
halo semua... lagi pada nungguin nih ceritanya...
haduhh... maaf nih, kayaknya saya bakalan pindah platform deh... cerita ini akan saya lanjut di app sebelah... silahkan baca di sana lagi ya,,
saya gak maksud khianatin.. sungguh kalian bisa baca disana... bisa di jamin gak bakalan berbayar kok... karna saya memang gak ikat kontrak juga... jadi, yang benar-benar penasaran... bisa langsung lihat disana ya,
judulnya di ganti jadi " WE ARE MARRIED"
Β tapi ceritanya tetap sama... tapi, biar kalian gak benar-benar penasaran... saya kasih deh spoilernya
SPOILERRRRRRRRR
\===== Rail Yamamoto====
Aku duduk di kursi sebelah brankar Akira... ku tatap sendu matanya yang kini tertutup rapat...
"Akira... bangunlah... kumohon, buka matamu... aku janji akan melepasmu... cerai?? pisah?? iya, aku akan menuruti semua itu... kita akan cerai, tapi buka matamu Akira... aku mencintaimu... aku tak sanggup melihatmu seperti ini..." berulang kali aku mencoba menyebut namanya... namun, tetap saja dia terbaring tak sadarkan diri.
"pisah katamu?? kau ingin meninggalkannya?? setelah semua yang kau lakukan??"
Brugkhh...
Ryu melayangkan tinju dengan kuat menghantamku, membuatku tersungkur di lantai... sakit, tapu tak sesakit dadaku yang mulai remuk karna keadaan Akira yang tak kunjung sadar...
"setelah semua yang kau lakukan padanya?? kau ingin melarikan diri... brengsek... kau adalah alasan dari semua penderitaannya... dan kau yang harus bertanggung jawab... kau yang membuat dia cacat, kau yang membuat dia berpisah dengan Shouta... dan kau juga yang sudah membunuh kekasihnya Shouta... hingga membuatnya putus asa dan mencoba bunuh diri... bajingan sialan... sekarang kau ingin lari..." Ryu berucap dengan tak hentinya memukuli ku..
Aku tak melawan hingga kini ku terkapar lemah... sungguh egois diriku... kecemburuanku membuat Shouta meninggalkan Akira selamanya... dan cinta tulus Akira, membuatnya memilih mengejar Shouta yang telah tiada
dan meninggalkanku.
Tapi takdir berkehendak... setidaknya dia masih berada dihadapanku, meski dengan penampang hidup dengan harapan selamat yang tipis... Akira, buka matamu dan lihat aku disini... kenapa kau tak pernah mampu melihat cinta tulusku... aku mencintaimu Akira.
5 BULAN KEMUDIAN.
" Sayang, sedang apa di luar... ini dingin.." ucapku mengecup pipinya... yang di balas senyum tipis olehnya.
"aku hanya berpikir... apa yang sudah ku lewatkan... sepertinya, ada hal penting yang sudah hilang dari hidupku.." Akira berucap dengan senyum tipis dibibirnya.
ya, sejak lima bulan yang lalu, setelah ia sadar dari kondisi koma,,,, dokter menyatakan bahwa dia mengalami Amnesia... dia tak tau siapa dirinya dan siapa aku ini...
Munafik dan egois, tapi entah kenapa, aku justru merasa senang, karna setidaknya... aku bisa memulai sesuatu yang baru dengannya,,, kehidupan yang baru tanpa masa lalu.
"Akira... lama tak bertemu... aku merindukanmu..." ucap seseorang dengan suara yang familiar, ya... itu suara Shouta. Tapi, bagaimana bisa?? dia sudah mati, dan aku menyaksikannya langsung.
Kupandang akira yang terlihat bingung, ya,,, itu karna dia amnesia dan dia tak ingat sedikitpun tentang Shouta.
"Kau terkejut?? aku kesini untuk merebut kembali apa yang kau rebut dari adikku... lihat siapa yang akan dia pilih... akan kubuat dia kembali mengingat Shouta dan membuatmu membencinya... SELAMANYA..." bisik lelaki itu tepat di telingaku, dengan menekan kataΒ ' selamanya'
πππ
Nah lo... pada penasaran kenapa ceriranya bisa sampai seperti ini?? penasaran bagaimana Shouta meninggal dan Akira berakhir amnesia??.
Penasaran siapa lelaki itu??
Baca langsung di Novel** ya... dengan nama penulis " Mia Ariadna"πππ