ONE NIGHT STAND WITH MISTER WILLIAM

ONE NIGHT STAND WITH MISTER WILLIAM
BAB.27



"Ya Tuhan." ucap William ketika dia mengetahui kalau istrinya itu benar-benar kehilangan ingatannya. Apa yang harus dia lakukan, wanita yang begitu dia cinta itu melupakannya.


"Dokter, Apapun yang terjadi kamu harus bisa membuat ingatan kekasihku ini kembali." perintah William.


"Maafkan aku Tuan, tapi itu tidak mungkin karena wanita ini sudah benar-benar untuk kehilangan ingatannya." jawab William.


Apa yang harus dilakukan oleh William, kekasih yang begitu dia cintai melupakannya. 5 tahun Dia kehilangan Margaretha namun ketika bertemu baru satu bulan nyatanya kecelakaan membuat Margaretha melupakan segalanya. melupakan pria yang sudah dia cari selama beberapa tahun ini.


"Akan ku bayar berapapun untuk mengembalikan ingatannya." ucap William.


"Maafkan saya tuan, saya tidak bisa melakukannya. Walaupun anda memberikan uang yang banyak tapi saya tidak bisa melakukan hal itu, ingatan adalah sesuatu yang begitu fatal. Jika dia melupakan ingatan Itu apa yang harus saya lakukan? hanya kenangan-kenangan yang sudah dia lalui yang bisa membuatnya ingat pada masa lalunya." jawab dokter.


"Tidak mungkin, aku tidak mungkin kehilangan wanita yang aku cintai itu, dokter!!" teriak William.


"Maaf, kamu siapa ya Kenapa kamu teriak-teriak di ruangan saya. Bisakah kamu keluar." minta Margaretha yang membuat William benar-benar sudah tidak tahu apa yang harus dia lakukan. wanita yang begitu dia cintai itu tidak mengingatnya.


"Sayang kenapa kamu melupakanku, Apakah kamu tidak ingat aku adalah kekasihmu." ucap William sembari memegang kedua tangan Margaretha.


Senyum yang ditunjukkan, kemarahan bahkan ketakutan itu bisa terlihat dari wajah William.


"Dengarkan aku baik-baik, Tuan. aku tidak mengenalmu Kenapa kamu bilang kalau kamu itu kekasihku." jawab Margaretha yang kemudian menarik tangannya. terlihat Arthur mendekati Margaretha, pria itu memegang tangan Margaretha dengan senyum yang dia tunjukkan.


"Dasar brengsek, berani sekali kamu menyentuh kekasihku!" teriak William.


"Dengar ya tuan, bersikaplah sebagai seorang pria." minta Arthur.


"Kamulah yang seharusnya bersikap sebagai seorang pria, dia ini adalah kekasihku wanita ini adalah milikku!" teriak William dengan nada suara yang begitu keras.


Margaretha nampak menatap pria yang berteriak itu, Entahlah Apa yang terjadi.


"Aaaa!!!" teriak Margaretha yang kemudian tidak sadarkan diri.


Nampak beberapa dokter yang ada di tempat itu mereka langsung memeriksa Margaretha. dokter meminta William untuk pergi dari tempat itu.


"Wanita itu baru sadar setelah satu minggu dalam kondisi tidak sadarkan diri. jika tuan seperti ini terus wanita ini akan dalam bahaya. Tuan harus mengerti." pintar dokter.


"Dia ini adalah kekasihku, Tuan. Dia adalah kekasihku." William yang mempertegas perkataannya.


"Pergilah dari sini, Tuan William. kamu itu sudah mempunyai istri dan anak, kenapa kamu masih ingin menghancurkan kehidupan keponakanku? Apakah masih kurang, setelah kamu menghancurkannya kamu memberikan dia harapan. Setelah itu kamu mencampakkannya selama lima tahun. kamu tidak memberikan dia kabar sama sekali bahkan dengan sangat kejamnya Kamu membuatnya terluka!!" teriak Bibi Ana yang kemudian mengusir Margaretha.


William benar-benar berusaha untuk menjelaskannya namun ketika William ingin menjelaskannya di sana Sevilia sudah bersama dengan putranya sebaiknya kita pulang sayang ajak Sevilia kepada William.


"Lukas, ajak pria wanita ini pergi dari sini!" perintah William.


"Baik Tuan." jawab Lukas yang kemudian menarik Sevilia untuk pergi dari tempat itu.


