
Di tempat lain seorang pria nampak menatap foto seorang wanita.
"Jadi kamu tidak bisa membunuh wanita itu?" tanya seorang pria.
"Iya Tuan, Saya tidak bisa membunuhnya." jawab anak buah seorang pria yang bernama Tuan Kim.
"Dengarkan aku baik-baik, Aku menginginkan wanita itu segera mati. aku tidak ingin dia membuka kasus beberapa tahun yang lalu, jika sampai itu terjadi maka bisa dipastikan aku akan masuk penjara!" teriak Tuan Lim.
"Kami tidak bisa melakukan hal itu, Tuan. Karena Wanita itu adalah istri dari tuan Arthur." jawab 2 anak buah Tuan Lim yang membuat pria itu langsung terdiam.
"Apa, apa maksudmu?" tanya tuan Lim yang sedikit tidak percaya.
"Wanita itu adalah istri dari tuan Arthur, dia menantu dari tuan Rayen." jawab anak buah Tuan Lim.
"Apa!" seru tuan Lim.
"Iya, tuan." jawab anak buah tuan Lim.
Tuan Lim tidak akan pernah mengira kalau wanita yang ingin dia bunuh adalah istri dari Arthur, seorang pengusaha yang merajai dunia bisnis Eropa dan Asia.
"Bagaimana mungkin wanita itu menjadi istri pria itu?" tanya Tuan Lim kepada anak buahnya.
"Saya tidak mengerti Tuan, tapi yang saya dapatkan informasi dan beberapa anak buah kita kemarin kalau wanita itu adalah istri dari tuan Arthur." jawab anak buah tuan Lim.
"Jika aku ingin membunuh wanita itu, maka aku dalam kondisi yang sangat berbahaya. jika wanita itu tidak Aku bunuh maka aku juga akan dalam kondisi bahaya." ucap tuan Lim.
"Lalu, apa yang harus kita lakukan, Tuan?" tanya anak buah Tuan Lim.
"Entahlah aku tidak tahu, aku benar-benar bingung." jawab Tuan Lim yang terlihat memikirkan apa yang harus dia pikirkan.
Dia mempunyai rencana yang mungkin akan membahayakan dirinya, tapi di sisi lain jika Margaretha membuka kembali kasus kematian orang tuanya maka Tuan Lim dan beberapa temannya juga akan mendekam di penjara.
"Aaaaa!!!!" tuan Lim yang berteriak begitu keras.
"Bagaimana bisa wanita itu menjadi istri Arthur, jika aku melakukan sesuatu padanya pasti aku akan terbunuh." ucap Tuan Lim.
Apa yang akan dipikirkan oleh Tuan Lim itu akan terjadi juga, Arthur sudah menyelidiki orang-orang yang sudah membuat istrinya itu ketakutan. orang yang menjadi sasaran dari semua pencarian Arthur adalah tuan Lim.
"Bagaimana Frans?" tanya Arthur kepada Frans.
"Orang yang menyuruh mereka adalah tuan Lim." jawab Frans.
"Aku yakin orang itu ada hubungannya dengan kematian orang tua istriku, Frans." ucap Arthur.
"Mungkin saja Tuan, karena dari informasi yang sudah saya dapatkan Tuan Lim pernah bekerja sama dengan orang tua dari Nyonya Margaretha." jawab Frans.
"Bisakah kamu melakukan sesuatu untukku, Frans?" tanya Arthur kepada Frans.
"Tentu saja, Tuan." jawab Frans.
"Tolong kamu tangkap orang itu bersama anak buahnya, bawa mereka ke tempat yang biasa kita datangi." minta Arthur.
"Baik Tuan." jawab Frans yang kemudian pergi.
Frans meminta beberapa anak buahnya untuk segera pergi ke tempat yang sudah ditentukan, pria itu akan mencari Tuan Lim bersama dengan beberapa anak buahnya. pria itu sudah membuat Arthur marah, pria itu sudah berusaha untuk membunuh Margaretha. itu artinya pria itu mencari jalan kematian sendiri.
