My student is my wife

My student is my wife
Mahasiswa pindahan



========Rail Yamamoto============


 


Entah setan apa yang merasukiku, namun mataku tak kunjung tertutup... aku sama sekali tak bisa tidur malam ini.


Setelah apa yang dikatakan Yuka, dan apa yang Kulihat tadi siang,,,, membuatku tak habis pikir, mungkin kah benar si setan gentayangan itu benar-benar kembali??.


 


 


Sudah tiga tahun sejak kecelakaan itu, dan bahkan sejak ia sadarpun aku belum pernah melihatnya lagi.... aku tak pernah berani menghubunginya, aku takut dia akan membenciku,,,, terutama saat ia tau nanti, bahwa aku kembali bersama Yuka.


 


 


Aku ini benar-benar tak berguna, bahkan setelah penghianatan besar dari Yuka pun, aku masih mau menerimanya... Saat itu Yuka kembali padaku dan berkata tak bisa hidup tanpaku... selama tiga bulan ia tak bosan-bosannya mengejarku dan mengikutiku kemanapun aku pergi.


 


 


Aku ini memang tak berguna, karna kalah hanya dengan rayuan dari seorang wanita... Tapi apa yang membuatku sedikit khawatir saat ini, bagaimana jika Akira tau,bahwa alasan dari kecelakaan itu adalah hubunganku yang berakhir dengan Yuka, karna penghianatan Yuka,,, tapi ternyata aku masih mau kembali bersamanya.


 


 


Semalam, saat Yuka mengatakan bahwa dia melihat Akira berlalu menggunakan sepedanya, aku cukup terkejut,,, walau akhirnya aku menolak untuk percaya... Di kampus tempatku mengajar, akupun melihat sosok Akira,,, tapi aku tak yakin itu benar-benar dia. Yang aku lihat, gadis dengan Headphone dan buku di tangannya itu terlihat lebihd dewasa dan tenang.. tak seperti Akira yang selalu berisik.


 


 


Pikiranku menolak untuk menerima kenyataan itu, tapi hatiku menerimanya... lantas mau gimana lagi.


 


Pagi tiba begitu cepat,,, ah,pagi ini aku ada kelas mengajar...


Ya, Setalah aku menyesaikan S2 ku, aku memutuskan menjadi dosen di kampusku dulu.


Sudah hampir satu tahun lebih aku mengajar disana,.


 


 


 


Aku benar-benar lupa kalau hari ini ada kelas.... Aku segera bersiap dan berangkat ke kampus.... Kulihat banyak orang ngumpul-ngumpul... sontak aku berlari ke arah kerumunan itu, kali aja ada sesuatu hal buruk terjadi, maklum... anak muda itu darahnya masih membara... kerjaannya berantam dan buat ulah, sama seperti setan kecil yang dulu.


 


 


Setelah ke pergiannya, aku baru sadar,,, betapa menghiburnya dia yang dulu selalu berbuat ulah.... aku memutuskan menjadi dosen karna aku merindukannya... konyol dan bodoh, kelihatannya ditempeli sama dia terus membuatku ketularan bodoh kayak dia.


 


Aku ingin melihat anak-anak seumurannya yang banyak melakukan hal konyol, berbuat ulah dan saling bercanda... disini lah aku dapat menemukan sosok lain yang menyerupai dirinya.


"Hei..hei.. ada apa ini?? kenapa kumpul.." seruku mencoba menghentikan keributannya.


"Akh... itu pak, ada murid pindahan dari Jerman, tadi kak Senior gak sengaja lempar bola keluar lapangan, terus kena dia... kayaknya parah gitu, sampe hidungnya keluarin darah.." jawab salah satu dari mereka, membuatku geleng kepala.


 


 


Kirain ada musibah besar, sampe ngumpul kayak lagi kelilingi mayat,


"Terus udah di bawa buat di obati??.." tanyaku santai.


" belum pak... dia nya gak mau, katanya bentar lagi juga sembuh... tapi darahnya gak mau berhenti... itu dia disana, dikerumuni orang-orang... bapak tolong bicara ya sama dia, takut kampus kita di cap buruk, nanti di bilang lagi kita bully mahasiswa pindahan dihari pertama masuk.." jelasnya panjang lebar.


 


 


 


 


"Ada apa ini.." ucapku setelah berada di tengah kerumuna itu.


Deg...


Deg..


Tubuhku terdiam sesaat setelah melihat sosok di depanku.


 


Dia tersenyum menolak tawaran orang-orang yang memintanya agar dia mau di bawa kerumah sakit.


"A.. Akira???.." terluncur kata-kata itu tanpa di sengaja, membuatnya spontan menoleh ke arahku.


"Ya??.." dia berucap dengan ramah.


 


 


Tapi sedikit berbeda, dia tak berlari atau melompat ke pelukanku... hanya kata 'ya' dan kemudian ia diam.


Ternyata benar... gadis yang di tunjuk Yuka, dan gadis yang kulihat, sungguh lah Akira... aku senang dia baik-baik saja, kelihatannya dia sudah pulih dari kecelakaan itu.


 


 


"kau disini??" tanyaku memastikan, yang hanya di balas dengan anggukan... mungkinkah dia kerasukan setan, sampai sampai dia biasa aja, bahkan setelah melihatku. Akh.. sudah lah, tadi kata anak itu hidungnya mengeluarkan darah??.


 


 


Shit... aku tersentak melihat darah mengalir dari hidungnya dan tangannya yang di penuhi darah... entah sejak kapan, darah menjadi hal yang paling membuatku merasa ketakuta... mungkin, sejak di hari aku melihata tangan Akira yang di penuhi darah dan terkapar di tengah jalan saat itu.


 


 


"Hei... ada apa denganmu.. angkat kepalamu atau darah itu akan terus keluar.." spontan aku berteriak dan menahan kepalanya menghadap atas.


Plakkkk....


 


"aww.." dia menepis kuat tanganku hingga membuatku meringis... cukup kuat juga untuk tenaga seorang wanita.


"jangan sentuh... aku bisa sendiri.." ketusnya mengangkat kedua tangannya tepat diatas wajahnya.


Melihatnya, aku sadar dengan tatapannya... jijik, benci dan muak... itulah yang terpampang di wajahnya. Tangannya terangkat seolah siap menepis setiap gerakan.


 


 


"a..ada apa??.. aku hanya ingin kau menahan kepalamu dengan posisi tadi, agar darahnya tek keluar lagi." ucap ku sedikit bingung.


Ada apa dengannya?? apa dia Amnesia?? apa dia tidak mengingatku?? atau di bukan Akira yang aku kenal... aku tahu aku Akira tak akan pernah bersikap seperti itu, kecuali di Amnesia dan melupakan semua tentangku.


 


 


Aku menatap khawatir pada hidungnya yang tak kunjung berhenti mengeluarkan darah, kalau begini terus... bisa-bisa dia mati kehabisan darah.


'Hei Akira.. ada apa dengamu??... apa kau tak mengingatku??' gumamku dalam hati, sebelum akhirnya sosok lelaki itu datang dan memeluknya erat.


 


 


Maaf untuk cerita yang mengecewakan ini... kehidupan lucu dan egoisnya akan dimulai saat mereka telah menikah nanti... untuk saat ini, dinikmati aja dulu...dan maaf juga nih,buat tulisan yang banyak salah... saya nulis di hp sih... jadi hurufnya tetanggan semua, jadinya banyak salah deh...TvT.