
PERUSAHAAN ART. CORP
"Selamat pagi." sapa Arthur kepada para pegawai yang ada di perusahaannya.
"Selamat pagi, Tuan." jawab para pegawai yang terlihat menatap atur Arthur yang senyumnya begitu mengembang luar biasa Setelah menikah dengan Laura beberapa minggu yang lalu.
Pria itu terlihat begitu bahagia, dia selalu menunjukkan senyumnya. pria itu ingin semua orang melihat kalau dia sudah mendapatkan sebuah kebahagiaan di tempat itu.
Mereka menatap Arthur, namun di tempat lain seorang wanita begitu marah. dia murka kepada ayahnya karena dia tidak bisa menikah dengan Arthur.
"Kenapa ayah tidak bisa membuat pria itu menjadi milikku, ayah kan sahabat dari taman Rayen. Kenapa ayah tidak bisa membuat pria itu memilih aku? kenapa dia lebih memilih wanita miskin itu, Ayah!!" teriak seorang wanita yang bernama Celine.
"Sudahlah, Celine." bentak ayah Celine.
"Ayah tidak tahu apa yang aku mau!" seru Celine.
"Kamu mau apa lagi, setelah kamu mengetahui pria itu tidak akan pernah memberikan keturunan kepadamu." jawab ayah Celine.
"Aku tidak peduli, ayah. yang penting Aku sangat mencintai pria itu, Aku tidak ingin kehilangan dia." jawab Celine.
"Kamu gila, Celine. apa yang akan kamu dapatkan? Walaupun dia kaya Walaupun dia adalah turunan bangsawan Percuma saja kamu tidak akan mempunyai keturunan. Kamu tidak akan bahagia dengan semua itu!!" seru Ayah Celine yang membuat wanita itu kemudian ikut murka dengan kata-kata ayahnya.
"Apa yang Ayah tahu tentang cinta, aku tidak peduli seperti apapun dia. aku mencintainya Aku ingin bersamanya, dia harus menjadi milikku Ayah!" teriak Celine yang semakin menjadi.
Kelihatannya Wanita itu sudah gila, semenjak kecil Celine, memang mencintai Arthur wanita itu memuja Arthur dengan semua cinta yang dia miliki sayangnya Arthur hanya menganggap Celine sebagai adik yang akan selalu dia sayangi. cinta itu sebatas Cinta saudara bukan antara pria dan wanita.
"Celine, dengarkan Ayah sayang. Arthur hanya mencintaimu sebagai seorang adik dia tidak pernah mencintaimu sebagai seorang wanita." jawab ayah Celine yang membuat wanita itu murka.
"Aku tidak peduli, aku tidak peduli Ayah. aku mencintainya aku harus mendapatkannya." jawab Celine yang benar-benar sudah kehilangan otaknya. wanita itu tidak mau tahu apa yang terjadi, Dia hanya ingin bersama dengan Arthur dia hanya ingin bersama dengan pria yang begitu dia cintai.
"Sudahlah, Ayah. biarkan dia, dia tidak akan bisa diberitahu." Ibu Celine yang mencoba untuk menenangkan suaminya.
"Kita sangat tahu bagaimana sikap dan sifat dari tuan Rayen dan Arthur. mereka adalah pria yang tidak pandang bulu Seperti apa kita, jika mereka sudah membuat keputusan mereka tidak akan mau merubah keputusan itu. Arthur sudah menikah dengan wanita itu dia tidak akan mau meninggalkannya, apalagi mereka sudah mempunyai anak." ucap Ayah Celine.
"Aku tahu ayah, apalagi kita pernah membicarakan mengenai hal ini. bahkan Arthur sendiri bilang dia hanya mencintai Putri kita sebatas adik, Bahkan dia juga menjelaskan mengenai keadaannya. kita sudah tahu keadaan Arthur semenjak kecil. dia tidak akan bisa memberikan Putri kita satu-satunya keturunan, Jika dia menikah dengan pria itu dia tidak akan memiliki keturunan. Lalu bagaimana dengan keturunan kita selanjutnya." ucap Ibu Celine yang terlihat begitu kebingungan dengan semua yang diinginkan oleh putrinya.
