. Ia melihat Varel tapi ia mengira bahwa itu hanya mimpi.
"duhh kayaknya gue kangen banget sama Varel, sampek gue mimpiin dia" gumam Tania setengah sadar.
Varel yang mendengarnya pun terkekeh.
"yang ini aku, kamu gak mimpi"
Tania pun kembali mengerjapkan matanya, ia terkejut ternyata ini bukan mimpi.
"Varel kamu udah pulang?" kejut Tania.
"iya aku kangen sama tunangan aku yang cantik ini" ucap Varel tersenyum.
Tanpa aba aba Varel langsung mencium bibir Tania, melepaskan kerinduannya terhadap tunangnnya itu, Tania pun membalasnya karena ia juga sangat Rindu dengan Tunangannya itu.
Melihat Tania yang kesulitan bernapas Varel pun melepas pagutannya di bibir Tania.
"ihh yang kamu main sosor aja, mana aku baru bangun lagi belum gosok gigi" kesal Tania.
"habisnya aku kangen sama kamu yang"
Tania pun hanya tersenyum dan langsung memeluk Varel.
Haloo guyss, jangan lupa di like dan di koment ya, tolong bantu vote juga,, happy reading all, maaf kalok masih banyak typo:);)