Tuan Lim yang ada di tempatnya sedang kebingungan, sedangkan Frans sudah meluncur ke tempat pria tua itu untuk Mencari keberadaannya dan membawanya ke tempat yang diminta oleh Arthur.
"Kalian harus ingat lakukan secara diam-diam, jangan sampai meninggalkan jejak." perintah Frans
"Baik Tuan." jawab anak buah Frans yang kemudian langsung keluar dari mobil untuk memasuki sebuah tempat yang tidak lain adalah kediaman yang begitu besar milik Tuan Lim.
BRAKKK..
BRAKKK..
Frans sudah mendobrak pintu rumah milik tuan Lim.
"Tembak mereka jika mereka melawan langsung tembak." perintah Frans.
"Baik Tuan." jawab anak buah Frans.
"Siapa kalian?!" seru Tuan Lim ketika melihat beberapa pria sudah masuk ke dalam rumahnya.
"Tangkap mereka semuanya!" perintah Frans yang membuat Tuan Lim mencoba untuk melawan.
"Siapa Kalian? beraninya kalian melakukan hal ini padaku!" teriak tuan Lim.
"Jangan sampai satu orang pun bisa lolos dari sini, Jika sampai mereka lolos dari sini kalian tahu sendiri kan seperti Apa hukumannya?" perintah Frans yang membuat anak buahnya langsung melakukan apa yang diperintahkan oleh pria itu.
Seketika mereka langsung menangkap Tuan Lim dan anak buahnya, mereka harus mencari keberadaan orang-orang yang mencoba untuk membunuh Margaretha.
Tuan Lim mencoba untuk melarikan diri, namun sayangnya pria itu sudah tertangkap terlebih dahulu.
"Kamu mau kemana, tuan?" tanya Frans yang sudah menodongkan senjata di dahi Tuan Lim.
"Beraninya kalian melakukan hal ini padaku!" teriak tuan Lim.
"Tentu saja kami berani melakukan hal ini, karena anda sendiri berani mencoba untuk melukai istri dari bos kami." jawab Frans.
Tuan Lim nampak menatap Orang-orang yang ada di rumahnya.
"Apakah mereka anak buah dari tuan Arthur? jika sampai mereka adalah anak buat Tuan Arthur hidupku dalam bahaya." ucap Tuan Lim dalam hati yang terlihat terus memberontak saat mereka dia dan anak buahnya sudah ditangkap oleh Frans.
"Lepaskan aku, lepaskan!!" teriak Tuan Lim.
"Jika kalian berani melawan maka peluru ini akan bersarang di kepala kalian!" seru Frans yang membuat Tuan Lim dan anak buahnya langsung terdiam.
Apa yang bisa mereka lakukan? mereka tidak akan mampu melawan Frans dan anak buahnya. di tempat lain William sudah mendengar mengenai Margaretha yang diserang oleh seseorang.
"Bagaimana mungkin itu bisa terjadi?" tanya William.
"Saya tidak tahu, Tuan. kelihatannya beberapa orang itu mencoba untuk melukai Nona Margaretha." jawab Lukas.
"Cepat cari tahu bagaimana keadaannya, jika kalian tidak bisa mencari tahu maka keluarlah dari tempatku!!" teriak William.
Seorang wanita benar-benar sangat bahagia ketika mendengar kalau Margaretha diserang oleh seseorang. itu lebih baik daripada wanita itu terus membuat keonaran.
"Aku berharap dia dibunuh oleh mereka, dengan begitu dia tidak akan berusaha untuk mendekati William." guman Sevilia dalam hati.
wanita itu terlihat begitu bahagia, bahkan raut wajahnya begitu ceria setelah mendengar kabar Kalau Margaretha mendapatkan serangan dari seseorang.
"Lebih baik aku pergi dari sini, Jika sampai pria itu tahu aku menguping dia akan melenyapkan ku." ucap Sevilia yang kemudian pergi dari depan ruangan William.
"Cepat cari tahu siapa orang yang berusaha untuk melukai Margaretha!" perintah William.
"Baik Tuan." jawab Lukas yang kemudian pergi meninggalkan ruangan William.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat