Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl

Perfect Couple Bad Boy & Bad Girl
Dua puluh



Hari ini adalah Hari yang ditunggu tunggu oleh Tania dan Varel. Hari ini adalah hari ertunangan mereka.


Pertunangan mereka diadakan di salah satu hotel mewah milik keluarga Kusuma.


"Baik lah hadirin semua, hari ini adalah hari pertunangan Putra sulung keluarga Sanjaya dan Putri sulung keluarga Kusuma yaitu Varel Putra Sanjaya dan Tania Azahra Kusuma. Varel dan Tania silahkan naik ke atas panggung" ucap pembawa acara.


Varel dan Tania pun naik ke atas panggung semua undangan pun terkagum dengan pasangan itu Varel yang tampan dengan tuxedo hitamnya dan Tania yang sangat cantik memakai gau Warna ungu muda yang menjuntai ke bawah.


Varel memasang cincin di jari manis Tania, begitupun Tania.


"cieeeh yang udah tunangan" celetuk Cintia pada Tania dan Varel


Tania dan Varel hanya tersenyum.


"widihh babang Varel gercep juga" celetuk Candra.


"kenapa gak langsung nikah aja Var" Risky.


"maunya sih gitu nunggu lulus dulu" Varel.


"selamat yang Tania sayangg" ucap Bela dan Citra.


"iyaa makasii" Tania.


"Selamet ya Var, jagain tuh Tania meskipun belum sah" celetuk Reza.


"Santuii maan, lo kapan za tunangan sama Cintia"


Cintia yang medengar namanya dibawa bawa pun bertanya.


"apaan nih nama gue di bawa bawa gibahin gue lo ya pada" tanya Cintia.


"busett pacar lo za, ee centong kita gak ada ya gibahin lo" ledek Candra.


"i love you yang" celetuk Reza langsung mencium Cintia, sehingga Cintia merona dibuatnya.


"widih Za mantul lo main nyosor aja tu mulut" celetuk Risky.


"inget tempat woy" ejek Bela yang datang bersama Tania dan Citra.


"ihh Reza so sweet banget" celetuk Citra.


"sini beb aku cium juga" Candra.


"elehh modus lo" ejek Varel yang tengan merangkul Tania.


"tau dahh yang udah tunangan nempel mulu" lanjut Cintia.


"yaudah sono lu tunangan ma Reza Cin" suruh Varel.


"gue sih nunggu kepastian aja, kalok gak ada mah gue nyari yang baru" celetuk Cintia.


"kode tuh Za" celetuk Tania.


"kita gak usah tunangan yang, langsung nikah aja gimana, jangan coba coba kamu ninggalin aku ya" tegas Reza.


"tuh Cin nikah muda sono lo" celetuk Bela.


"paan sih lo" ucap Cintia malu.


Obrolan para remaja itu pun masih berlanjut.


Orang tua Tania dan Varel pun merasa bahagia melihat Putra dan Putri mereka bahagia.


________________________________________


"Tan nanti bagi bagi jawaban ya" celetuk Bela.


"makanya belajar Bel" ejek Citra.


"Lagian gue heran deh sama lo Tan, lo jarang belajar sering bolos kok lo masih pinter sih" Bela.


"Meskipun gue bolos dan sering fokus di sekolah, di rumah gue belajar lah, sifat bad girl sih boeh tapi IQ bad gak boleh" celetuk Tania.


"tuh dengerin Belbel" Cintia.


Bela pun hanya memutar bola matanya malas.


***


"sumpah matematika bikin gue pusing" kesal Bela.


Tani dkk sedang berada di kantin sekarang setelah selesai ulangan tadi.


"kayak gue dong santuy" celetuk Citra


"mang nya lo bisa jawab Cit?" tanya Cintia.


"bisalah gue pakek jurus andalan gue"


"jurus apaan dah" tanya Tania.


"jawab dengan menghitung kancing baju gue" celetuk Citra.


mereka semua pun tertawa.


"widihh ada apaan nih ketawa gak ngajak ngajak" celetuk Candra yang tiba tiba datang bersama Varel, Candra dan Reza.


"Cin geser gue mau duduk bareng tunangan gue" ucap Varel.


Cintia pun bergeser dan mereka semua duduk berpasang pasangan.


Varel langsung saja memakan bakso Tania, yang tadinya baru ia pesan.


"ihh yang punya aku tuh" kesal Tania.


"punya istri punya suami juga" ucap Varel terus melahap bakso milik Tania. Tania pun hanya memutar bola matanya jengah.


"belum sah woyy main suami istri aja lo" celetuk Reza.


"sirik aja lo" sinis Varel.


*****


"yang aku nebeng kamu ya, aku gak bawa motor" kata Varel menghampiri Tania di parkiran sekolah.


"terus tadi ke sekolah sama siapa?" tanya Tania.


"sama Reza"


"kenapa gak pulang bareng dia"


"terus aku punya tunangan buat apa?" tanya Varel yang mulai jengah dengan pertanyaan Tania.


"dihh bercanda kali yang, gak usah manyun gitu" ucap Tania mengecup pipi Varel singkat dan menyerahkan kunci mobilnya pada Varel.


Varel pun hanya tersenyum dengan tingkah tunangannya itu.


Yang udah mampir makasi yaa, minta like sama komentnya, happy reading guyss:)