my secret love

my secret love
Ignorance...



Ruang tamu


" Ehh kok udah di sini aja , udah lama? " ucapku kepada Luis


" Lumayan bell " Ucap Luis


" Tante anak nya izin saya bawa keluar dulu ya " Pinta Luis ke mamaku


" Iya boleh , jangan malem malem pulang nya ya. " ucap mamaku


" yaudah ma aku berangkat dulu " ucapku sambil mencium tangan mamaku


Akupun pergi dengan Luis menaiki motor Luis. lama setelah di perjalanan ternyata sudah ada di depan cafe .


" Yuk masuk. " ucap Luis " Eh iya " ucapku


akupun berjalan mengikuti Luis kedalam cafe tersebut . akupun berbincang banyak hal bersama nya. tapi ya seberapa lama ,ada seorang cewek cantik menurut ku ke cafe itu juga .


Akupun melihat Luis yang sedari tadi bengong melihat cewek cantik itu. sakit banget rasanya melihat dia melihat cewek lain ketika pergi bersama ku.


beberapa menit berlalu. namun matanya masih tertuju dengan cewek cantik itu.


" Kamu lihat apa ? " tanya ku berpura pura tidak tau


" cewek itu ! " ucap Luis sambil tersenyum sedikit


" Ohh yang itu, cantik ya " ucapku dengan bersikap tenang


" Iya cantik. Dia mantan ku bell " ucap Luis


aku terdiam cukup lama, memikirkan hal yang mungkin akan terjadi. entah itu ia ingin mengulang lagi dengannya atau menyapa nya lalu meminta nomor nya .pikiran ku semakin gundah .


tanpa ku sadari mataku mulai berkaca kaca. segera ku hapus karena tidak ingin dia tau tentang kondisi ku saat ini


Pukul 21.00


" pulang yuk, aku capek " ucapku .


" eh iya ayo aku anterin " jawab Luis


Di atas sepeda aku hanya terfikir bagaimana bisa orang yang ku tunggu bertahun tahun bersikap di depan ku seperti itu.


" Apa dia benar benar menyayangi ku atau hanya menjadikan ku sebagai pelampiasan saja " gumam ku


Sampai rumah...


" Aku duluan ya " ucapku sambil melambaikan tangan kepada luis


aku hanya tersenyum masam melihat nya. memandangi punggung nya yang semakin jauh menaiki motor.


Aku masuk ke kamar dan entah kenapa air mataku menetes begitu deras nya begitu saja. rasa nya sakit sekali. dan akupun tertidur.


Pagi hari


Setelah ku sadari tadi malam aku tertidur aku langsung membuka ponsel ku . barangkali ada pesan atau telfon masuk. " Ahh hanya angan ku saja. " ucapku dengan wajah lesu


Seperti biasa aku mandi,sarapan dan bergegas menuju sekolah. sampai di sekolah aku bertemu dengan ella temanku dan berjalan ke kelas bersama.


rasa nya hari ini males ngapa-ngapain. mood lagi ancur ancur nya gara2 kejadian semalam.


" Eh lu ngapa cobak pagi2 udah cemberut aja tuh muka " tanya Ella


" Lagi mau Dateng bulan kali. " jawabku sambil tertawa


kemudian aku duduk di kelas sembari menunggu guru masuk.


Pulang sekolah


" Eh bell temenin gua ngafe yuk " ucap Ella


" Yaudah yuk. mumpung mood gua lagi ga enak banget nih" jawabku sambil merangkul pundak Ella dan lekas berjalan ke parkiran sepeda motor.


Cafe ******


" elu mau pesen apa bell " tanya Ella


dan akupun memesan segelas coffe late pakai es dan Ella pesan jus alpukat .tak lupa dengan kentang goreng dan jajanan lain nya.


Aku menoleh ke kanan dan ke kiri melihat suasana cafe ***


Aku melihat sebuah punggung seorang laki2 yang tak asing lagi buat ku. Namun di depan nya terdapat cewek yang pernah ku temui di cafe waktu lalu .


" Bukankah itu mantan Luis, dengan siapa dia. apa dia..???? " gumam ku dalam hati yang penasaran.


mereka kemudian berjalan mau ke parkiran motor untuk pulang dan akupun akhirnya tau siapa laki2 itu . mereka bergandengan tangan dan tertawa bersama . sakit banget tuhan . dan akupun akhirnya tau siapa laki2 itu .


" Ohh kamu to. bahagia ya . aku ikhlas ... aku lepasin kamu " Gumam ku dalam hati menahan sedih


Aku memutuskan untuk tidak menceritakan pada Ella jika Luis temannya juga berada di cafe ini .namun bersama cewek lain. aku hanya memilih diam. meyakinkan hatiku bahwa aku kuat.


Jangan lupa klik tombol favorit dan like nya ya. jika ada saran tulis di kolom komentar aja. terima kasih😊🤗❤️