Noda Nirmala

Noda Nirmala
Chapter 30



"Kok rumah ramai. Ada acara apa ya?" Gaga bingung melihat beberapa orang yang lalu lalang keluar masuk rumahnya.


"Inikan rumah mu. Kenapa kau malah bertanya pada ku?"


"Kita kan pergi seharian, ya mana aku tahu!"


"Anterin aku dan Shaka pulang. Aku lelah!"


"Nir,.....!" Dania keluar dari rumah Gaga.


"Loh Dan, kamu ngapain di sini?" tanya Nirmala heran.


"Udah, ayo masuk. Cepetan!" Dania menarik tangan Nirmala. Memaksa wanita itu untuk masuk kedalam rumah Gaga.


"Apa sih Dan,....!"


"Heh,...burung gagak. Ayo masuk cepat!"


Karena penasaran, Gaga dan Nirmala langsung masuk kedalam rumah. Betapa terkejutnya Gaga dan Nirmala saat melihat beberapa orang yang sudah menunggu mereka.


"Nah,...ini dia pak calon pengantinnya. Ayo cepat nikahkan mereka pak!" ujar pak Tirta sungguh membuat Gaga dan Nirmala terkejut.


"Pah, ini maksudnya gimana?" tanya Gaga tidak mengerti.


"Udah, kalian duduk dulu." Pak Tirta menarik Gaga untuk duduk berhadapan dengan penghulu. Sedangkan Dania menarik Nirmala untuk duduk di samping Gaga.


"Eh,....ini maksudnya gimana ya pak?, kami tidak ada niatan untuk menikah!" ujar Nirmala bingung.


"Semua demi Shaka. Ayo pak, di mulai," titah pak Tirta.


Gaga dan Nirmala syok, entah kenapa mereka berdua tidak bisa menolak.


Gaga dan pak penghulu saling berjabat tangan. Tanpa protes lagi, dengan santainya Gaga melakukan akad sambil membaca tulisan di selembar kertas.


"Kita ulang sekali lagi ya mas Gaga," ucap pak penghulu.


"Ini apa sih?" Nirmala bingung.


"Udah, kamu diam aja. Semua demi Shaka!" jawab Dania.


Suasana kembali hening, pak penghulu dan Gaga kembali melakukan akad.


"Bagaimana, Sah?"


Saaaaaaaahhhh..........


Semua orang yang ada di ruang tersebut bersorak senang karena Gaga dan Nirmala sekarang sudah resmi menjadi suami istri.


"Untuk nikah resminya kalian bisa mengurus di kantor. Karena sudah selesai, saya pulang dulu."


Penghulu dan beberapa orang tetangga bergegas pulang.


"Pak, saya tidak pernah bilang jika saya ingin menikah dengan Gaga. Lelucon macam apa ini?" Nirmala tidak terima.


"Yang penting kau dan burung gagak ini sudah resmi suami istri. Sekarang Shaka ku punya keluarga yang lengkap," ucap Dania.


"Kau harus tanggung jawab," ucap Nirmala kesal pada Gaga.


"Papah gak tanggung jawab ah. Mau istirahat, bobo sama Shaka!" ujar pak Tirta yang berlalu begitu saja.


"Aku mau masuk kamar. Sudah malam!" ujar Dania.


Tinggallah Gaga dan Nirmala yang masih kebingungan.


"Talak aku!" titah Nirmala.


"Baru juga nikah, masa iya cerai." Sahut Gaga.


"Jangan-jangan semua ini rencana mu," tuduh Nirmala.


"Enak aja. Fitnah itu namanya!"


"Aku gak mau nikah sama kamu!"


"Tapi aku gak mau jadi duda sekarang. Ya udahlah ya, terima aja. Mungkin kita ini jodoh!"


Bukk,.....


Nirmala menendang kaki Gaga.


Aaawwww......


"Sakit......!"


"Talak aku Gaga!"


"Gak mau!"


Nirmala benar-benar kesal, ia memutar badan berjalan ke arah kamar tamu yang di tempati dirinya dan Dania.


Klek,.....


"Kok di kunci sih?, Dania buka....Dan,...Dania buka....!"


Tidak ada suara, Nirmala semakin kesal di buatnya.


"Aaaah,.....kalian semua sama saja!"


Nirmala menendang pintu kamar.


Aduuuuhhh.......


"Tidur di kamar aku aja!" Gaga menawarkan.


"Gak! Gak sudi...!"


"Tapi sekarang kamu istri ku loh,..." ujar Gaga sembari mengedipkan matanya sebelah.


"Dasar burung gagak. Selain tidak bertanggung jawab kau juga menyebalkan!"


"Lah, kau sudah ku nikahi. Gak tanggung jawab apanya?"


Huft.....


Nirmala membuang nafas kasar lalu duduk di sofa dengan wajah cemberut dan tajam ke arah Gaga.