
Kring kring kring... bunyi alarm membangunkan ku.
Namaku Bella Ayu Ning Tyas masih bersekolah kelas 1 SMK umur 16 tahun mempunyai tinggi yang ideal. badan ramping. body goals mungkin kata anak jaman sekarang. hahaha....
Dulu sebelum hari ini, aku pernah menulis tentang cinta yang terpendam ini bertahun tahun . Lewat menulis aku dapat mengungkapkan apa yang aku rasakan saat ini juga. Perasaan terpendam itu, tentu sangat konyol sekali bagi anak-anak muda zaman sekarang, namun itu cara aman bagiku untuk mencintainya.
Jujur saja, sebenarnya sangat sakit memendam rasa itu, apalagi orang tersebut tidak tahu sedikit pun perasaan ini.
Sampai pada akhirnya, aku sedikit usaha, agar aku dapat mengenalnya lebih akrab, aku mencoba meminta nomer nya dari teman sekelasku, dari situlah pertama kalinya aku memulai obrolan dengan Dia ( Luis Vernando ) seorang laki" yang sedari dulu ku kagumi berkulit putih bersih, tinggi , berumur 17 tahun dan tampan tentu nya.
Hari berlalu, bulan berganti tetaplah semua biasa saja. Hingga suatu hari, aku melihat nya bersama dengan wanita cantik bahkan lebih cantik dariku . Aku hanya gadis biasa, tapi di situlah aku benar-benar sakit melihat Luis bersama orang lain. Saat tangannya menggenggam erat gadis itu, seakan jantungku berhenti berdetak, Rasanya sakit sekali, seakan-akan mulutku terkunci, aku ingin berlari agar aku bisa menghindar dari Luis dan wanita yang bersama nya itu yang begitu bahagia tertawa lepas. Tapi kakiku tak dapat melangkah, seakan ada beban di kakiku.
Hanya air mata yang bisa mengungkapkan apa yang aku rasakan. Apakah ini yang dinamakan cemburu? Lalu aku harus apa? Apakah aku berhak marah dengan luis? Aku bukan siapa-siapa dia? betapa bodohnya aku, tanganku mengusap air mata ini .” Aku tahu, itu adalah kesalahan terbesarku, mencintai seseorang dengan cara yang sangat konyol dan melukai hatiku sendiri. " ujarku dalam hati
Walau aku sudah berkata, “Aku lelah, sangat lelah.” tapi aku harus apa? Aku ingin pergi, namun perasaan ini terus menghantuiku, kapan dan di mana pun aku ada. Aku benar-benar lelah, seakan aku tidak dapat membuka hatiku untuk orang lain.
Apa aku sudah gila karena nya? Tapi yang benar saja, Aku tidak dapat jatuh cinta pada orang lain, itu benar-benar lucu untuk para remaja seumuranku. Tapi benar saja sampai hari ini aku tidak dapat mengenal cinta yang baru, dan tentu saja aku akan menunggu sampai akhirnya kamu datang menggenggam erat tanganku.
Selepas aku melihat nya bersama dengan wanita lain , aku memutuskan untuk tidak berkomunikasi lagi dengan nya. Hatiku teramat sakit melihat nya bahagia bukan denganku.
Aku melamun dekat jendela di kamarku, bertanya "Mengapa aku masih saja memikirkan nya, mengapa aku masih saja menunggu nya " gumam ku dalam hati.
Malam sudah larut, tanpa kusadari sudah tengah malam . dan aku beranjak dari tempat ku melamun tadi dan pergi ke kamar mandi kemudian membasuh wajahku dan menggosok gigi .kemudian memutuskan untuk tidur karena besok aku harus bersekolah.