
KESEDIHAN
BRAKK..
William sudah berada di tempat Sevilia, pria itu mendatangi istrinya dengan tatapan mata yang benar-benar begitu kesal luar biasa.
"William." Sevilia yang melihat William sudah berada di apartemennya.
"Apa yang sudah kamu lakukan, berani sekali kamu membeli saham-saham itu atas namaku!" teriak William.
DEG..
Sevilla benar-benar tersentak ketika William sudah mengetahui kalau dirinya menggunakan uang milik pria itu untuk membeli beberapa saham perusahaan dengan nominal yang sangat fantastis.
"Berani sekali kamu melakukan hal ini, padaku. Apa kamu bosan hidup!!" bentak William.
"Memangnya kenapa aku tidak boleh melakukannya, aku juga mempunyai hak atas semua yang kamu miliki." jawab Sevilia.
"Hak, hak apa?" tanya William yang membuat Sevilla terdiam.
"Jangan pernah kamu memakai kata hak untuk berbicara denganku, Aku tidak akan pernah menganggapmu sebagai seorang istri. Jadi jangan pernah membicarakan mengenai hak denganku!" seru William.
"Tapi aku berhak atas semua yang kamu miliki, aku istrimu aku bebas melakukan apapun." Sevilla yang tidak ingin ditekan oleh William.
"Apa yang kamu katakan, Coba katakan lagi kamu mempunyai hak atas semua yang aku miliki. tunggu dulu, Dari mana kamu mempunyai hak itu? apa kamu tidak tahu kalau aku sudah melakukan gugatan perceraian padamu? Bahkan kamu Sudah menandatangani surat itu. William yang benar-benar membuat Sevilia sangat terkejut, wanita itu tidak pernah tahu kalau William sudah menggugat cerai dirinya, wanita itu tidak tahu apapun mengenai perceraian itu.
"Hahaha.., Kamu pasti bohong kan?" tanya Sevilia.
"Buat apa aku harus berbohong dan Apa untungnya aku harus berbohong." jawab William.
"Kamu tidak bisa menceraikanku dengan semudah itu, aku akan meminta seluruh harta yang kamu miliki!!"teriak Sevilia.
"Kenapa juga aku harus memberikan harta yang aku miliki untukmu, kamu tidak berhak sama sekali dengan harta-harta itu. jangan pernah kamu meminta apapun kepadaku, Kamu hanyalah seorang wanita yang tidak akan pernah mendapatkan sepeser uang pun dariku." jawab William.
"Kenapa aku tidak bisa, aku pasti akan menuntut banding!!" seru Sevilia.
"Aku juga akan membawa kasus pencurian ini, kamu sudah bukan istriku tapi kamu sudah mengambil uang perusahaanku dengan nominal yang benar-benar begitu fantastis. kamu membeli saham perusahaan untuk membuat dirimu kaya, Namun nyatanya saham yang sudah kamu beli itu adalah saham fiktif. Kamu tidak akan bisa meminta apapun dariku, Jika kamu meminta sesuatu kepadaku pintu penjara akan terbuka." setelah mengatakan hal itu akhirnya William pergi dari apartemen, pria itu pergi dengan amarah yang sangat luar biasa.
Sevilia sendiri dia benar-benar terkejut dengan semua yang dikatakan oleh William.
dia tidak pernah tahu kalau dirinya sudah diceraikan, tanda tangan yang sudah dia berikan beberapa waktu yang lalu itu adalah tanda tangan perceraian mereka.
LIMA TAHUN KEMUDIAN
Waktu sudah berlalu, lima tahun sudah berjalan. kehidupan benar-benar tidak bisa memberikan kebahagiaan kepada Margaretha ataupun William. mereka berdua Sudah terpisah dengan semua kehidupan masing-masing, William memilih Untuk Kembali ke Paris dengan semua kesedihan yang tidak bisa dia lalui. cintanya terhadap Margaretha tidak bisa membuatnya melupakan wanita itu, cinta yang tidak bisa dimiliki oleh William membuat pria itu lebih memilih untuk meninggalkan Korea.