"Biarkan saja Putri kita seperti itu, jika sampai kita menentang Tuan Rayen pria itu tidak akan memaafkan kita, dia adalah pria yang sangat baik namun di balik semua kebaikannya itu ada sesuatu yang menakutkan. jika kita sampai melawan dia maka kita akan kehilangan segalanya." ucap Ayah Celine.
"Ayah benar, jika sampai kita melakukan kebodohan karena Putri kita maka semuanya ini akan hancur." jawab ibu Celine yang kemudian duduk bersama sang suami.
Mereka berdua nampak tidak tahu apa yang harus di lakukan, mungkin ketika Arthur masih sendiri Mereka mencoba untuk mengatakan apa yang diinginkan Celine namun Arthur selalu menolak permintaan kedua orang tua Celine, karena Arthur hanya menganggap wanita itu sebagai saudaranya.
Di perusahaan terlihat pria itu sedang bersama dengan Margaretha. Dia sedang bercanda gurau dan mereka sedang membicarakan mengenai sesuatu.
"Aku yakin kalau kamu di perusahaan akan banyak wanita yang selalu mengelilingimu." ucap Margaretha.
"Tentu saja sayang, mereka selalu mengelilingi aku karena aku ini kan bos mereka. kalau mereka tidak mengelilingi aku lalu mereka akan bertanya kepada siapa." jawab Arthur yang membuat Margaretha langsung memukul suaminya itu dengan sesuatu.
"Aku bertanya apa, kamu jawabnya apa." ucap Margaretha.
"Tuan Arthur." Panggil sekretaris Arthur dengan panggilan yang begitu menggoda.
"Iya ada apa, Rihanna?" tanya Arthur.
"Tuan Arthur, nanti kita akan pergi ke salah satu perusahaan untuk meninjau beberapa barang yang sudah kita kirim." ucap Rihanna.
"Oh ya Rihanna, aku lupa bilang padamu mengenai hal ini. nanti aku akan keluar bersama istriku untuk meninjau tempat itu, jadi Mulai sekarang kamu tidak akan ikut denganku untuk segala urusan." ucap Arthur yang membuat sekretarisnya itu langsung terdiam.
"Maksud Tuan?" tanya Rihanna.
"Kamu akan bekerja di perusahaan, kalau ada sesuatu beritahu aku dan jika ada masalah kamu beritahu aku." ucap Arthur.
"Lalu, siapa yang akan menemani tuan untuk melakukan semua pekerjaan di luar?" tanya Rihanna yang terlihat berusaha untuk menggoda pria itu.
"Tenang saja, Rihanna. Lihatlah wanita yang ada di sampingku ini, mulai sekarang dia akan pergi bersamaku ke mana saja. jadi kamu tenang saja aku akan ditemani oleh Istriku yang cantik ini, benar kan sayang?" tanya Arthur yang membuat Margaretha nampak terdiam.
"Apakah bisa, sayang?" tanya Margaretha.
"Tentu saja, kamu sekarang adalah istri seorang Arthur Maxwell. Jadi kenapa aku membutuhkan orang lain? mulai sekarang Istriku yang cantik ini akan selalu bersamaku, Istriku yang cantik ini akan berdua denganku ke mana saja." jawab Arthur yang membuat Rihanna benar-benar tidak menyukai apa yang dikatakan oleh Bosnya itu.
Seharusnya kedudukan sebagai seorang istri itu didapatkan oleh Rihanna menjadi sekretaris Arthur selama 5 tahun. namun wanita itu tidak pernah sekalipun membuat tempat di hati pria itu.
"Tapi Tuan, Nyonya kan tidak tahu apa-apa. kenapa kita harus membebankan masalah ini pada Nyonya?" tanya Rihanna yang membuat Arthur tersenyum.
"Aku tidak ingin mengajak wanita manapun bersamaku selain istriku, jadi mulai sekarang kamu lakukan tugasmu di perusahaan dan Jangan membantah apa yang aku perintahkan. kamu mengerti!" ucap Arthur yang membuat Rihanna benar-benar kesal luar biasa.
** Bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
-Mantra cinta gadis pemikat