"Lepaskan aku, lepaskan aku!!" teriak Sevilla.


"Sebaiknya anda pergi dari sini, Nyonya. jika tidak Tuan akan sangat marah." Lukas yang berusaha untuk memperingatkan Sevilia.


"Dengarkan aku baik-baik, Aku adalah istri pria itu!" bentak Sevilia.


"Anda tidak akan mendapatkan apapun, Nyonya, jika anda tetap seperti ini. Kamu tahu kan seperti apa Tuan William?" tanya Lukas yang membuat Sevilia terdiam sebentar.


Sesaat kemudian wanita itu menatap Lukas dengan tatapan mata yang begitu tajam. "Akan kupastikan wanita itu tidak akan pernah kembali pada tuanmu," Sevilia yang terlihat berusaha untuk masuk ke tempat itu namun tidak bisa.


"Pergilah Nyonya, jika tidak terpaksa saya yang akan menarik paksa Anda keluar dari rumah sakit ini." ancam Lukas yang membuat Sevilia akhirnya pergi dari tempat itu.


Entahlah bagaimana ceritanya William bisa menikahi pria wanita itu, namun Sevilia adalah wanita licik yang mempunyai seribu rencana untuk menjebak William.


"Lihat saja, aku pasti akan membuat wanita itu hancur, William adalah milikku tidak akan kubiarkan wanita itu berusaha untuk memilikinya." ucap Sevilia yang kemudian pergi dari rumah sakit.


Keesokan pagi Margaretha sudah membuka matanya, Arthur nampak terus menemani wanita itu. William datang dengan membawa setangkai bunga mawar untuk wanita yang dia cinta itu.


"Sayang." Panggil William.


Margaretha nampak menoleh, wanita itu menatap William yang sudah membawa bunga mawar.


"Kenapa kamu kemari lagi, cepatlah pergi dari sini." usir Margaretha.


"Kamu ini kenapa, sayang? Lihatlah ini adalah bunga kesukaanmu." ucap William.


"Aku tidak suka bunga mawar, aku suka bunga tulip." jawab Margaretha.


Seperti yang diminta oleh wanita itu, Arthur sudah membawa bunga tulip pesanan Margaretha.


"Apa kamu mau makan?" tanya Arthur kepada Margaretha. wanita itu menganggukkan kepalanya dengan begitu senang hati.


Arthur menyuapi Margaretha, William yang melihat hal itu tentu saja pria itu tidak terima.


"Frans, Bisakah kamu mengusir pria ini?" pintar Arthur.


"Baik Tuan." jawab Frans yang kemudian mencoba untuk mengusir William.


Sesaat kemudian Lukas datang untuk menghadang Frans yang sudah mengusir majikannya tersebut.


"Sudah, sudah. jangan buat masalah di sini Jika sampai terjadi sesuatu kepada keponakanku maka akan kutuntut kamu, Tuan William." bibi Ana yang begitu marah.


Kenyataan kalau William sudah mempunyai anak dan istri membuat wanita itu tidak menyukai keberadaan William, 5 tahun lebih Margaretha mencoba untuk mencari tahu mengenai pria itu. namun tidak ada satu hari pun dan tidak satu kali pun Margaretha mendapatkan kabar dari William.


"Tapi Nyonya, dengarkan aku." minta William.


"Saya mohon, saya akan bersudut di kakimu, Tuan William. Retha sudah tidak mengenalmu mungkin ini adalah hal yang terbaik, kamu sudah menyakitinya dia terus mencarimu selama 5 tahun lebih. namun apa yang dia dapatkan? penghianatan kamu, Dia menunggumu 5 tahun namun setelah dia bertemu denganmu. kenyataannya kamu sudah memiliki wanita lain seorang istri dan seorang anak." ucap bibi Ana yang kemudian meminta William untuk segera pergi.


"Tuan, lebih baik kita pergi. percuma berada di sini. nona Margaretha tidak akan pernah mengenal Tuan." pinta Lukas.


"Aku tidak mau, Lukas. Aku tidak akan membiarkan wanita itu bersama dengan pria itu!" bentak William.


"Tenanglah, Tuan. kita akan mencari jalan untuk mendekati Nona Margaretha perlahan-lahan agar dia bisa mengingatmu." Lukas yang berusaha untuk menenangkan bosnya tersebut.


** Bersambung **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda


-One night stand with mister William


-Mantra cinta gadis pemikat