Dia sudah tidak bisa mendekati Margaretha, Wanita itu sudah melupakannya, benar-benar melupakan William. sekarang Margaretha menjadi seorang pengusaha sukses dengan semua gelimang harta yang sangat luar biasa, menjadi seorang pengusaha yang begitu luar biasa namun dia harus merasakan kesedihan karena ditinggalkan oleh suaminya.
Beberapa tahun yang lalu penyakit yang dimiliki oleh Arthur selama ini tidak pernah diketahui Margaretha, semenjak 3 tahun yang lalu Arthur selalu bersikap sebagai seorang pria yang berusaha untuk tegar sebuah penyakit yang membuat pria itu tidak akan bisa mempunyai keturunan, nafas yang sudah terenggut dari Arthur membuat Margaretha harus menjalani kehidupan sebagai janda.
Margaretha benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan, Dia begitu mencintai Arthur. tapi kenapa cinta itu terasa begitu menyakitkan.
"Selamat malam, Nyonya Margaretha." Frans yang sudah datang bersama dengan istrinya.
"Selamat datang, Frans." jawab Margaretha.
"Aku baik-baik saja, Frans." jawab Margaretha.
Hari ini adalah peringatan 2 tahun kematian Arthur, Margaretha tidak tahu bagaimana kehidupannya. Frans adalah pria yang sudah dianggap Margaretha sebagai kakaknya, pria itu juga mendapatkan perintah dari Arthur sebelum pria itu meninggal. Frans diminta untuk menjaga Margaretha Apapun Yang terjadi, kedua orang tua Arthur juga tiba-tiba mengalami kejadian yang begitu memilukan, mertua Margaretha meninggal sebelum Arthur meninggal.
Kesedihan Margaretha ditinggal kedua mertuanya begitu besar, 1 tahun kemudian suaminya harus meninggal. Entahlah Apa yang akan terjadi kepada wanita itu, selama satu tahun Margaretha harus mengalami penyesuaian diri. dia terombang-ambing pada semua kehidupan yang sudah dia jalani.
Bibi Ana juga sudah meninggal setelah Arthur meninggal. penyakitnya semakin parah setiap kali dia memikirkan nasib yang begitu malang dialami oleh keponakannya tersebut.
"Apakah Leon sudah ada di sini, Frans?" tanya Margaretha.
"Sudah nyonya, dia sudah berada di mobil." jawab Frans.
"Bisakah kalian memanggilku selayaknya saudara, aku sudah tidak punya apa-apa lagi, Frans. kekayaan ini hanyalah kesenangan dunia semata, begitu banyak orang yang berusaha untuk mencelakaiku. begitu banyak orang berusaha untuk menghabisiku dan Putraku." ucap Margaretha yang begitu sedih.
"Anda tahu Nyonya..," ucap Frans.
"Panggillah aku dengan panggilan Retha, Frans. anggaplah aku sebagai adikmu." pinta Margaretha yang membuat pria itu nampak melihat kesedihan yang begitu luar biasa.
Lima tahun Margaretha ditinggal oleh empat orang yang begitu dekat dengannya, Siapa yang tidak akan hancur Siapa yang tidak akan sedih dengan semuanya itu.
"Retha, kamu harus bersabar. kamu tidak boleh seperti ini, kalau kamu seperti ini Lalu apa yang akan terjadi denganmu?" tanya Viona istri Frans.
"Aku begitu sedih, Viona. Aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan, orang-orang yang aku sayangi sudah pergi. Kamu dan Frans adalah orang kepercayaanku, jika kalian juga meninggalkanku Apa yang akan terjadi padaku dan Putraku." ucap Margaretha.
"Kamu tidak boleh seperti itu, Kamu harus yakin kalau semuanya akan baik-baik saja. kamu ingatkan pesan suamimu, kamu tidak boleh lemah. kamu tidak boleh menyerah pada semua luka yang sudah kamu alami." ucap Viona.
"Apa yang harus aku lakukan, hari ini adalah 2 tahun kepergian suamiku. aku begitu merindukannya aku begitu mencintainya." ucap Margaretha.
"Karena itu kamu harus menjalankan keinginan suami dan mertuamu, bangkitkan kembali semua milik mertua dan suamimu. jadilah wanita tegar, Jangan biarkan orang-orang yang sudah mencelakai mertua dan suamimu bebas di luar sana." Fiona yang kemudian memeluk Margaretha.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat